News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Ropan Soroti Keputusan John Herdman, Kok Bisa Pemain Ini Tak Dipanggil TC Timnas Indonesia

Pengamat sepak bola Bung Ropan menyoroti keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam pengumuman daftar 23 pemain yang dipanggil untuk jalani TC.
Selasa, 5 Mei 2026 - 08:25 WIB
Pandit senior, Bung Ropan.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Bung Ropan

tvOnenews.com - Pengamat sepak bola nasional Bung Ropan menyoroti keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam menentukan 23 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026.

Dalam daftar tersebut, terdapat nama-nama langganan Timnas seperti Marselino Ferdinan, Thom Haye, Marc Klok, dan Jens Raven.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ada pula wajah baru yang berpeluang menjalani debut seperti Eksel Runtukahu, Brian Fatari, dan Rivaldo Pakpahan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Istimewa

Eksel Runtukahu menunjukkan performa impresif bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026. Striker asal Sulawesi Utara itu mencatatkan 6 gol dan 3 assist dari 22 penampilan, meski lebih sering dimainkan dari bangku cadangan.

Di tengah dominasi penyerang asing, Eksel tetap menjadi salah satu andalan pemain lokal di skuad Persija.

Namun, Bung Ropan menilai ada satu keputusan yang cukup mengejutkan, yakni tidak dipanggilnya bek Borneo FC, Komang Teguh.

“Saat ini yang saya agak mengherankan dalam tanda kutip ya, Komang Teguh, Borneo,” ujar Bung Ropan, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Nusantara TV.

Menurutnya, Komang Teguh sangat layak mendapatkan kesempatan karena tampil konsisten di Super League dan menjadi salah satu bek lokal terbaik musim ini.

“Menit bermain 2.300, menit bermain banyak, selalu tidak tergantikan di Borneo, kenapa dia tidak ada di dalam pemanggilan itu,” kata Bung Ropan.

Komang Teguh juga dinilai memiliki kontribusi penting bagi Borneo FC yang kini bersaing di papan atas. Selain kokoh di lini belakang, ia juga cukup produktif dalam mencetak gol.

“Dia selalu bermain dan satu-satunya bek lokal yang paling subur ya Komang Teguh, 4 gol bersama Federico Barba yang asing-asing itu, Gustavo Franca Malut, Ramos PSIM,” ujar Bung Ropan.

Komang Teguh saat membela Timnas Indonesia
Komang Teguh saat membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @komangteguh4

Ia menambahkan bahwa torehan gol dari seorang pemain belakang bukanlah hal yang mudah.

“Tidak mudah untuk seorang pemain belakang itu bisa membuat 4 gol, kalah striker-striker yang ada di depan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk pemain belakang 4 gol dan seorang Komang Teguh, dia layak untuk dipanggil, secara kualitas dia di atas Wahyu,” lanjutnya.

Melihat performa tersebut, Bung Ropan pun mempertanyakan alasan tidak dipanggilnya Komang Teguh ke TC Timnas Indonesia, meski ia berharap masih ada kesempatan di pemanggilan berikutnya. 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Program Ini, Santri Digembleng Miliki Kreativitas Pendidikan

Lewat Program Ini, Santri Digembleng Miliki Kreativitas Pendidikan

Berbagai pihak turut andil dalam memperkuat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Nobar Film Laut Bercerita, Pemuda Diajak Merawat Ingatan Sejarah

Nobar Film Laut Bercerita, Pemuda Diajak Merawat Ingatan Sejarah

Ratusan pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan (OKP) mengikuti pemutaran gratis film Laut Bercerita pada Minggu (8/11).
Golkar Kota Cirebon Targetkan Raih 8 Kursi Legislatif, Daniel Mutaqien Bantah Isu Munaslub

Golkar Kota Cirebon Targetkan Raih 8 Kursi Legislatif, Daniel Mutaqien Bantah Isu Munaslub

Keberadaan kader Golkar yang kini menjabat sebagai Wali Kota Cirebon menjadi modal politik untuk memperkuat elektabilitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Bukan Satukan Rel, Ini Solusi Integrasi Dua Sistem LRT di Jakarta

Bukan Satukan Rel, Ini Solusi Integrasi Dua Sistem LRT di Jakarta

Dua sistem LRT di Jakarta memiliki konstruksi dan pengelolaan berbeda. Pegiat transportasi menilai integrasi fisik antarmoda menjadi solusi paling realistis.
Duka Ganda Persib di Semarang: Takluk 1-2 dari Java United dan Seorang Bobotoh Meninggal Dunia

Duka Ganda Persib di Semarang: Takluk 1-2 dari Java United dan Seorang Bobotoh Meninggal Dunia

Kesedihan ganda dialami Persib Bandung pada laga pekan ke-9 Super League 2026/2027. Selain menelan kekalahan dari Java United, seorang Bobotoh meninggal dunia.
Deretan Fakta Kakek 70 Tahun yang Viral Tega Bacok Istri di Pati, Dikenal Hidup Rukun Berujung Maut

Deretan Fakta Kakek 70 Tahun yang Viral Tega Bacok Istri di Pati, Dikenal Hidup Rukun Berujung Maut

Berikut sejumlah fakta mengenai kasus kakek 70 tahun, H (70) yang viral menghabisi nyawa istrinya, J (69) di Dukuh Kinjeng, Desa Sugihrejo, Gabus, Pati, Jateng.

Trending

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial J diduga tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri yang berinisial H di Desa Sugihrejo, Kabupaten Pati.
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti para pendukung Persib Bandung. Mobil yang membawa rombongan Bobotoh kecelakaan di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
WNI Kru Helikopter BNPB yang Jatuh di Sungai Barito Kalsel Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

WNI Kru Helikopter BNPB yang Jatuh di Sungai Barito Kalsel Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

Tim SAR Gabungan mengevakuasi WNI bernama Yayan Supyansuri (39), kru helikopter yang kecelakaan saat hendak memadamkan Karhutla di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11).
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Viral Penumpang Mobil Diduga Keracunan Gas di Karawang, Kenali 4 Cara Mencegah Bahaya Karbon Monoksida

Viral Penumpang Mobil Diduga Keracunan Gas di Karawang, Kenali 4 Cara Mencegah Bahaya Karbon Monoksida

Video yang memperlihatkan sejumlah penumpang mobil diduga keracunan gas karbon monoksida di Karawang viral di media sosial. Ini 4 cara cegah bahaya tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT