GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, Arya Sinulingga Malah Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga akhirnya angkat bicara soal kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:56 WIB
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga akhirnya angkat bicara soal kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Hal ini diungkapkan melalui akun Instagram pribadinya.

Timnas Indonesia U-22 tetap harus mengucapkan selamat tinggal lebih awal dari SEA Games 2025 meski mampu mengakhiri fase Grup C dengan hasil positif. Kemenangan 3-1 atas Myanmar pada laga terakhir nyatanya belum cukup untuk menjaga asa Garuda Muda mempertahankan medali emas yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel yang digelar di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Jumat (12/12/2025) tersebut berlangsung penuh tantangan bagi Indonesia. Pasukan Indra Sjafri justru dikejutkan lebih dulu setelah Min Maw Oo sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29 dan membawa Myanmar unggul.

Harapan Indonesia mulai kembali terbuka jelang turun minum. Toni Firmansyah tampil sebagai penyeimbang kedudukan lewat gol yang dicetaknya, sekaligus menjaga peluang Garuda Muda untuk terus bersaing menuju babak semifinal.

Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar
Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Memasuki paruh kedua, perubahan taktik yang diterapkan membuat intensitas serangan Indonesia meningkat signifikan. Masuknya sejumlah pemain dari bangku cadangan menjadi pembeda, dengan dua gol tambahan yang lahir untuk mengunci kemenangan atas Myanmar.

Sayangnya, hasil tersebut belum mampu mengubah nasib Indonesia di klasemen akhir Grup C. Garuda Muda harus puas menempati peringkat kedua dengan koleksi tiga poin, tertinggal dari Filipina yang tampil sempurna dengan enam poin.

Nasib Indonesia semakin ditentukan ketika skema penilaian runner-up terbaik diberlakukan. Meski memiliki perolehan poin yang sama, Malaysia unggul dalam selisih gol, sehingga Indonesia kembali harus tersingkir dari persaingan menuju fase berikutnya.

Kegagalan ini jelas mengecewakan banyak pihak. Apalagi, Tim Merah Putih datang sebagai kandidat kuat perah medali emas karena berstatus sebagai juara bertahan di edisi sebelumnya.

Netizen Indonesia pun berbondong-bondong menggeruduk akun media sosial pengurus PSSI untuk dimintai pertanggung jawaban. Salah satunya kepada Arya Sinulingga yang menjabat sebagai Exco PSSI.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui akun Instagram pribadinya, Arya Sinulingga pun akhirnya angkat bicara. Namun, ia tidak memberikan penjelasan secara gamblang soal kegagalan tersebut.

"Minta maaf, urusan Timnas sepakbola Putra untuk SEA Games saya tidak mengerti (Silakan tanya yang mengerti)," tulis Arya Sinulingga. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.
Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Jelang gabung Hillstate pada akhir Juni mendatang, agen Korea Chris Kim menjabarkan fasilitas apa yang nantinya akan didapat Megawati Hangestri selama di Korea.
Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya buka suara soal maraknya dugaan teror pocong yang muncul di wilayah hukumnya. Insiden ini diduga merupakan sebuah modus kejahatan. Polda Metro

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT