GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Elkan Baggott Blak-blakan! Usai 2 Tahun Absen, Kaget Lihat ‘Wajah Baru’ Timnas Indonesia di Era John Herdman

Elkan Baggott mengaku merasakan perubahan dalam tubuh Timnas Indonesia, terutama dari segi kualitas pemain hingga atmosfer tim. Pasalnya di era Shin Tae-yong
Jumat, 27 Maret 2026 - 20:08 WIB
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott
Sumber :
  • Instagram @timnasindonesia

tvOnenews.com - Kembalinya Elkan Baggott ke skuad Garuda setelah dua tahun absen langsung menghadirkan cerita menarik. 

Bek berusia 23 tahun itu mengaku merasakan perubahan drastis dalam tubuh Timnas Indonesia, terutama dari segi kualitas pemain hingga atmosfer tim yang kini jauh lebih kompetitif dibanding sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baggott bukan sosok baru di tim nasional, namun jeda panjang sejak Piala Asia 2023 membuatnya seperti “datang ke tim yang berbeda”. 

Ia terakhir kali membela Indonesia pada Januari 2024, dan sejak saat itu banyak hal berubah. 

Kini, di bawah arahan pelatih baru John Herdman, skuad Merah Putih tampil dengan wajah baru yang lebih modern dan penuh pemain berpengalaman dari liga Eropa.

Transformasi Drastis yang Dirasakan Baggott

Elkan Baggott secara terang-terangan mengakui adanya perubahan besar dalam tim. Ia menyebut perbedaan paling mencolok terletak pada standar dan kualitas pemain yang kini meningkat signifikan.

“Menurut saya, perbedaan terbesar dari dua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain,” ujar Baggott kepada awak media di Stadion GBK, Jakarta.

Ia menyoroti bahwa saat ini lebih banyak pemain Indonesia yang berkarier di Eropa, baik di klub maupun liga top. 

Hal ini membuat atmosfer persaingan di dalam tim menjadi lebih sehat sekaligus meningkatkan kualitas secara keseluruhan.

Jersey Elkan Baggott di FIFA Series 2026
Jersey Elkan Baggott di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Timnas Indonesia

“Saya pikir sekarang ada lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top,” lanjutnya.

Perubahan ini memang terlihat jelas. Nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Calvin Verdonk menjadi warna baru dalam skuad Garuda. 

Kehadiran mereka membawa standar profesionalisme yang lebih tinggi, sesuatu yang diakui langsung oleh Baggott sebagai faktor penting dalam transformasi tim.

Dari Era Shin Tae-yong ke John Herdman

Jika menengok ke belakang, perjalanan Baggott bersama Timnas Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran Shin Tae-yong. 

Di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan tersebut, Baggott berkembang menjadi salah satu pilar penting di lini belakang.

Ia bahkan menjadi andalan sejak pertama kali memperkuat Indonesia di masa pandemi Covid-19, ketika situasi tim masih jauh dari ideal. 

Pada masa itu, keputusan Baggott untuk membela Indonesia, alih-alih Thailand atau Inggris menjadi sorotan besar.

Namun, hubungan itu sempat terhenti. Setelah tampil di Piala Asia 2023, Baggott tidak lagi rutin dipanggil. Bahkan, ia sempat absen dari panggilan Timnas U-23 pada playoff Olimpiade 2024.

Kini, di era John Herdman, cerita baru dimulai. Pemanggilan kembali Baggott menjadi sinyal bahwa dirinya masih masuk dalam rencana besar tim nasional. 

Namun, ia kini harus bersaing dengan banyak pemain berkualitas yang menghuni posisi serupa.

Mentalitas Baru di Era Herdman

Selain kualitas individu pemain, Baggott juga menyoroti perubahan besar dari sisi mentalitas tim. Ia menilai kehadiran John Herdman membawa energi baru yang berdampak langsung pada performa skuad.

“Mereka membawa standar yang lebih tinggi,” kata Baggott.

“Selain itu, kebersamaan dan semangat tim juga jauh lebih baik sekarang.”

Ia menegaskan bahwa dua faktor utama yang membedakan Timnas Indonesia saat ini dengan sebelumnya adalah kualitas pemain dan mentalitas tim yang lebih kuat.

“Itu juga karena energi dari Coach John dan mentalitas baru yang dibawa. Itu dua hal utama yang berbeda dari sebelumnya,” tuturnya.

Tak hanya itu, Baggott juga menggarisbawahi bahwa suasana tim kini lebih solid. Kebersamaan antar pemain meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif pada performa di lapangan.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam laga perdana FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga ini menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana transformasi tim benar-benar berdampak.

Kembalinya Elkan Baggott di tengah perubahan besar ini menjadi cerita menarik. Ia bukan hanya saksi, tetapi juga bagian dari evolusi Timnas Indonesia dari tim yang berkembang di era Shin Tae-yong hingga menjadi skuad yang kini dipenuhi pemain berstandar Eropa di bawah komando John Herdman. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik

Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (12/6/2026).
Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT