Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

STY Ungkap Perubahan Drastis Kondisi Fisik Pemain Timnas Indonesia: Saat Pertama Datang

Shin Tae-yong mengungkap adanya perbedaan mencolok antara pemain Timnas Indonesia era awal 2020-an sampai skuad pada 2024, di mana ketika pertama datang harus.
Minggu, 26 April 2026 - 15:09 WIB
Pemain Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam saat Bersama Shin Tae-yong (STY)
Sumber :
  • Instagram/asnawi_bhr

tvOnenews.com - Shin Tae-yong menyoroti adanya perbedaan mencolok antara kondisi pemain Timnas Indonesia era awal 2020-an sampai pada akhir tahun 2024, terutama setelah dirinya tidak lagi menangani tim Garuda.

Meski telah berpisah dengan Timnas Indonesia sejak awal 2025, kontribusi STY dalam membentuk generasi baru masih menjadi perhatian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang paling berdampak adalah “potong generasi”, yang membuka jalan bagi lahirnya pemain-pemain muda seperti Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, dan Pratama Arhan.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

Kebijakan tersebut dinilai menjadi titik awal transformasi skuad Timnas Indonesia di level internasional.
Melalui penjelasan penerjemahnya, Jeje, terungkap alasan di balik keputusan tersebut.

Saat pertama kali menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pemain.

“Begitu Coach Shin datang di awal generasi itu memang, banyak pemain yang tidak mengikuti peraturan, tidak patuh dengan peraturan, dan juga malas-malasan di lapangan, banyak berbohong juga,” ungkap Jeje, dikutip dari kanal YouTube Mansion Sports FC.

Kondisi tersebut dinilai menghambat pembentukan tim yang disiplin. “Jadi, kalau begini tidak akan bisa menjadi tim yang disiplin. Jadi akhirnya Coach Shin ambil keputusan seperti itu,” lanjutnya.

Masalah kedisiplinan juga terlihat dalam keseharian pemain saat pemusatan latihan, termasuk pola makan hingga sikap terhadap program latihan. Intensitas latihan yang tinggi membuat sebagian pemain sulit beradaptasi dan tidak sepenuhnya jujur dalam menjalankan instruksi pelatih.

“Mereka juga sering berbohong juga karena porsi latihannya banyak, dan banyak juga yang tidak disiplin. Kalau begini tidak akan bisa berkembang menurut Coach Shin Tae-yong, akhirnya Coach Shin ambil keputusan untuk potong generasi, mau nggak mau,” jelas Jeje.

Selain aspek mental dan disiplin, perbedaan mencolok juga terlihat dari kondisi fisik pemain antara 2020 sampai 2024. Host menanyakan perbandingan tersebut, dan Jeje menyampaikan pernyataan STY.

“(Perbedaan) fisiknya mungkin jauh, satu mungkin di langit, satu di tanah. Di awal-awal memang banyak pemain yang tidak weight training, dan juga nggak tahu core training,” ungkap Jeje.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

Menurut Shin Tae-yong, latihan core menjadi aspek penting karena berpengaruh pada daya tahan pemain di lapangan.

“Memang 25 menit masih bisa ngikutin di lapangan, tapi selepas itu lewat 20-25 menit, mereka udah nggak bisa ikutin, karena nggak kuat. Jadi segitunya, corenya belum ada,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Otot kecil, bagian perut, ya semua masuk,” tambah Jeje.

Jeje juga menegaskan bahwa latihan core selalu menjadi bagian penting dalam setiap pemusatan latihan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AS-Iran Dikabarkan Akan Bertemu di Qatar

AS-Iran Dikabarkan Akan Bertemu di Qatar

Pasca saling serang, Amerika Serikat dan Iran sepakat menghentikan permusuhan dan akan mengadakan pertemuan di Qatar pada Selasa untuk membahas perselisihan terkait Selat Hormuz, Axios melaporkan pada Minggu (28/6).
Said Iqbal Sebut Pemerintah Terus Lakukan Mitigasi Demi Tekan PHK Sektor Industri

Said Iqbal Sebut Pemerintah Terus Lakukan Mitigasi Demi Tekan PHK Sektor Industri

Pemerintah juga mengawal penyelesaian kasus PT Pakerin, PT Molex Ayus, hingga sejumlah perusahaan lain agar hak-hak pekerja tetap terpenuhi.
Kakak Ipar Yuvita Tak Puas Jika Taufik Hidayat Dihukum 12 Tahun Penjara, Minta Hukuman Mati

Kakak Ipar Yuvita Tak Puas Jika Taufik Hidayat Dihukum 12 Tahun Penjara, Minta Hukuman Mati

Kakak ipar Yuvita Tri Rezeki, Melani, mengaku tak puas jika Taufik Hidayat hanya dihukum 12 tahun penjara. Ia minta pelaku dihukum seumur hidup atau mati.
2 Bantuan Nyata Gubernur Dedi Mulyadi Peduli pada Kasus Penyekapan di Bandung

2 Bantuan Nyata Gubernur Dedi Mulyadi Peduli pada Kasus Penyekapan di Bandung

Beberapa waktu ini, kita dihebohkan dengan kabar penyekapan di Bandung. KDM punn ikut menyorotinya hingga memberikan bantuan untuk korban YTR.
Harga Pangan Nasional: Cabai Kompak Turun, Gula Lokal dan Bawang Putih Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai Kompak Turun, Gula Lokal dan Bawang Putih Naik

Berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (29/6/2026) pukul 08.50 WIB, harga cabai menjadi komoditas dengan pelemahan terbesar dibandingkan komoditas pangan lainnya.
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026 Turun Rp15.000 Jadi Rp2.645.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026 Turun Rp15.000 Jadi Rp2.645.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 29 Juni 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia pukul 09.24 WIB mengalami penurunan Rp15.000 menjadi Rp2.645.000 per gram.

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Boy Arnez Punya Julukan Baru Usai Heroik Bawa Timnas Voli Indonesia Raih Gelar Juara AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Punya Julukan Baru Usai Heroik Bawa Timnas Voli Indonesia Raih Gelar Juara AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez mendapatkan julukan baru usai tampil gemilang hingga membawa Garuda meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Ingatkan Soal Kondisi Psikologis, KemenPPPA Minta Masyarakat Tak Sebar Konten Korban Penganiayan Oleh Taufik Hidayat

Kasus penyekapan disertai penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR oleh pelaku Taufik Hidayat menuai polemik publik.
Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR (29) oleh pria bernama Taufik Hidayat terus mneyita perhatian publik akibat kekejihannya.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Total 16 pertandingan di babak 32 besar ini akan digelar hingga Sabtu, 4 Juli 2026 mendatang untuk memperebutkan slot di babak 16 besar Piala Dunia 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT