Inilah Sosok Penting PSSI yang 'Bisikkan' John Herdman Coret Dean James dari Timnas Indonesia: Lebih Baik Tak Usah Dipanggil!
- Facebook - Go Ahead Eagles
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok penting di PSSI ini ikut menyarankan kepada John Herdman untuk mencoret Dean James dari daftar skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia menjelang persiapan tim menghadapi ajang bergengsi FIFA Series 2026 yang sudah di depan mata.
Nama Dean James, secara resmi dicoret dari daftar pemain Timnas Indonesia yang akan dibawa oleh John Herdman untuk turnamen besutan FIFA tersebut.
Sontak hal ini memicu tanda tanya besar di kalangan suporter setia Tim Merah Putih yang menantikan aksi sang pemain di lapangan hijau.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Namun, teka-teki dicoretnya Dean James akhirnya terjawab melalui pernyataan resmi dari pihak PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
Sumardji mengungkapkan bahwa keputusan untuk memulangkan pemain berusia 25 tahun tersebut murni karena alasan regulasi administrasi turnamen.
Ia menegaskan bahwa pencoretan ini tidak memiliki kaitan sama sekali dengan performa teknis maupun kualitas permainan Dean James di sesi latihan.
“Jadi ini semua malam ini (para pemain timnas) datang. Kalau Dean James memang ini, kita batalkan, karena kan memang hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan,” kata Sumardji, Rabu (25/3/2026).
- Instagram/timnasindonesia
Pria yang juga menjabat sebagai Exco PSSI ini menjelaskan kronologi awal pemanggilan pemain yang berjumlah 24 orang untuk pemusatan latihan.
Namun, karena regulasi FIFA Series 2026 hanya mengizinkan 23 nama saja, maka satu pemain terpaksa harus dikorbankan demi efisiensi skuad.
“Jadi karena itu yang kita panggil 24. Nah karena hanya 23 itu yang bisa didaftarkan, maka satu (pemain) kita coret,” katanya melanjutkan.
Menariknya, Sumardji secara blak-blakan mengakui bahwa dirinya memiliki peran besar dalam memberikan saran kepada John Herdman.
- Facebook - Go Ahead Eagles
Ia menyarankan agar pelatih asal Inggris tersebut tidak memaksakan membawa pemain yang pada akhirnya tidak bisa didaftarkan ke pertandingan.
PSSI sangat memperhatikan aspek psikologis pemain agar tetap terjaga dengan baik selama masa turnamen berlangsung yang sangat menguras energi.
Sumardji tidak ingin melihat ada pemain yang merasa dikucilkan karena hanya bisa duduk di bangku penonton saat rekan-rekannya berjuang.
“Nah, kalau hanya tersisa satu orang terus disuruh di tribune, atas itu kan mental pemain kan (jadi) nggak bagus juga,” ujarnya.
- Facebook - Go Ahead Eagles
Melalui diskusi yang mendalam dengan tim pelatih, akhirnya disepakati bahwa memulangkan satu pemain adalah opsi terbaik yang bisa diambil tim.
Sumardji menegaskan bahwa saran yang ia berikan kepada John Herdman adalah demi kebaikan jangka panjang sang pemain itu sendiri agar tidak kecewa.
“Iya, saya juga yang memberikan saran masukan ke John Herdman, karena kan kita memanggil cuma 24 orang (pemain). Nah kalau manggil 24 orang, 23 kita daftarkan semua ya kan secara otomatis kan menyisakan satu orang. Kalau satu orang itu kan ya, lebih baik tidak usah dipanggil lah saya bilang gitu,” katanya.
Keputusan ini memastikan bahwa Timnas Indonesia tidak akan mencari pemain pengganti untuk mengisi kekosongan posisi Dean James.
John Herdman dipastikan akan memaksimalkan kekuatan 23 pemain yang ada untuk bertempur habis-habisan meraih poin maksimal di FIFA Series 2026.
Di balik drama pencoretan ini, nama Dean James memang tengah menjadi pusat perhatian publik sepak bola nasional maupun internasional dalam beberapa hari terakhir.
Muncul desas-desus mengenai isu kewarganegaraan ganda yang melibatkan pemain Go Ahead Eagles tersebut sehingga memicu perdebatan hangat di media sosial.
Polemik ini pertama kali mencuat saat pertandingan Liga Belanda yang mempertemukan NAC Breda melawan Go Ahead Eagles pada pertengahan Maret lalu.
Pihak lawan mempertanyakan legalitas status pemain non-Uni Eropa yang disandang oleh Dean James saat merumput dalam laga sengit tersebut.
Pihak klub Go Ahead Eagles tidak tinggal diam dan langsung memberikan klarifikasi resmi guna meredam spekulasi liar yang berkembang di masyarakat.
Mereka menyatakan bahwa saat kontrak ditandatangani pada Januari 2025, status Dean James memang masih sah sebagai warga negara Belanda.
Proses perpindahan kewarganegaraan menjadi WNI baru benar-benar tuntas pada Maret 2025, yang berarti tidak ada pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh pihak klub.
Namun, kasus ini diketahui telah masuk ke dalam ranah investigasi federasi sepak bola Belanda (KNVB) untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. (fan)
Load more