Luke Vickery Siap Bela Timnas Indonesia? Sinyal Kuat ke John Herdman Jelang Debut di FIFA Series 2026
- Instagram - Luke Vickery
Selain peluang membela Indonesia, ia juga memenuhi syarat memperkuat Amerika Serikat karena lahir di Hawaii saat ayahnya bekerja sebagai kurator lapangan golf di Sony Open.
Sementara itu, Australia menjadi opsi karena karier profesionalnya berkembang di sana.
Dalam wawancara bersama media Examiner, Vickery mengakui adanya ketertarikan dari Indonesia.
"Saya bisa mewakili Australia, AS, atau Indonesia, dan Indonesia cukup tertarik," kata Vickery.
Ia juga menegaskan sudah ada komunikasi awal untuk membahas kemungkinan tersebut.
"Sudah ada sedikit komunikasi antara kami untuk melihat berbagai pilihan dan berbagai kesempatan yang bisa saya dapatkan sebagai pemain," tegas Vickery.
Pernyataan ini menjadi menarik karena muncul di momen transisi Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman.
Pelatih asal Inggris itu tengah menyusun fondasi baru bagi skuad Garuda dan dikabarkan aktif memantau pemain-pemain diaspora.
Menanti Debut Herdman di FIFA Series 2026
Era John Herdman bersama Timnas Indonesia akan resmi dimulai pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Turnamen mini ini menghadirkan empat negara lintas konfederasi: Indonesia, Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Kepulauan Solomon.
Berdasarkan keterangan Ketua BTN Sumardji yang dilansir dari ANTARA, jadwal semifinal akan mempertemukan Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.
Di laga lain, Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon pada pukul 15.30 WIB. Format gugur membuat setiap pertandingan sarat tekanan karena pemenang langsung melaju ke final.
Meski Herdman baru saja melakukan safari Eropa untuk memantau pemain abroad, manajemen timnas belum berencana menambah pemain naturalisasi dalam waktu dekat.
"Enggak, enggak. Sementara belum. Kita tidak usah bicara itu (pemain diaspora atau keturunan)," tegas Sumardji saat ditemui di Tangerang, Banten.
Ia menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memperkuat mental dan menjaga kekompakan skuad yang sudah ada.
"Kita fokus yang ada ini harus kita rawat, kita maintain, dan kita kuatkan mentalnya karena kita harus mengawali dari nol lagi," imbuhnya.
Situasi ini membuat peluang pemain seperti Luke Vickery menjadi teka-teki menarik. Di satu sisi, manajemen menahan diri untuk tidak menambah amunisi baru, namun di sisi lain komunikasi awal sudah terjalin dan Herdman dikenal terbuka terhadap pemain dengan kualitas serta fleksibilitas tinggi.
Load more