Luke Vickery Siap Bela Timnas Indonesia? Sinyal Kuat ke John Herdman Jelang Debut di FIFA Series 2026
- Instagram - Luke Vickery
tvOnenews.com - Nama Luke Vickery mendadak menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola nasional. Winger muda yang kini merumput bersama Macarthur Bulls FC itu memberi sinyal terbuka untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain berdarah Medan tersebut bahkan disebut sudah menjalin komunikasi awal dengan pelatih anyar Garuda, John Herdman.
Isu ini semakin hangat karena Vickery bukan sekadar pemain biasa. Ia dikenal sebagai penyerang sayap yang bisa mengisi tiga posisi di lini depan: kanan, kiri, hingga striker tengah.
Fleksibilitas itulah yang membuat namanya relevan dengan proyek pembaruan skuad Merah Putih di era baru Herdman.

- Tangkapan layar YouTube Timnas Indonesia
Luke Vickery saat ini bermain untuk Macarthur Bulls FC dan tampil cukup konsisten di kompetisi domestik Australia serta ajang Asia. Peran naturalnya adalah winger kanan, namun ia juga efektif beroperasi di sisi kiri maupun sebagai penyerang tengah.
Keunggulan utama Vickery terletak pada kecepatan, akselerasi, dan kemampuannya membaca ruang. Ia piawai melakukan penetrasi dari sisi lapangan maupun menusuk langsung ke jantung pertahanan lawan. Adaptasinya bersama Macarthur terbilang cepat, terbukti lewat kontribusinya musim ini.
Dalam 17 pertandingan, ia sudah mencetak lima gol. Salah satu penampilan paling mencolok terjadi saat Macarthur melumat Melbourne City 6-2, di mana Vickery ikut menyumbang gol penting.
Sebelum bergabung dengan Macarthur, ia lebih dulu memperkuat Western United di A-League. Pada musim 2024/2025, ia membukukan satu gol dan satu assist dari 11 penampilan di kasta tertinggi sepak bola Australia.

- macarthurfc.com
Performa tersebut membuat namanya mulai diperhitungkan di level internasional. Apalagi, secara regulasi, Vickery memiliki tiga opsi negara untuk dibela: Australia, Amerika Serikat, dan Indonesia.
Darah Medan dan Komunikasi dengan Herdman
Faktor yang membuat publik Indonesia semakin antusias adalah latar belakang keluarganya. Vickery memiliki garis keturunan Indonesia dari sang nenek di jalur ibu yang lahir di Medan, Sumatera Utara.
Neneknya disebut memiliki darah Belanda dan Hindia Belanda sebelum akhirnya bermigrasi ke Belanda dan menetap di Amerika Serikat.
Selain peluang membela Indonesia, ia juga memenuhi syarat memperkuat Amerika Serikat karena lahir di Hawaii saat ayahnya bekerja sebagai kurator lapangan golf di Sony Open.
Sementara itu, Australia menjadi opsi karena karier profesionalnya berkembang di sana.
Dalam wawancara bersama media Examiner, Vickery mengakui adanya ketertarikan dari Indonesia.
"Saya bisa mewakili Australia, AS, atau Indonesia, dan Indonesia cukup tertarik," kata Vickery.
Ia juga menegaskan sudah ada komunikasi awal untuk membahas kemungkinan tersebut.
"Sudah ada sedikit komunikasi antara kami untuk melihat berbagai pilihan dan berbagai kesempatan yang bisa saya dapatkan sebagai pemain," tegas Vickery.
Pernyataan ini menjadi menarik karena muncul di momen transisi Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman.
Pelatih asal Inggris itu tengah menyusun fondasi baru bagi skuad Garuda dan dikabarkan aktif memantau pemain-pemain diaspora.
Menanti Debut Herdman di FIFA Series 2026
Era John Herdman bersama Timnas Indonesia akan resmi dimulai pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Turnamen mini ini menghadirkan empat negara lintas konfederasi: Indonesia, Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Kepulauan Solomon.
Berdasarkan keterangan Ketua BTN Sumardji yang dilansir dari ANTARA, jadwal semifinal akan mempertemukan Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.
Di laga lain, Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon pada pukul 15.30 WIB. Format gugur membuat setiap pertandingan sarat tekanan karena pemenang langsung melaju ke final.
Meski Herdman baru saja melakukan safari Eropa untuk memantau pemain abroad, manajemen timnas belum berencana menambah pemain naturalisasi dalam waktu dekat.
"Enggak, enggak. Sementara belum. Kita tidak usah bicara itu (pemain diaspora atau keturunan)," tegas Sumardji saat ditemui di Tangerang, Banten.
Ia menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memperkuat mental dan menjaga kekompakan skuad yang sudah ada.
"Kita fokus yang ada ini harus kita rawat, kita maintain, dan kita kuatkan mentalnya karena kita harus mengawali dari nol lagi," imbuhnya.
Situasi ini membuat peluang pemain seperti Luke Vickery menjadi teka-teki menarik. Di satu sisi, manajemen menahan diri untuk tidak menambah amunisi baru, namun di sisi lain komunikasi awal sudah terjalin dan Herdman dikenal terbuka terhadap pemain dengan kualitas serta fleksibilitas tinggi.
Apakah Vickery akan menjadi bagian dari revolusi skuad Garuda? Jawabannya mungkin belum pasti.
Namun, sinyal yang ia kirim jelas menambah dinamika jelang debut Herdman di FIFA Series 2026, sebuah panggung awal untuk membentuk wajah baru Timnas Indonesia.
Load more