Ivan Kolev Tiba-tiba Nostalgia tentang Timnas Indonesia, Singgung Atmosfer Stadion hingga Pemain Naturalisasi
- chernomoretz1919.com
tvOnenews.com - Pelatih legendaris asal Bulgaria Ivan Kolev mendadak nostalgia terhadap kariernya yang pernah bertahun-tahun melatih Timnas Indonesia.
Dalam sebuah wawancara dengan media Bulgaria, Ivan Kolev juga menyinggung fenomena pemain naturalisasi hingga atmosfer suporter Garuda.
Timnas Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 yang bakal menanungi tiga negara lain seperti Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon dan Bulgaria.
Rencananya, skuad asuhan pelatih John Herdman itu akan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis sedangkan Bulgaria versus Kepulauan Solomon.
Nantinya, masing-masing pemenang dari dua pertandingan di atas akan saling bertemu di partai puncak FIFA Series 2026 yang berlangsung pada Senin, 30 Maret.
Ajang FIFA Series 2026 jelas mendapat atensi banyak pihak. Pasalnya, ini merupakan format perdana laga persahabatan yang termasuk dalam agenda FIFA.
Pelatih Legendaris Ivan Kolev Komentari Timnas Indonesia
- PSSI
Salah satu pihak yang menanggapi laga FIFA Series ini adalah Ivan Kolev, pelatih legendaris asal Bulgaria yang namanya cukup familiar bagi fans Timnas Indonesia.
Bagaimana tidak, Ivan Kolev pernah beberapa tahun bekerja di Indonesia. Ia pertama kali datang ke tanah air ketika ditunjuk sebagai pelatih Persija Jakarta pada 1999.
Setelahnya, pelatih 68 tahun itu menukangi Timnas Indonesia, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, balik ke Persija Jakarta lagi serta PS TNI.
Di Timnas Indonesia, Ivan Kolev telah bekerja selama dua periode, mulai dari 2001-2003 dan 2007 sebelum akhirnya pulang kampung ke Bulgaria.
Kritikan Ivan Kolev Soal Timnas Indonesia
- Persija
Ivan Kolev yang hampir 20 tahun lalu melatih Timnas Indonesia mendadak bernostalgia dengan cerita-cerita lamanya selama bekerja di tanah air.
Saat masih di Timnas Indonesia, Ivan Kolev mengaku jika dirinya sangat percaya dengan talenta lokal. Pelatih Chernomorets Burgas itu bahkan menyinggung fenomena naturalisasi.
“Perbandingan dengan masa saya dulu sulit dilakukan. Di masa saya, atas desakan saya sendiri, saat masih di tim nasional, saya sangat peduli dengan pemain lokal dan menentang naturalisasi banyak pemain asing,” kata Kolev dikutip dari dSport.
“... Tim nasional juga penuh dengan pemain asing. Mereka berpikir ini akan berhasil, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Ivan Kolev juga mengkritik keras bagaimana rasa inferior sudah mengakar di darah para elrmen Timnas Indonesia dan menganggap jika pelatih asing jauh lebih baik.
“Mereka mencari pelatih yang punya otoritas lebih besar. Mungkin masyarakat setempat tidak menganggap bahwa mereka cukup berwibawa, yang tentu saja merupakan kesalahan, tapi itulah pilihan mereka,“ ucapnya.
Ivan Kolev Rindu Atmosfer Suporter Timnas Indonesia
- Persija
Masih dalam wawancara yang sama, Ivan Kolev merindukan bagaimana atmosfer yang disajikan oleh fans Garuda ketika Timnas Indonesia berlaga.
“Selama saya menjadi pelatih tim nasional, tidak pernah ada pertandingan yang saya pimpin di hadapan kurang dari 60 sampai 70 ribu penonton,“ katanya.
“Di masa saya, satu setengah atau dua jam sebelum pertandingan, stadion hampir penuh. Nyanyian, tarian, sorakan, suasana yang luar biasa,” ujar Kolev.
Di akhir, Ivan Kolev berharap agar situasi tersebut masih terjaga sampai sekarang. Tujuannya agar tim tamu Bulgaria merasakan atmosfer yang sama.
“Semoga minatnya tetap terjaga dan para pemain nasional kita (Bulgaria) akan merasakan atmosfer yang berbeda,“ pungkasnya.
(han)
Load more