Keputusan Sidang Paspoortgate Besok Tentukan Nasib Liga Belanda, Dean James Tampil Malam Ini
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Sidang Putusan skandal Paspoortgate antara NAC Breda melawan KNVB yang menyeret nama pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James akan digelar pada Senin (4/5/2026).
Keputusan akhir ini tak hanya menentukan nasib Dean James, tapi juga Liga Belanda secara keseluruhan. Apalagi, Dean James akan bertanding membela Go Ahead Eagles sehari sebelum digelarnya sidang putusan.
Go Ahead Eagles akan menantang Sparta Rotterdam, pada Minggu (3/5/2026) malam WIB. Ini menjadi laga terakhir sebelum nasib Dean James dan bahkan para pemain naturalisasi kelahiran Belanda lainnya ditentukan.
Kasus yang bermula dari gugatan NAC Breda terhadap Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) itu bahkan disebut bisa memicu efek domino besar yang mengancam kelangsungan kompetisi Eredivisie musim ini.
Keputusan akhir ini pun tak hanya dinantikan oleh Indonesia dan Suriname sebagai tim nasional yang mendapatkan suplai dari para pemain naturalisasi Belanda.
Sejumlah media ternama dari Inggris, Spanyol, Prancis hingga Belgia bhkan ramai memberitakan polemik tersebut.
Inti masalahnya bermula dari pertandingan pada 15 Maret lalu, saat Go Ahead Eagles menghancurkan NAC Breda dengan skor telak 6-0.
Namun belakangan terungkap bahwa salah satu pemain Go Ahead, Dean James, diduga tidak memenuhi syarat bermain akibat persoalan paspor dan status kewarganegaraan.
Merasa dirugikan, NAC Breda mengajukan protes resmi kepada KNVB agar pertandingan tersebut diulang. Namun permintaan itu ditolak, sehingga klub asal Breda tersebut membawa kasus ini ke jalur hukum melalui pengadilan.
Dilansir dari laman Voetbal Primeur, media ternama Inggris, The Athletic, menilai kasus ini berpotensi menimbulkan kekacauan besar di sepak bola Belanda. Mereka menyoroti aturan yang mewajibkan klub melaporkan pelanggaran dalam waktu delapan hari setelah pertandingan.
"Argumen KNVB bahwa ini akan menimbulkan ‘kekacauan’ bisa membuka pintu bagi lebih banyak banding terkait kelayakan pemain, meskipun banyak yang tidak diajukan dalam batas waktu tersebut,” tulis laporan The Athletic.
Dampak yang lebih besar bahkan disorot media Spanyol, Marca. Mereka menyebut kompetisi Eredivisie sedang diguncang dari fondasinya akibat kasus ini.
"Sebanyak 133 pertandingan berpotensi harus diulang. Skandal ini sangat besar. Ajax, Feyenoord, Telstar, FC Volendam, Heracles, dan TOP Oss juga telah mengambil langkah hukum," tulis Marca.
Media Prancis, RMC Sport, juga tak kalah heboh dalam menyoroti situasi ini. Mereka memperingatkan bahwa kompetisi bisa terancam tidak selesai tepat waktu.
“Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, ada kemungkinan 133 laga harus diulang karena masalah paspor pemain dengan kewarganegaraan ganda. Ini bisa menjadi sakit kepala besar bagi federasi,” tulis mereka.
Sementara itu, media Belgia, Sporza, secara tegas menyebut kasus ini sebagai efek domino yang sedang mencengkeram sepak bola Belanda.
“Satu keluhan tentang pemain yang tidak memenuhi syarat telah memicu efek domino nyata di Eredivisie. Sekitar 25 pemain, termasuk Tjaronn Chery, berada dalam situasi serupa akibat masalah izin terkait kewarganegaraan ganda,” tulis Sporza.
Skandal ini bukan hanya soal satu pertandingan, melainkan berpotensi mengubah wajah kompetisi secara keseluruhan.
Jika gugatan NAC Breda dikabulkan, bukan tidak mungkin akan muncul gelombang tuntutan serupa dari klub lain yang merasa dirugikan.
Load more