Status Kapten Timnas Indonesia Disebut Tingkatkan Nilai Jual Jay Idzes di Mata AC Milan
- Antara
tvOnenews.com - Nama Jay Idzes kembali menjadi perbincangan hangat setelah media Belanda mengungkap ketertarikan AC Milan terhadap kapten Timnas Indonesia tersebut.
Ketertarikan Rossoneri disebut tidak hanya didasari oleh performa konsistennya di Serie A bersama Sassuolo, tetapi juga karena statusnya sebagai pemimpin di level internasional.
Rumor kencang soal ketertarikan klub raksasa Serie A ke Idzes memang tengah menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Internasional.
- Sassuolo Official
Media Belanda ramai-ramai menyoroti gerak-gerik meyakinkan AC Milan untuk memboyong kapten Garuda tersebut.
Salah satu media Belanda, VoetbalPrimeur, menginvestigasi bahwa AC Milan sampai mengirim pemandu bakat untuk memantau langsung penampilan Jay Idzes dalam laga Sassuolo kontra Fiorentina.
Bek tengah berusia 25 tahun itu tampil penuh selama 90 menit dan turut mengantarkan Sassuolo meraih kemenangan 3-1.
Namun menariknya, sorotan tidak semata tertuju pada kualitas bertahannya.
Ban kapten Timnas Indonesia yang kini melekat di lengan Jay Idzes disebut menjadi faktor penting yang meningkatkan nilai sang pemain di mata klub elite Italia tersebut.
- Instagram/Jay Idzes
Dalam laporannya, VoetbalPrimeur menyinggung bahwa Idzes bukan sekadar pemain reguler, melainkan figur sentral baik di klub maupun di tim nasional.
"Idzes, pemain internasional Indonesia dan kapten tim, telah menjadi pemain reguler di Serie A musim ini dan tidak absen satu menit pun," tulis Voetbalprimeur.
Statusnya sebagai kapten Timnas Indonesia mencerminkan kepercayaan besar yang diberikan kepadanya, serta menunjukkan kualitas kepemimpinan yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Di tengah kebutuhan AC Milan akan sosok bek tengah baru, aspek kepemimpinan menjadi pertimbangan krusial.
Rossoneri tengah mencari pemain yang tak hanya kuat secara teknis, tetapi juga mampu mengorganisasi lini belakang dan menjadi panutan di ruang ganti.
- Facebook - Sassuolo
Jay Idzes dinilai memenuhi kriteria tersebut. Ia dikenal tenang, disiplin, serta memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik.
Sejak bergabung dengan Sassuolo dari Venezia pada musim panas lalu, Idzes langsung menjadi pilihan utama di jantung pertahanan.
Ia tercatat tidak pernah absen satu menit pun di Serie A musim ini, sebuah catatan yang menguatkan citranya sebagai pemain yang dapat diandalkan.
Nilai pasarnya kini mendekati delapan juta euro, dan kontraknya bersama Sassuolo masih berlaku hingga 2029.
- Instagram @jayidzes
Meski demikian, ketertarikan AC Milan membuka peluang besar bagi Idzes untuk naik level dalam kariernya.
Jika transfer ini terwujud, Jay Idzes berpotensi mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang mengenakan seragam AC Milan.
Kabar ketertarikan AC Milan ini juga menuai respons positif dari publik Belanda. Sejumlah penggemar memuji perjalanan karier Idzes yang dinilai berkembang pesat berkat kerja keras dan konsistensi.
"Saya tidak tahu dia adalah kapten Indonesia. Itu akan menjadi langkah yang bagus untuknya," tulis @KransHaay.
"Namun, dia telah bekerja keras untuk mencapai posisi ini. Transfer ini juga menarik secara komersial," tulis @Aaart.
Dengan ban kapten Timnas Indonesia di lengannya, Jay Idzes kini tak lagi sekadar bek tengah Serie A.
Ia telah menjelma menjadi simbol kepemimpinan dan ambisi, sesuatu yang tampaknya mulai dilirik serius oleh salah satu klub terbesar di Eropa. (asl)
Load more