GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Tak Muncul, Sang "Mutiara Hitam" Timnas Indonesia Ini Sekarang Nikmati Hidup Jadi PNS di Bumi Cendrawasih

Kini sang "mutiara hitam" itu tak hanya dikenal sebagai legenda Timnas Indonesia. Boaz Solossa juga punya rutinitas lain di usia yang sudah menginjak 40 tahun.
Kamis, 26 Maret 2026 - 22:45 WIB
Boaz Solossa
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Nama Boaz Solossa tentu sudah tak asing lagi di telinga pecinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia.

Sebagai penyerang yang dikenal dengan kecepatan, akurasi kaki kiri yang mematikan, dan jiwa kepemimpinan yang karismatik, pria yang akrab disapa "Bochi" ini adalah simbol kejayaan Persipura Jayapura dan sosok disegani di Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kini sang "mutiara hitam" itu tak hanya dikenal sebagai legenda. Pasalnya, Boaz Solossa juga punya rutinitas lain di usia yang kini sudah menginjak kepala empat.

 

Legenda Timnas Indonesia yang kini mengabdi sebagai PNS

Boaz Solossa
Boaz Solossa
Sumber :
  • Instagram/boazsolossa

Boaz Solossa tak hanya fokus untuk bertanding di dalam lapangan, tapi juga menjalani hari-harinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Jabatan tersebut bukanlah hal baru yang didapatnya secara instan, melainkan buah dari pendidikan dan statusnya yang telah dirintis sejak beberapa tahun lalu.

Meski berstatus sebagai pesepak bola profesional, tapi Boaz Solossa punya background pendidikan yang mentereng.

Boaz diketahui menyelesaikan studi S1 dan S2 di Universitas Cenderawasih (Uncen), Papua. 

Pemain Timnas Indonesia, Boaz Solossa
Pemain Timnas Indonesia, Boaz Solossa
Sumber :
  • Instagram/@boazsolossa

Kini, Bochi diketahui bertugas di Kantor Otonom Provinsi Papua. Di sana, ia menjalankan fungsi administratif dan kedinasan layaknya pegawai pemerintah lainnya.

Meski demikian, Boaz Solossa tetap diperbolehkan untuk melanjutkan karier sebagai pemain sepak bola profesional.

Pengabdian sebagai PNS tampaknya bukan hal baru bagi Boaz Solossa. Sebab, darah birokrat sepertinya memang telah mengalir deras dalam nadinya.

Diketahui, bahwa tak sedikit keluarga Boaz yang juga berkecimpung di dunia pemerintahan. Salah satu sosok paling ikonik adalah mendiang pamannya, yang pernah memegang tongkat komando sebagai Gubernur Papua pada periode 2000-2005.

 

Pernah dapat tawaran klub Belanda, Boaz Solossa tetap setia di Persipura Jayapura

Pemain Persipura Jayapura, PSS Boaz Solossa
Pemain Persipura Jayapura, PSS Boaz Solossa
Sumber :
  • Antara

Dikenal memiliki kecepatan yang sulit dikejar, kontrol bola sehalus sutra, dan insting membunuh di depan gawang, nama Boaz tidak hanya bergema di Indonesia, tetapi sudah menyeberangi samudera menuju Benua Biru.

Salah satu klub Liga Belanda, VVV-Venlo bahkan sempat menyodorkan "tiket emas" untuk memboyong Boaz ke panggung elite Eropa.

Bagi pesepak bola lain, mungkin tawaran dari Negeri Kincir Angin adalah mimpi yang menjadi nyata.

Namun, Boaz justru membuat jagat sepak bola terperangah dengan satu keputusan berani, yakni menolak tiket emas tersebut.

Pemain Persipura Jayapura di Liga 2, Boaz Solossa
Pemain Persipura Jayapura di Liga 2, Boaz Solossa
Sumber :
  • instagram.com/persipurapapua1963

Ia memilih setia pada rumah, tanah kelahirannya, dan Persipura Jayapura hingga tahun 2026 ini. Keputusan itu terbukti bukan sebuah kemunduran. Justru dari kesetiaan itulah, dominasi Persipura di kancah domestik lahir.

Boaz menjadi dirigen utama yang membawa klub tersebut merengkuh empat mahkota juara liga (2005, 2009, 2011, dan 2013).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, di usia yang telah menyentuh 40 tahun, sosok kelahiran 1986 ini membuktikan bahwa usia hanyalah deretan angka.

Ia masih aktif berlari di lapangan hijau, memimpin barisan Persipura Jayapura di kasta kedua kompetisi Indonesia. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru termasuk LavAni yang langsung akan berhadapan dengan PDAM Perumda Tirta Bhagasasi di laga pembuka.
Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Demi menunjukkan rasa baktinya kepada orang tua. Seorang anak berencana mengatasnamakan kurban untuk orang tua. Apakah pahala kurban untuk orang tua atau anak?
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Sebuah rumah milik warga di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (12/5).
Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Perselisihan dan polemik internal mewarnai kegiatan organisasi Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) wilayah Jawa Timur.
Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Media Vietnam beri reaksi setelah Timnas Indonesia U-17 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-17 2026. Di sisi lain, China justru mendapatkan sanjungan karena keberhasilan meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos memperlihatkan sikap centilnya yang bikin gemas saat melewati hutan tempat tinggal masyarakat Suku Togutil.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT