Bocoran Media Italia soal Obrolan John Herdman dan Jay Idzes, Singgung Timnas Indonesia?
- Instagram/@sassuolocalcio
tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan keseriusannya memantau pemain diaspora dengan melakukan kunjungan langsung ke markas klub Italia, Sassuolo.
Kehadirannya di Mapei Football Center bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari agenda pemantauan perkembangan bek andalan Garuda, Jay Idzes.
Dalam kunjungan tersebut, Herdman mengikuti sesi latihan tim utama Sassuolo yang dipimpin pelatih kepala Fabio Grosso.
Ia juga sempat berbincang langsung dengan sang kapten Timnas Indonesia itu usai latihan, yang memicu perhatian media setempat.
Kehadiran Herdman dinilai sebagai sinyal kuat bahwa tim kepelatihan nasional aktif menjaga komunikasi dengan pemain yang berkarier di Eropa.
Hal ini sejalan dengan mandat barunya sebagai pelatih kepala Indonesia, yakni membangun integrasi talenta internasional ke dalam skuad nasional.
"Herdman terlibat perbincangan dengan Grosso terkait berbagai hal, mulai dari perkembangan pemain hingga pengalaman kepelatihan di level klub dan tim nasional," tulis laporan Sassuolooggi.it

- Sassuolo Official
Sassuolo sendiri menyambut positif kunjungan tersebut.
Klub menyebut interaksi berlangsung hangat sekaligus mencerminkan keterbukaan mereka terhadap kolaborasi lintas sepak bola internasional.
“Pertemuan yang menyenangkan dalam semangat berbagi dan pertukaran pengalaman, yang sekali lagi menegaskan perhatian dan keterbukaan internasional Sassuolo Calcio,” tulis klub dalam pernyataan resminya.
Jay Idzes merupakan salah satu pemain bertahan yang kini memperkuat Sassuolo.
Bek tengah kelahiran 2000 itu memiliki postur 184 cm dan tampil dalam sejumlah pertandingan musim 2025/2026 bersama klubnya, menegaskan perannya sebagai bagian dari rotasi skuad utama.
Perkembangannya di kompetisi Eropa membuatnya menjadi salah satu pemain yang terus dipantau staf pelatih Indonesia, terutama mengingat kebutuhan stabilitas lini belakang tim nasional.
Kunjungan tersebut juga mencerminkan pendekatan Herdman sejak ditunjuk menangani Timnas Indonesia.
Pelatih asal Inggris itu menandatangani kontrak hingga 2028 dan dipercaya mengawasi tim senior serta U-23, dengan fokus mengintegrasikan pemain muda dan diaspora ke dalam sistem permainan.
Ia datang dengan reputasi internasional, pernah membawa timnas putri Kanada mencapai perempat final Piala Dunia 2015 serta menuntun timnas putra Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, yang menjadi penampilan pertama mereka dalam 36 tahun.
Interaksi langsung dengan pemain seperti Idzes memberi keuntungan strategis bagi pelatih, baik dalam memahami kondisi teknis maupun membangun hubungan personal.
Dalam sepak bola modern, pendekatan semacam ini dianggap penting untuk menjaga koneksi antara tim nasional dan pemain yang tersebar di berbagai liga Eropa.
Kunjungan Herdman ke Sassuolo bisa jadi hanya satu dari rangkaian agenda pemantauan pemain.
Namun bagi Timnas Indonesia, langkah tersebut menjadi indikasi bahwa proyek pembangunan skuad dilakukan secara aktif, bukan hanya lewat laporan, tetapi dengan pengamatan langsung di lapangan.
(tsy)
Load more