GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Jujur Coach Justin Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria: Perbedaan Jauh, Tapi…

Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana menilai Timnas Indonesia melawan tantangan berat saat lawan Bulgaria di final FIFA Series 2026. Akui perbedaan kualitas.
Senin, 30 Maret 2026 - 19:22 WIB
Coach Justin
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Coach Justin

tvOnenews.com - Pengamat sepak bola nasional, Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin, memberikan pandangannya menjelang laga Timnas Indonesia melawan Bulgaria.

Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Garuda yang kini dilatih John Herdman melaju ke final setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.

Timnas Indonesia akan hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026
Timnas Indonesia akan hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026
Sumber :
  • kitagaruda.id

Di sisi lain, Bulgaria tampil lebih mencolok dengan kemenangan telak 10-2 atas Kepulauan Solomon.

Secara peringkat FIFA, Bulgaria memang lebih unggul karena berada di posisi ke-87, sedangkan Indonesia masih di peringkat ke-121. Meski demikian, pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, menegaskan bahwa timnya tidak terpaku pada ranking.

“Mengenai peringkat FIFA, kami tidak melihat siapa yang berada di posisi ini dalam ranking. Namun, kami hanya memikirkan performa kami,” ujarnya. “Bagaimana cara melawan kekuatan Indonesia dan memanfaatkan kelemahan yang dimiliki tim tersebut.”

Dimitrov juga mengapresiasi perkembangan permainan Timnas Indonesia sejak ditangani John Herdman. Ia menilai terdapat peningkatan dibandingkan periode sebelumnya di bawah Patrick Kluivert.

“Ini akan menjadi pertandingan kedua John Herdman. Saya pikir ada banyak hal positif dalam permainan Indonesia jika dibandingkan dengan pertandingan terakhir melawan Irak, jika saya tidak salah, dan Arab Saudi, yang dimainkan tim Anda,” ucapnya.

Sementara itu, Coach Justin mengakui adanya perbedaan kualitas yang terlihat dari ranking kedua tim. Namun, ia berharap Indonesia bisa bermain lebih cerdas dan efektif.

"Dari sisi (ranking) kita kalah, semoga kita smart lagi bermainnya, dan lebih efektif, karena salah satu kekurangan timnas kita ya di efektivitas, peluangnya terlalu banyak untuk cetak gol, butuh peluang terlalu baik untuk bisa cetak gol," pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwa efektivitas sempat terlihat saat Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis.

"Walaupun kemarin efektivitasnya tinggi saat lawan Saint Kitts," terangnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih timnas futsal Indonesia tersebut menilai bahwa hasil bukan satu-satunya tolok ukur. Bahkan jika kalah tipis, hal itu masih bisa dianggap positif selama permainan berjalan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang penting pemain tahu apa yang diinginkan oleh pelatih, karena kita masih ada form of the day, belum individual error kayak gitu-gitu kan," tuturnya.

"Nah kalau pemain udah tahu apa yang diinginkan pelatih, tinggal ke depannya sistemnya diterapkan, tunggu Marselino Ferdinan dan Thom Haye balik, bisa bermain dengan playmaker," pungkasnya. (ind)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dan videonya sempat viral di media sosial pada beberapa waktu lalu.
Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (PP ISMAHI) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto dalam memperkuat persatuan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah tekanan ekonomi global.
Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari keputusan Dedi Mulyadi hingga penghargaan didapat Sherly Tjoanda.
Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Platform logistik on-demand resmi masuk Jerman lewat Berlin, menawarkan pengiriman fleksibel untuk UKM di tengah kebutuhan layanan cepat dan transparan.
Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Anggota Timwas Haji DPR RI, Nurdin Halid, menyebut layanan haji tahun ini mengalami lonjakan kualitas sejak pengelolaan dialihkan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.
Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Sebanyak 289 santri dari jenjang Madrasah Aliyah Pusat Putra, Putri, serta Madrasah Tahfiz Attaqwa Bekasi secara resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian ke masyarakat dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT