Mengenal Taylor Kenneth, Gelandang Belanda Rp 300 M yang Eligible Bela Timnas Indonesia
- Instagram @Kennethtaylor_
Lazio dan Taylor dikabarkan mencapai kesepakatan dengan durasi kontrak 4,5 tahun.
“Lazio sudah menyampaikan proposal kepada Taylor usai laga melawan Fiorentina. Belum sepenuhnya final, tetapi tinggal menunggu waktu,” tulis laporan tersebut.
Lazio dan Ajax sebelumnya telah mencapai kesepakatan prinsip terkait nilai transfer di angka 15 juta euro.
Dana tersebut sebagian berasal dari penjualan Matteo Guendouzi ke Fenerbahçe dengan nilai sekitar 30 juta euro.
Taylor diproyeksikan menjadi pengganti Guendouzi di lini tengah Biancocelesti.
Ia bahkan sudah disambut dengan atribut klub setibanya di Italia, sinyal kuat bahwa proses transfer memasuki tahap akhir.
Manajemen Lazio ingin segera mendaftarkannya agar berpeluang debut melawan Hellas Verona akhir pekan ini.
Profil Singkat
Lahir pada 16 Mei 2002, Kenneth Taylor merupakan salah satu lulusan terbaik akademi Ajax dalam generasi terakhir.
Ia menembus tim utama sejak usia muda dan sempat menjadi bagian penting dalam fase regenerasi klub pasca era emas mereka di Eropa.
Secara teknis, Taylor dikenal memiliki kontrol bola yang rapi, distribusi umpan progresif, serta kemampuan membaca ruang.
Ia bukan sekadar gelandang pekerja keras, tetapi juga piawai dalam membangun serangan dari lini kedua.
Statistiknya di Eredivisie menunjukkan kontribusi gol dan assist yang konsisten untuk ukuran gelandang tengah.
Kepindahan ke Serie A menjadi tantangan baru dalam kariernya.
Kompetisi Italia dikenal lebih taktis dan ketat secara defensif dibanding liga Belanda.
Adaptasi akan menjadi kunci, terutama dalam menghadapi intensitas dan disiplin permainan khas Serie A.
Saga yang sempat mengaitkan Taylor dengan Timnas Indonesia kini tertutup oleh realitas bursa transfer Eropa.
Dengan nilai pasar mencapai Rp300 miliar dan kontrak jangka panjang di Lazio, fokusnya jelas tertuju pada pembuktian diri di level yang lebih tinggi.
Meski begitu, diskusi publik tentang diaspora menunjukkan betapa besar harapan suporter terhadap peningkatan kualitas tim nasional.
Apakah nama Taylor akan kembali muncul dalam wacana tersebut di masa depan, hanya waktu yang bisa menjawab.
(tsy)
Load more