Media Malaysia Komentari Batalnya Kesempatan Kedua Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Lewat Jalur 'Lobi', setelah Presiden FIFA Angkat Bicara
- Instagram - Gianni Infantino
tvOnenews.com – Harapan kedua bagi Timnas Indonesia untuk mencicipi panggung Piala Dunia 2026 tampaknya benar-benar telah terkubur. Media Malaysia Makan Bola ikut menyoroti hal itu.
"Mimpi melihat skuad Garuda berlaga di turnamen paling bergengsi tersebut melalui jalur "undangan" atau pengganti dipastikan sirna," tulis Makan Bola, dikutip tvOnenews.com Sabtu (2/5/2026).
Sebelumnya, sempat viral berbagai laporan yang menyebutkan bahwa Iran kemungkinan besar akan menarik diri dari Piala Dunia 2026.
- PSSI
Isu ini mencuat menyusul ketegangan politik yang melibatkan negara tersebut dengan salah satu tuan rumah, Amerika Serikat.
Kabar tersebut sempat memicu spekulasi liar mengenai negara mana yang akan ditunjuk sebagai pengganti.
Salah satu ide yang santer terdengar adalah diadakannya laga play-off antar-konfederasi yang melibatkan negara-negara dari Benua Asia dan Eropa.
Beberapa negara besar seperti Italia, Polandia, Denmark, hingga wakil ASEAN, Indonesia, sempat disebut-sebut bakal dilibatkan dalam skema play-off darurat tersebut.
"Hal ini sempat menghidupkan asa para pendukung setia Garuda yang berharap tim kesayangan mereka bisa melompat ke panggung dunia usai terhenti di pusingan ke-4 kualifikasi," tulis Makan Bola.
Namun asa yang sempat melambung tinggi itu langsung dijatuhkan ke bumi.
- FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino secara resmi mengumumkan bahwa Iran akan tetap berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Melansir laporan jurnalis pakar transfer Fabrizio Romano, Infantino menegaskan bahwa peran FIFA adalah untuk menyatukan, bukan mendiskualifikasi berdasarkan isu politik.
”Ini sangat jelas, Iran akan berada di sana (Piala Dunia) dan tugas kami adalah untuk menyatukan,” ujar Gianni Infantino dengan tegas.
Pengumuman resmi dari orang nomor satu di FIFA tersebut otomatis meruntuhkan segala teori dan harapan negara-negara seperti Italia maupun Indonesia untuk menggantikan posisi Iran.
Dengan pernyataan ini, tertutup sudah pintu bagi jalur luar biasa untuk bisa tampil di hajatan besar sepak bola dunia pada Juni mendatang.
Fans Garuda kini harus kembali bersabar dan menatap proses kualifikasi di masa depan secara murni demi bisa melihat bendera Merah Putih berkibar di pentas dunia.
Load more