Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia
- tvOnenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum I Asosiasi Futsal Indonesia, Novel Leonardo, menyatakan kesiapannya untuk membantu mengoptimalkan ekosistem futsal Indonesia setelah resmi ditunjuk dalam Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia 2026. Penunjukan tersebut menjadi salah satu keputusan penting dalam agenda kongres yang digelar di Jakarta, Selasa.
Novel Leonardo menegaskan bahwa futsal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di level internasional. Dia menilai, berbagai elemen pendukung yang dimiliki saat ini sudah cukup memadai untuk membawa futsal Indonesia naik kelas.
"Saya yakin kami mempunyai apa pun yang bisa dioptimalkan dari ekosistem futsal," kata Novel Leonardo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Menurut Novel, perkembangan futsal nasional tidak hanya terlihat di level profesional saja. Dia menyebut, pembinaan dan antusiasme masyarakat terhadap futsal juga mulai tumbuh kuat sejak usia sekolah, termasuk di tingkat SMA.
Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Indonesia untuk membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Dengan dukungan sumber daya dan infrastruktur yang semakin luas, futsal disebut mempunyai peluang besar untuk berkembang melalui jalur akar rumput atau grassroots.
Novel mengatakan, futsal saat ini sudah mulai menjadi olahraga yang mudah diakses masyarakat. Kehadiran lapangan futsal di berbagai daerah dianggap sebagai sinyal positif untuk pengembangan olahraga tersebut dalam jangka panjang.
"Secara genetik, futsal harus jadi proyek strategis negara. Kita bisa melihat negara tetangga India, terdapat infrastruktur kriket di mana-mana. Di sini, fasilitas futsal mulai merata," ujar Novel.
Selain membahas pengembangan futsal nasional, Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia 2026 juga menghasilkan sejumlah keputusan organisasi. Salah satu keputusan yang paling mencuri perhatian adalah perubahan nama Federasi Futsal Indonesia menjadi Asosiasi Futsal Indonesia.
Perubahan nama tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pembenahan dan penguatan organisasi futsal nasional. Langkah itu juga diharapkan mampu mempertegas arah pengembangan futsal Indonesia ke depan.
Dalam kongres tersebut, AFI juga melakukan penambahan posisi Wakil Ketua Umum untuk periode kepengurusan 2024-2028. Kehadiran Novel Leonardo sebagai Wakil Ketua Umum I menjadi bagian dari struktur baru organisasi.
Posisi Wakil Ketua Umum II tetap ditempati oleh M Attamimi Halilintar. Susunan kepengurusan baru itu diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan program kerja organisasi dalam beberapa tahun mendatang.
Sementara itu, jabatan Sekretaris Jenderal kini resmi diisi oleh Budi Setiawan. Dia menggantikan pejabat sebelumnya, Perbager Raj, yang mengundurkan diri dari jabatannya.
Pergantian struktur kepengurusan tersebut menjadi bagian dari hasil kongres yang digelar di Jakarta. AFI berharap perubahan yang dilakukan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan futsal nasional.
Adapun posisi Ketua Umum AFI untuk periode 2024-2028 tetap dipegang oleh Michael Victor Sianipar. Kepemimpinan baru ini akan menjadi motor utama dalam menjalankan agenda pembinaan dan pengembangan futsal Indonesia.
Berikut susunan kepemimpinan Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) terbaru untuk periode 2024-2028:
Ketua Umum: Michael Victor Sianipar
Sekretaris Jenderal: Budi Setiawan
Wakil Ketua Umum 1: Novel Leonardo
Wakil Ketua Umum 2: M Attamimi Halilintar
(igp)
Load more