Meski Gagal Angkat Trofi, Ini 5 Prestasi Membanggakan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026
- Instagram @timnasfutsal
tvOnenews.com - Meski gagal mengangkat trofi Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia tetap pantas menegakkan kepala.
Penampilan skuad asuhan Hector Souto sepanjang AFC Futsal Asian Cup 2026 menghadirkan sejumlah catatan penting yang menegaskan perkembangan pesat futsal nasional di level Asia.
Pada partai final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) malam WIB, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran lewat adu penalti setelah bermain imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu.
Hasil tersebut memastikan Iran meraih gelar juara, sementara Indonesia menorehkan sejarah sebagai runner-up untuk pertama kalinya.

- Instagram @timnasfutsal
Turnamen ini sendiri merupakan kompetisi futsal paling bergengsi di Asia yang telah digelar sejak 1999, sekaligus menjadi ajang kualifikasi menuju Piala Dunia Futsal untuk beberapa edisi tertentu.
Berikut deretan prestasi dan rekor yang berhasil dicatatkan Timnas Futsal Indonesia di edisi 2026:
1. Produktivitas Gol yang Menonjol
Indonesia tampil tajam sepanjang turnamen dengan mencetak total 24 gol dan menjadi tim paling produktif kedua di kompetisi tersebut, hanya kalah dari Iran.
Catatan tersebut memperlihatkan efektivitas lini serang Garuda, apalagi sebagian besar gol tercipta pada fase gugur yang biasanya lebih kompetitif.
Ketajaman Indonesia juga terlihat dari kemenangan 5-3 atas Jepang di semifinal yang membawa mereka menembus final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
2. Penghargaan Individu untuk Ahmad Habiebie
Di tengah kegagalan meraih trofi, Indonesia tetap membawa pulang kebanggaan lewat penghargaan individu.
Penampilan kiper Ahmad Habiebie sepanjang turnamen mendapat sorotan berkat penyelamatan krusialnya, termasuk kontribusi penting dalam perjalanan tim menuju final.
Keberhasilan meraih posisi runner-up sendiri menjadi pencapaian terbaik Indonesia sepanjang keikutsertaan mereka di turnamen ini.
3. Memberi Perlawanan Sengit kepada Raja Asia

- Instagram @timnasfutsal
Iran bukan lawan sembarangan. Mereka merupakan tim paling sukses dalam sejarah kompetisi dengan koleksi 14 gelar juara dan selalu finis di tiga besar setiap edisi.
Karena itu, keberhasilan Indonesia memaksa pertandingan final berakhir imbang hingga adu penalti menjadi bukti daya saing Garuda di level tertinggi Asia.
Laga ketat tersebut bahkan menegaskan status Indonesia sebagai penantang serius bagi dominasi kekuatan tradisional benua.
4. Wakil ASEAN Paling Berprestasi di Edisi 2026
Di antara wakil Asia Tenggara lainnya, Indonesia menjadi tim dengan hasil terbaik di turnamen ini.Â
Thailand dan Vietnam harus terhenti lebih awal, sementara Indonesia melangkah hingga partai puncak.
Fakta bahwa Indonesia menjadi negara kedua dari kawasan ASEAN yang mencapai final setelah Thailand menegaskan peningkatan kualitas futsal regional di level Asia.
5. Negara Ketujuh yang Mencapai Final
Sejak pertama kali digelar pada 1999, hanya segelintir negara yang mampu menembus partai puncak.
Keberhasilan Indonesia melaju ke final membuat mereka menjadi negara ketujuh yang merasakan atmosfer laga perebutan gelar tersebut.
Dominasi juara selama ini masih dipegang Iran dan Jepang, dua negara yang menjadi kekuatan utama futsal Asia dalam lebih dari dua dekade terakhir.
Perjalanan hingga final menunjukkan transformasi besar Timnas Futsal Indonesia. Dari kemenangan dramatis atas Jepang hingga duel sengit melawan Iran, skuad Garuda membuktikan mereka mampu bersaing di papan atas Asia.
Meski trofi belum diraih, capaian runner-up, produktivitas gol, serta pengakuan di level kontinental menjadi fondasi penting menuju turnamen berikutnya.
Jika konsistensi ini terjaga, peluang untuk kembali menorehkan sejarah pada edisi mendatang tetap terbuka lebar.
(tsy)
Load more