News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Ilias Alhaft, Winger Bangkok United Keturunan Solo yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Profil Ilias Alhaft, winger Bangkok United berdarah Solo yang kembali disorot sebagai kandidat naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Minggu, 15 Februari 2026 - 20:44 WIB
Pemain keturunan Indonesia, Ilias Alhaft, bersinar di ACL 2 dengan cetak 2 gol untuk Bangkok United
Sumber :
  • Bangkok United

tvOnenews.com - Nama Ilias Alhaft kembali mencuat dalam perbincangan seputar calon pemain keturunan yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.

Winger yang kini membela True Bangkok United itu tampil menonjol di kompetisi Asia, membuka kembali peluang yang sempat redup sejak era pelatih sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Performa terbaru Alhaft menjadi sorotan setelah ia mencetak gol saat menghadapi Macarthur FC pada babak 16 besar ajang kontinental Asia.

Gol tersebut membantu klubnya meraih kemenangan 2–0 dan memperkuat kontribusinya sepanjang turnamen.

Penampilan itu menambah catatan produktifnya di kompetisi antarklub Asia musim ini.

Pemain yang gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ilias Alhaft
Pemain yang gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ilias Alhaft
Sumber :
  • AFC

Dalam statistik resmi, pemain kelahiran Rotterdam tersebut tercatat beroperasi sebagai penyerang dan tampil dalam beberapa pertandingan dengan kontribusi gol bagi timnya.

Momentum tersebut kembali menempatkannya dalam radar pengamatan, terutama karena ia memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan nenek yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Alhaft lahir pada 23 Februari 1997 di Rotterdam, Belanda, dengan latar belakang keluarga campuran Maroko–Indonesia.

Ia menempuh pendidikan sepak bola sejak usia muda di akademi lokal sebelum berkembang bersama sistem pembinaan Sparta Rotterdam.

Debut profesionalnya datang pada musim 2015–2016. 

Dalam perjalanan kariernya, ia sempat memperkuat berbagai klub Eropa, termasuk Almere City FC (di mana ia mencatat ratusan pertandingan) serta pengalaman bermain di Armenia sebelum kembali ke Belanda dan akhirnya berlabuh di Thailand pada 2025.

Sepanjang karier seniornya, ia telah mengumpulkan ratusan penampilan kompetitif dengan kontribusi puluhan gol dan assist, menegaskan konsistensinya sebagai pemain sayap yang fleksibel.

Ia dikenal bisa beroperasi di kedua sisi lapangan maupun sebagai gelandang serang, dengan kaki kiri sebagai senjata utama.

Selain pengalaman klub, Alhaft pernah tampil untuk tim nasional kelompok umur Belanda, menambah jam terbang di level internasional.

Di luar statistik, ia juga sempat menarik perhatian publik Indonesia ketika terlihat mengibarkan bendera Merah Putih dalam selebrasi juara di masa lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor keturunan tersebut membuat namanya pernah masuk daftar penjajakan naturalisasi.

Kini, dengan perkembangan karier yang kembali stabil, peluang itu kembali menjadi bahan diskusi dalam konteks regenerasi skuad nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT