News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ivan Kolev Tiba-tiba Nostalgia tentang Timnas Indonesia, Singgung Atmosfer Stadion hingga Pemain Naturalisasi

Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev mendadak nostalgia jelang negara asalnya Bulgaria berpeluang hadapi skuad John Herdman dalam agenda FIFA Series 2026.
Jumat, 20 Maret 2026 - 15:50 WIB
Eks pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev
Sumber :
  • chernomoretz1919.com

tvOnenews.com - Pelatih legendaris asal Bulgaria Ivan Kolev mendadak nostalgia terhadap kariernya yang pernah bertahun-tahun melatih Timnas Indonesia. 

Dalam sebuah wawancara dengan media Bulgaria, Ivan Kolev juga menyinggung fenomena pemain naturalisasi hingga atmosfer suporter Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 yang bakal menanungi tiga negara lain seperti Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon dan Bulgaria.

Rencananya, skuad asuhan pelatih John Herdman itu akan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis sedangkan Bulgaria versus Kepulauan Solomon.

Nantinya, masing-masing pemenang dari dua pertandingan di atas akan saling bertemu di partai puncak FIFA Series 2026 yang berlangsung pada Senin, 30 Maret.

Ajang FIFA Series 2026 jelas mendapat atensi banyak pihak. Pasalnya, ini merupakan format perdana laga persahabatan yang termasuk dalam agenda FIFA.

Pelatih Legendaris Ivan Kolev Komentari Timnas Indonesia

Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • PSSI

Salah satu pihak yang menanggapi laga FIFA Series ini adalah Ivan Kolev, pelatih legendaris asal Bulgaria yang namanya cukup familiar bagi fans Timnas Indonesia.

Bagaimana tidak, Ivan Kolev pernah beberapa tahun bekerja di Indonesia. Ia pertama kali datang ke tanah air ketika ditunjuk sebagai pelatih Persija Jakarta pada 1999.

Setelahnya, pelatih 68 tahun itu menukangi Timnas Indonesia, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, balik ke Persija Jakarta lagi serta PS TNI.

Di Timnas Indonesia, Ivan Kolev telah bekerja selama dua periode, mulai dari 2001-2003 dan 2007 sebelum akhirnya pulang kampung ke Bulgaria.

Kritikan Ivan Kolev Soal Timnas Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev
Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev
Sumber :
  • Persija

Ivan Kolev yang hampir 20 tahun lalu melatih Timnas Indonesia mendadak bernostalgia dengan cerita-cerita lamanya selama bekerja di tanah air.

Saat masih di Timnas Indonesia, Ivan Kolev mengaku jika dirinya sangat percaya dengan talenta lokal. Pelatih Chernomorets Burgas itu bahkan menyinggung fenomena naturalisasi.

“Perbandingan dengan masa saya dulu sulit dilakukan. Di masa saya, atas desakan saya sendiri, saat masih di tim nasional, saya sangat peduli dengan pemain lokal dan menentang naturalisasi banyak pemain asing,” kata Kolev dikutip dari dSport.

“... Tim nasional juga penuh dengan pemain asing. Mereka berpikir ini akan berhasil, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Ivan Kolev juga mengkritik keras bagaimana rasa inferior sudah mengakar di darah para elrmen Timnas Indonesia dan menganggap jika pelatih asing jauh lebih baik.

“Mereka mencari pelatih yang punya otoritas lebih besar. Mungkin masyarakat setempat tidak menganggap bahwa mereka cukup berwibawa, yang tentu saja merupakan kesalahan, tapi itulah pilihan mereka,“ ucapnya.

Ivan Kolev Rindu Atmosfer Suporter Timnas Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev bersama Maman Abdurahman
Mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev bersama Maman Abdurahman
Sumber :
  • Persija

Masih dalam wawancara yang sama, Ivan Kolev merindukan bagaimana atmosfer yang disajikan oleh fans Garuda ketika Timnas Indonesia berlaga.

“Selama saya menjadi pelatih tim nasional, tidak pernah ada pertandingan yang saya pimpin di hadapan kurang dari 60 sampai 70 ribu penonton,“ katanya.

“Di masa saya, satu setengah atau dua jam sebelum pertandingan, stadion hampir penuh. Nyanyian, tarian, sorakan, suasana yang luar biasa,” ujar Kolev.

Di akhir, Ivan Kolev berharap agar situasi tersebut masih terjaga sampai sekarang. Tujuannya agar tim tamu Bulgaria merasakan atmosfer yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semoga minatnya tetap terjaga dan para pemain nasional kita (Bulgaria) akan merasakan atmosfer yang berbeda,“ pungkasnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT