Alasan Timnas Indonesia Hanya Main Dua Kali di FIFA Series 2026 meski Undang 3 Negara
- tvOnenews-Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com -Â Timnas Indonesia tidak diharapkan bermain tiga kali di FIFA Series 2026 meski ada tiga negara yang diundang. Hanya ada dua laga yang menanti skuad Garuda.
Era John Herdman sudah resmi dimulai setelah PSSI mengumumkan penunjukan sang pelatih asal Inggris. Herdman ditunjuk sebagai pengganti Patrick Kluivert yang dipecat pada Oktober tahun lalu.
Tujuan akhir Herdman tentunya adalah mencapai Piala Dunia 2030. Namun, ajang besar yang harus ditaklukkan lebih dulu adalah Piala Asia 2027.
Tahun 2026 ini akan menjadi momen persiapan Timnas Indonesia di bawah asuhan Herdman. Sang pelatih berusia 50 tahun bakal memiliki kesempatan untuk memperlihatkan kualitasnya pada Maret mendatang.
Indonesia termasuk dari sembilan negara yang ditunjuk oleh FIFA sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Delapan negara lainnya adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
Setiap grup akan dihuni oleh empat tim. Namun, tidak semuanya akan saling berjumpa. Masing-masing tim hanya akan bertanding dua kali saja.
Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk St Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon. Hanya dua di antara mereka yang akan menjadi lawan.Â
Namun, untuk saat ini, belum diketahui tentang negara mana yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia. Publik masih harus menantikan pengumuman dari otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut.
Setiap negara hanya tampil dua kali di FIFA Series 2026 karena keterbatasan waktu. Ajang ini hanya digelar selama sepekan, yaitu dari tanggal 23 hingga 31 Maret 2026 mendatang.
Sehingga, itu tidak memungkinkan untuk setiap negara bertemu dalam sistem grup. Dalam jendela internasional seperti ini, memang biasanya tiap negara hanya bisa bertanding dua kali.
Tanggal 23 Maret adalah hari pertama ketika para pemain dilepas oleh klubnya masing-masing. Tentunya, mereka perlu waktu beberapa hari sebelum bertanding bersama negara masing-masing.
Jeda di antara pertandingan bervariasi mulai dari tiga hingga lima hari. Jadi, hanya memungkinkan bagi setiap tim untuk bermain dua kali pada jendela internasional FIFA.
Bagaimanapun, FIFA Series 2026 menjadi kesempatan emas untuk John Herdman menunjukkan tajinya. Ini juga menjadi momen langka bagi Timnas Indonesia bersua lawan antarkonfederasi. (rda)
Load more