News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal ke Piala Dunia, Indonesia Justru Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026: Prestasi atau Ironi?

Indonesia jadi tuan Rumah FIFA Series 2026: Obat kegagalan era Patrick Kluivert atau sekadar romantisme semata? Ketum PSSI, menilai ini merupakan bentuk keperca
Selasa, 20 Januari 2026 - 23:34 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @erickthohir

tvOnenews.com - Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026, sebuah turnamen internasional yang akan digelar pada jendela FIFA Matchday Maret 2026 di Jakarta. 

Penunjukan ini datang di tengah suasana reflektif sepak bola nasional, menyusul kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan besar: apakah kepercayaan FIFA ini menjadi momentum kebangkitan, atau justru kontras dengan capaian prestasi di lapangan?

Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 jelas meninggalkan catatan penting bagi PSSI. Target besar yang sempat digaungkan pada awal era Patrick Kluivert belum mampu diwujudkan. 

Hasil tersebut memaksa federasi melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mengganti pelatih kepala Timnas Indonesia. Dalam konteks itulah, penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 menjadi sorotan tersendiri.

Di satu sisi, ajang ini bisa dilihat sebagai kepercayaan internasional terhadap tata kelola dan infrastruktur sepak bola Indonesia. 

Namun di sisi lain, publik juga menilai apakah turnamen ini benar-benar relevan untuk menjawab kegagalan sebelumnya, atau sekadar menjadi ajang uji coba tanpa dampak nyata terhadap prestasi jangka panjang.

Patrick Kluivert di laga Timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Patrick Kluivert di laga Timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Kepercayaan FIFA di Tengah Evaluasi Besar Timnas

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 merupakan bentuk kepercayaan besar dari FIFA terhadap sepak bola nasional.

Ia menegaskan bahwa kesempatan ini tidak datang secara kebetulan, melainkan hasil dari komunikasi dan kredibilitas yang terus dibangun PSSI di level global.

Erick menekankan bahwa FIFA Series memberi ruang penting bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi lawan-lawan dari berbagai konfederasi. Menurutnya, pengalaman ini sangat dibutuhkan setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026.

“Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis, peluang untuk membangun tim yang siap bersaing di level dunia,” ucap Erick PSSI pada Selasa, 20 Januari 2026.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PSSI memandang FIFA Series bukan sekadar turnamen formalitas. Ajang ini dirancang sebagai bagian dari proses pembenahan Timnas Indonesia pascakegagalan di era sebelumnya.

Debut Pelatih Baru, Arah Baru Timnas

FIFA Series 2026 juga akan menjadi panggung debut pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Pelatih asal Inggris itu diperkenalkan secara resmi pada pertengahan Januari 2026, menggantikan Patrick Kluivert yang gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia.

Herdman menegaskan bahwa pemilihan pemain akan dilakukan secara konsisten dan berbasis kualitas, tanpa melihat asal kompetisi.

“Jadi secara konsistensi, saya akan selalu merekrut pemain dengan kisah terbaik, karir sepak bola anda tidak menipu. Jika anda bermain di tahap tertinggi di Indonesia, atau di tahap dimana orang ingin bermain untuk negara ini,” ucap Herdman usai pengenalan resminya sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026.

Pendekatan ini memberi harapan baru bahwa kegagalan sebelumnya tidak diulang. FIFA Series menjadi ruang ideal bagi Herdman untuk mengenal karakter pemain dan menguji kerangka awal tim.

Lawan Lintas Konfederasi, Relevan atau Tidak?

Dalam FIFA Series 2026 di Jakarta, Indonesia akan menghadapi tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta St Kitts and Nevis. 

Dari sisi peringkat FIFA, Indonesia saat ini berada di posisi ke-122 dunia. Bulgaria menempati peringkat 88, sementara Kepulauan Solomon di urutan 152 dan St Kitts and Nevis di posisi 154.

Komposisi lawan ini menghadirkan tantangan beragam. Bulgaria mewakili gaya Eropa yang disiplin dan fisikal, sedangkan Kepulauan Solomon serta St Kitts and Nevis menawarkan karakter permainan berbeda. 

Hal ini dinilai sejalan dengan pernyataan Erick Thohir soal pentingnya variasi lawan untuk meningkatkan kesiapan mental dan teknis pemain.

FIFA Series 2026 sendiri akan diikuti 48 tim nasional dari berbagai konfederasi. Turnamen ini dibagi ke dalam 12 grup dan digelar sepanjang Maret hingga April 2026. 

Bagi Indonesia, status tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri, sekaligus ujian apakah kepercayaan FIFA ini mampu diterjemahkan menjadi progres nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, FIFA Series 2026 memang tidak menghapus kegagalan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 di era Patrick Kluivert. 

Namun, ajang ini bisa menjadi titik awal pemulihan, asalkan dimanfaatkan dengan visi jangka panjang, bukan sekadar penghibur setelah kegagalan. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Kolaborasi Dukung Jakarta Kota Global

Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Kolaborasi Dukung Jakarta Kota Global

Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta kembali menggelar acara silaturahmi dan halalbihalal bertajuk Merajut Silaturahmi, Memperkuat Persaudaraan' di Teras Lenteng
Bejat, Dua Kasus Kekerasan Seksual Terjadi pada Anak 9 dan 17 Tahun di OKU Selatan

Bejat, Dua Kasus Kekerasan Seksual Terjadi pada Anak 9 dan 17 Tahun di OKU Selatan

Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan membongkar dua kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada anak di bawah umur.
Bukit Dami Leces, Wisata Favorit Baru untuk Menikmati Sunset

Bukit Dami Leces, Wisata Favorit Baru untuk Menikmati Sunset

Menariknya, untuk menikmati keindahan Bukit Dami wisatawan tidak dikenakan tiket masuk cukup membayar biaya parkir.
Pandangan Berkelas Dedi Mulyadi soal Karakter Pengusaha, Sebut Lebih Suka Sederhana: Tidak kayak di Sinetron

Pandangan Berkelas Dedi Mulyadi soal Karakter Pengusaha, Sebut Lebih Suka Sederhana: Tidak kayak di Sinetron

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menyebut karakter pengusaha yang sukses tidak mengutamakan penampilan dan lebih cenderung selalu sederhana.
Polsek Sungai Sembilan Kota Dumai Ungkap Kasus TPPO, 29 Calon PMI Ilegal Berhasil Diamankan

Polsek Sungai Sembilan Kota Dumai Ungkap Kasus TPPO, 29 Calon PMI Ilegal Berhasil Diamankan

Polsek Sungai Sembilan Kota Dumai Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kejahatan, khususnya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada
Kuasa Hukum Joko Widodo: Pak Jokowi akan Hadir di Persidangan dan Menunjukkan Ijazah

Kuasa Hukum Joko Widodo: Pak Jokowi akan Hadir di Persidangan dan Menunjukkan Ijazah

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), bertemu dengan tim kuasa hukumnya di kediaman Jokowi, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Dalam

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT