News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Pemain Diaspora, Pengamat Bongkar Bintang Timnas Indonesia yang Berpeluang Pulang ke Super League: Musim Depan

Isu kepindahan pemain Timnas Indonesia ke Super League memantik perdebatan panas di media sosial. Bintang skuad Garuda dirumorkan 'pulang' ke Liga Indonesia.
Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:24 WIB
Marselino Ferdinan di Sesi Latihan Timnas Indonesia
Sumber :
  • TimnasIndonesia

tvOnenews.com - Isu kepindahan pemain Timnas Indonesia ke Super League terus memantik perdebatan panas di media sosial.

Banyak pihak menuding federasi seolah sengaja “menarik pulang” para pemain diaspora agar mudah dipanggil ke timnas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pandangan tersebut langsung dipatahkan oleh pengamat sepak bola nasional, Bung Binder.

Rumor Mauro Zijlstra gabung Persija Jakarta
Rumor Mauro Zijlstra gabung Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram @voetbalprimeur

"Tentu hal itu tidak mudah bagi mereka dan saya pikir kita pun harus paham bahwa ketika ada pemain tidak mendapatkan menit bermain yang cukup di level klub, tentu sang pemain akan kesulitan untuk bisa bermain secara baik bagi timnas manapun," kata Bung Binder, dilansir dari YouTube Bola Bung Binder.

Bung Binder memahami kekhawatiran publik ketika ada pemain Timnas Indonesia yang minim menit bermain di klub. Situasi itu memang bisa berdampak pada performa di level timnas.

Namun, ia juga menilai bahwa bertahan di Eropa tanpa jam terbang yang cukup bukan solusi ideal.

Ia menyinggung kondisi Marselino Ferdinan yang mulai kehilangan sentuhan karena kesulitan mendapatkan menit bermain.

Pemain AS Trencin, Marselino Ferdinan
Pemain AS Trencin, Marselino Ferdinan
Sumber :
  • Instagram - Marselino Ferdinan

Bahkan, beredar informasi bahwa musim depan sang pemain berpotensi melanjutkan karier di Liga Indonesia.

Menariknya, Bung Binder justru membuka kemungkinan bahwa bukan hanya pemain diaspora yang akan merapat ke Super League.

Ia menilai pemain-pemain inti Timnas Indonesia yang sudah lama bermain di dalam negeri atau Asia juga punya peluang besar untuk menjadi bagian dari gelombang ini.

Contohnya, Marselino, yang disebut-sebut mulai mempertimbangkan opsi bermain di Indonesia demi keberlangsungan kariernya.

Marselino Ferdinan Tiba-Tiba Kena Omel Rekan Setimnya di AS Trencin meski Tampil Apik di Laga Debutnya
Marselino Ferdinan Tiba-Tiba Kena Omel Rekan Setimnya di AS Trencin meski Tampil Apik di Laga Debutnya
Sumber :
  • AS Trencin

"Marselino sekarang kan sudah mulai kehilangan sentuhan-sentuhannya karena dia kesulitan mendapatkan menit bermain. Bahkan yang saya dengar informasi ini enggak tahu benar atau enggak musim depan dia juga akan bermain di Liga Indonesia," ungkap Bung Binder.

Selain itu, Bung Binder menilai pemain Timnas yang ingin tantangan baru atau stabilitas karier sangat mungkin mengikuti jejak para pemain Eropa yang lebih dulu datang.

“Itu adalah hak mereka bahwa mereka masih mau bermain di luar negeri. Tapi ketika ada pemain timnas Indonesia yang ingin bermain di Indonesia, apalagi mereka yang sebelumnya bermain di Eropa, itu juga adalah hak mereka” katanya lugas.

Lebih lanjut, Bung Binder juga menolak keras anggapan bahwa bermain di Liga Indonesia adalah bentuk penurunan level.

Thom Haye dan Eliano Reijnders
Thom Haye dan Eliano Reijnders
Sumber :
  • Instagram - Thom Haye dan Eliano Reijnders

Ia mencontohkan nama-nama seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, hingga Jordi Amat yang justru menunjukkan performa solid setelah bermain di Super League.

“Kok mereka datang ke Indonesia downgrade? Terus apakah Thom Haye bermain di Persip downgrade? Saya pikir enggak. Eliano Reijnders kelihatan kan sekarang bagusnya seperti apa. Apakah karena dia bermain di Liga Indonesia? Enggak. Dia main di Belanda pun sudah mendapatkan menit bermain,” jelasnya.

Duet Jordi Amat bersama Rizky Ridho pun disebut memberi dampak positif. Ridho dinilai mendapatkan banyak ilmu dari bek senior tersebut, menandakan bahwa kualitas kompetisi tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Menurut Bung Binder, Super League saat ini sudah jauh lebih profesional. Klub-klub papan atas bahkan memiliki dua pelatih fisik, tim analis internal dan eksternal, serta manajemen yang semakin tertata.

Karena itu, ia menyarankan agar pemain diaspora maupun pemain Timnas yang ingin bermain di Indonesia memilih klub papan atas atau klub yang rutin tampil di kompetisi Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi ini adalah pilihan dari sang pemain untuk dia tetap melanjuti karirnya supaya nanti ketika dia bermain di Timnas Indonesia dia bisa memberikan yang terbaik,” tegas Bung Binder. (asl) 

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT