John Herdman Irit Bicara Soal Alasan Pencoretan Dean James dari Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ada Masalah Serius Apa?
- Facebook - Go Ahead Eagles
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, angkat bicara soal pencoretan Dean James dari skuad FIFA Series 2026. Pemain Go Ahead Eagles itu tidak dibawa meski sempat masuk ke dalam skuad final.
Dean James awalnya masuk dalam daftar 24 pemain yang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Namun, keputusan mengejutkan dibuat oleh pelatih asal Inggris tersebut menjelang FIFA Series.
Pasalnya, Dean James tidak mengalami cedera atau sanksi seperti Thom Haye dan Shayne Pattynama. Ia pun cukup sering menjadi andalan di lini pertahanan Timnas Indonesia bersama Calvin Verdonk.
John Herdman akhirnya angkat bicara soal pencoretan pemain berusia 25 tahun tersebut. Akan tetapi, eks juru taktik Kanada tersebut tidak menjelaskan secara rinci alasan sebenarnya.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
“Dean sudah menyampaikan pernyataannya sendiri. Saya fokus pada pemain yang ada saat ini. Dia tetap bagian penting dari tim untuk masa depan," ujar John Herdman pada Kamis (26/3/2026).
Terkait pengganti, John Herdman tampaknya tidak mau ambil pusing. Ia menyatakan bahwa 23 pemain yang ada saat ini akan dimaksimalkan untuk turnamen besutan FIFA tersebut.
"Untuk pengganti, saya puas dengan skuad yang ada sekarang. Semua pemain siap dan sehat," kata John Herdman.
Alasan Pencoretan Dean James
Pihak PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) memberikan penjelasan teknis terkait alasan pencoretan Dean James. Sementara itu, klub asal sang pemain, Go Ahead Eagles, memberikan keterangan medis.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, akhirnya buka suara secara transparan mengenai alasan di balik keputusan memulangkan pemain Go Ahead Eagles tersebut. Menurut Sumardji, pencoretan Dean James murni karena terbentur regulasi administrasi turnamen dan sama sekali tidak berkaitan dengan penurunan kualitas performa sang pemain.
Sumardji menjelaskan bahwa dalam aturan resmi FIFA Series 2026, setiap negara hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 23 nama pemain ke dalam skuad final.
“Jadi, malam ini para pemain timnas sudah datang semua. Kalau Dean James memang kita batalkan karena memang hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan,” kata Sumardji, Rabu (25/3/2026).
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Pria yang juga menjabat sebagai Exco PSSI ini membeberkan bahwa awalnya tim pelatih memanggil 24 nama untuk mengikuti pemusatan latihan (TC). Namun, karena adanya batasan kuota pendaftaran pemain, harus ada satu nama yang dikorbankan agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Jadi karena itu yang kita panggil 24. Nah, karena hanya 23 yang bisa didaftarkan, maka satu pemain kita coret,” katanya melanjutkan.
Lebih lanjut, Sumardji mengakui secara terbuka bahwa dirinya memberikan masukan krusial kepada pelatih John Herdman terkait efisiensi jumlah pemain di dalam skuad. Langkah ini diambil demi menjaga kesehatan mental dan psikologis pemain agar tidak merasa dikucilkan saat turnamen berlangsung.
Pihak PSSI ingin menghindari situasi di mana ada pemain yang sudah terbang jauh dari Eropa namun hanya berakhir menjadi penonton di tribune stadion tanpa kontribusi.
“Nah, kalau hanya tersisa satu orang terus disuruh duduk di tribune, itu kan mental pemain jadi tidak bagus juga,” ujar Sumardji tegas.
Keputusan memulangkan Dean James dianggap sebagai jalan tengah terbaik agar sang pemain tidak mengalami kekecewaan mendalam secara personal saat berada di kamp latihan.
“Iya, saya juga yang memberikan saran masukan ke John Herdman. Karena kita memanggil 24 orang, sementara yang didaftarkan 23, otomatis menyisakan satu orang. Daripada satu orang itu hanya menonton, lebih baik tidak usah dipanggil,” tambahnya.
Di sisi lain, publik kembali dibuat bingung dengan laporan dari media Belanda, De Stentor, yang mengutip pernyataan Direktur Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop. Versi dari Belanda menyebutkan bahwa alasan utama absennya Dean James bukan karena masalah kuota pemain, melainkan karena kondisi kesehatan sang pemain.
Dalam laporannya, Van Dop menyebutkan bahwa pemain bertinggi 182 cm tersebut sedang jatuh sakit sehingga batal terbang menuju Indonesia untuk bergabung dengan rekan setimnya.
"Direktur Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, melaporkan bahwa James sedang sakit dan karena itu tidak ikut bepergian," tulis laporan De Stentor. (fan)
Load more