GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Pusing Tujuh Keliling Jelang FIFA Series 2026

Timnas Indonesia tampaknya mendapatkan kabar baik menjelang FIFA Series 2026. Sebab, pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, dihadapkan oleh masalah pelik.
Kamis, 19 Maret 2026 - 11:31 WIB
Pelatih Timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov
Sumber :
  • Instagram/team.bulgaria

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia tampaknya mendapatkan kabar baik menjelang FIFA Series 2026. Sebab, pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, dihadapkan oleh masalah pelik.

Skuad Garuda akan memulai era baru bersama John Herdman. Sang pelatih asal Inggris akan melakoni dua laga pertamanya pada akhir Maret ini dengan tampil di FIFA Series 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pertama yang akan digelar pada 27 Maret 2026. Tiga hari kemudian, mereka akan menghadapi salah satu di antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon.

Ada potensi besar untuk Timnas Indonesia dan Bulgaria berjumpa di final. Keduanya merupakan unggulan untuk ajang ini dengan peringkat FIFA terbaik, dibandingkan Kepulauan Solomon dan Saint Kitts and Nevis yang berada di 150-an.

Jelang lawatan ke Jakarta, pelatih Aleksandar Dimitrov telah memanggil 27 nama untuk diboyong. Mereka membawa sejumlah  pemain kunci, termasuk Ilia Gruev, gelandang andalan Leeds United.

Namun demikian, Dimitrov tidak bisa mengandalkan sejumlah pemain andalannya. Sebab, sebagaimana dilaporkan media Bulgaria, Sportal.bg, dua tim kuat Bulgaria, Levski Sofia dan Ludogorets, sama-sama enggan untuk melepas para pemain andalannya.

“Pelatih tim nasional Bulgaria, Alexander Dimitrov, mengalami kesulitan dalam menyusun skuad untuk tur eksotis mendatang ke Indonesia, di mana kami akan berpartisipasi dalam turnamen bersama tuan rumah, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis,” tulis Sportal.

“Sportal.bg mengetahui bahwa tim-tim unggulan Levski dan Ludogorets tidak ingin melepas pemain inti mereka karena beberapa alasan,” tambahnya.

Menurut warta tersebut, Levski dan Ludogorets enggan melepas para pemain karena perjalanan panjang  ke Indonesia. Itu memerlukan 15 jam untuk perjalanan dan juga tingkat kelembaban yang tinggi bisa memberikan dampak kepada para pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua tim sama-sama akan memiliki pertandingan penting hanya beberapa hari setelah FIFA Matchday. Jadi, mereka enggan untuk melepas para pemain pentingnya.

“Kendala utamanya adalah perjalanan yang panjang, yang akan memakan waktu lebih dari 15 jam sekali jalan. Selain itu, kelembapan udara yang tinggi akan membutuhkan beberapa hari aklimatisasi setelah kembali ke Bulgaria,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Komisi I DPR RI menilai Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai semakin mendesak untuk dapat segera disahkan.
Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT