Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia
- PSSI
tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan, mengaku mulai curiga dengan jalannya putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang dijalani Timnas Indonesia.
Kecurigaan itu muncul setelah mantan pelatih Australia, Graham Arnold, disebut memberikan pandangan soal adanya ketidakadilan dalam penentuan tuan rumah dan jadwal pertandingan di fase krusial tersebut.
Dalam tayangan YouTube pribadinya, Bung Ropan membahas perjalanan Timnas Indonesia yang gagal lolos ke Piala Dunia setelah tersingkir di putaran keempat usai menghadapi Irak dan Arab Saudi.
- Instagram @erickthohir
Meski Garuda akhirnya harus mengakhiri perjuangan, Bung Ropan menilai ada sejumlah hal yang membuat banyak pihak mempertanyakan fairness kompetisi tersebut.
Ia kemudian menyoroti pengakuan Graham Arnold yang kini sukses membawa Irak lolos ke Piala Dunia usai menaklukkan Bolivia dalam playoff antar konfederasi.
Menurut Bung Ropan, Graham Arnold merasa Indonesia berada dalam situasi yang kurang adil sejak awal putaran keempat dimulai.
"Di mata Graham Arnold bahwa Indonesia ini seperti dikerjain dalam tanda kutip ya, yah dikadalin lah dia bilang tidak adil bahwa Indonesia itu sebenarnya ada di kualifikasi puataran keempaat bersama dengan timnya Irak dan juga Arab Saudi,” ujar Bung Ropan menirukan pandangan Graham Arnold.
- X @timnasindonesia
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya FIFA disebut sempat menetapkan pertandingan putaran keempat digelar di tempat netral.
Namun pada akhirnya keputusan berubah dan laga dimainkan di negara peserta dengan ranking tertentu.
Perubahan itu membuat Arab Saudi akhirnya ditunjuk sebagai tuan rumah, sementara Irak yang memiliki ranking FIFA lebih baik dibanding Arab Saudi saat itu justru tidak dipilih.
Situasi tersebut dianggap memunculkan keuntungan besar bagi Arab Saudi, terutama dari sisi jadwal dan waktu istirahat pertandingan.
Bung Ropan menilai Indonesia berada dalam posisi yang cukup berat karena harus menghadapi jadwal yang tidak menguntungkan.
- YouTube/bungropan
Load more