Pendapatan Jabar Meroket 3 Kali Lipat Berkat Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen, KDM Gaspol Bangun Jalan-jalan di Jabar
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan diskon pajak kendaraan bermotor 10 persen berhasil, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi siap perbaiki jalan di Jawa Barat.
Strategi Kang Dedi Mulyadi alias KDM memberikan diskon pajak kendaraan 10 persen di masa libur lebaran tampaknya berhasil.
KDM mengatakan pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat naik sampai 3 kali lipat sejak adanya program diskon pajak kendaraan 10 persen tersebut.
KDM sangat mengapresiasi warga Jawa Barat yang sudah membayar pajak dan memanfaatkan fasilitas diskon selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hal itu KDm sampaikan lewat unggahan Instagram pribadinya, @dedimulyadi71 pada Rabu (25/3/2026).
"Terima kasih ya buat para wajib pajak kendaraan bermotor yang selama libur lebaran memanfaatkan fasilitas diskon 10 persen dan saya sampaikan pendapatannya 3 kali lipat dibanding dengan tahun lalu," katanya.
Dedi menilai masyarakat membayar pajak lantaran kecintaan terhadap pembangunan di Jawa Barat sehingga Pemprov Jabar dapat gencar melakukan pembangunan khususnya pembangunan jalan di Jabar.
"Mulai minggu depan kita akan gaspol lagi untuk terus membangun jalan-jalan di seluruh Provinsi Jawa Barat berdasarkan kemampuan keuangan yang kami miliki," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, KDM juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan kegiatan Pemprov Jabar, termasuk kepada masyarakat yang kerap mengkritiknya, baik program Pemprov Jabar maupun kepada dirinya pribadi.
"Tak ada artinya bila tak ada dukungan saudaraku semua, dan saya juga mengucapkan terima kasih pada yang setiap hari nyinyir kritik dengan berbagai argumentasi, nuhun banget ya. Saya dikritik setiap hari, saya dikasih minum obat setiap hari, pahit tapi Insyaallah akan membuat saya menjadi sehat," katanya.
Ia memahami kritik yang disampaikan menjadi bagian dari kecintaan masyarakat terhadap dirinya.
"Nuhun ya semuanya pokoknya yang mencintai dengan cara memuji dan yang mencintai dengan cara nyinyir dan menyampaikan pendapat-pendapat yang bersifat kritik semuanya adalah para pecinta Pemerintah Provinsi Jawa Barat pecinta KDM," pungkasnya. (muu)
Load more