Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026
- ligaindonesiabaru.com
Jakarta, tvOnenews.com - Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Kemampuan serta pengalamannya bisa menjadi senjata penting bagi skuad Garuda di Piala AFF 2026.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi kalender pertandingan yang padat menjelang akhir 2026. Salah satu agenda paling dinanti publik adalah Piala AFF 2026 yang selalu menjadi panggung gengsi bagi negara-negara Asia Tenggara.
Namun, pada turnamen tersebut, Herdman dipastikan tidak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya secara penuh. Sejumlah pemain yang berkarier di Eropa berpotensi absen karena benturan jadwal dengan agenda pramusim klub mereka.
Situasi ini menjadi kendala serius bagi tim pelatih dalam meramu komposisi skuad. Apalagi, turnamen tersebut tidak masuk dalam kalender resmi FIFA sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas pemain.
Akibatnya, opsi memanggil pemain diaspora menjadi sangat terbatas. Tim pelatih pun harus mencari alternatif dari pemain lokal yang tampil konsisten di kompetisi domestik.
Di tengah pencarian tersebut, nama Andik Vermansah mencuat sebagai salah satu kandidat kuat. Penampilan stabilnya musim ini membuat peluangnya kembali ke tim nasional semakin terbuka.
Di usia 34 tahun, Andik justru menunjukkan performa yang mengesankan bersama Garudayaksa FC. Ia tampil sebagai sosok sentral yang mampu mengatur ritme permainan tim.
- Instagram/andikvermansah
Pengalaman panjangnya di berbagai level kompetisi menjadi nilai tambah tersendiri. Hal itu membuatnya dinilai mampu membimbing para pemain muda di dalam skuad.
Sepanjang musim, Andik telah mencatatkan 23 penampilan dengan kontribusi dua gol dan 13 assist. Statistik tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain paling produktif di kasta Championship.
Catatan assist itu bahkan menjadikannya sebagai raja assist di kompetisi. Umpan-umpan kuncinya kerap menjadi pembeda dalam pertandingan penting.
Kontribusinya juga membantu Garudayaksa FC mengamankan tiket promosi ke Liga 1. Visi bermainnya memudahkan lini depan tim dalam mencetak gol pada momen krusial.
Nama Andik sendiri bukan sosok asing bagi publik sepak bola nasional. Ia telah menjadi bagian penting Timnas Indonesia sejak menjalani debut pada 2012.
Berdasarkan data Transfermarkt, Andik telah mengoleksi 30 caps dengan dua gol untuk tim nasional. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi kebutuhan taktik Herdman.
Sementara itu, Garudayaksa FC memastikan tiket promosi usai mengalahkan Persikad Depok dengan skor 3-1, yang juga diwarnai kontribusi penting Andik. Laga yang berlangsung di Stadion Pakansari itu berjalan penuh tensi sejak awal.
- instagram.com/garudayaksafc.official/
Tim tuan rumah langsung unggul cepat melalui gol Zacky yang memanfaatkan umpan matang Andik. Gol tersebut menjadi awal dominasi Garudayaksa dalam laga penting tersebut.
Persikad sempat menyamakan kedudukan lewat gol Rosalvo pada menit ke-18. Pertandingan pun berjalan sengit dengan jual beli serangan dari kedua tim.
Garudayaksa kembali unggul melalui gol Christian Frydek pada menit ke-27. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum dengan atmosfer stadion yang semakin bergelora.
Memasuki babak kedua, Garudayaksa tampil lebih disiplin dan terorganisir. Everton Nascimento kemudian memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-59.
Hasil tersebut mengunci posisi mereka sebagai juara Grup A. Tiket promosi ke Liga 1 pun resmi menjadi milik Garudayaksa FC.
Dengan performa konsisten sepanjang musim, mereka kini siap menghadapi tantangan berikutnya. Lawan-lawan kuat seperti PSS Sleman atau Persipura Jayapura berpotensi menanti di fase selanjutnya.
Kini, sorotan kembali tertuju pada Andik Vermansah. Apakah sang raja assist akan mendapat panggilan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 menjadi cerita yang layak untuk dinantikan.
(sub)
Load more