Format Baru Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 Bikin Timnas Indonesia Wajib Waspada, Nova Arianto Beri Pesan Tegas
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memberikan respons terkait format baru dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Ia meminta para pemainnya siap bersaing dalam sistem baru berupa promosi dan degradasi.
AFC resmi melakukan perubahan besar terhadap format Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Regulasi anyar tersebut dipastikan bakal membuat persaingan menuju putaran final semakin ketat dan penuh tantangan.
Perubahan ini menjadi salah satu langkah besar AFC dalam membenahi sistem kompetisi usia muda di Asia. AFC kini menerapkan format dua fase dengan mekanisme promosi dan degradasi untuk pertama kalinya dalam ajang tersebut.
Mulai edisi kali ini, babak kualifikasi akan dibagi ke dalam dua tingkatan berbeda. Sistem tersebut dibuat agar persaingan antarnegara menjadi lebih seimbang dan kompetitif.
- AFC.com
Fase kualifikasi utama nantinya diikuti oleh 32 tim yang dibagi ke dalam delapan grup. Setiap grup akan bersaing ketat demi memperebutkan tiket menuju putaran final.
Delapan juara grup dan tujuh runner-up terbaik akan langsung lolos ke putaran final. Mereka nantinya akan bergabung bersama tuan rumah China yang otomatis mendapatkan tempat di fase utama turnamen.
Sementara itu, tim-tim yang berada di papan bawah klasemen akan mengalami degradasi ke fase pengembangan. Fase tersebut menjadi kompetisi khusus bagi negara-negara dengan performa yang masih tertinggal di level Asia.
Fase pengembangan sendiri akan diikuti oleh 12 tim. Mereka nantinya akan bersaing demi mendapatkan promosi ke fase kualifikasi utama pada edisi berikutnya.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Saat ditanya terkait kesiapan para pemainnya menatap format baru di babak kualifikasi, Nova Arianto memberikan jawaban tegas.
Nova mengatakan bahwa para pemain harus siap melakoni ajang kualifikasi dengan sistem baru, yakni promosi dan degradasi. Maka dari itu, ia mengaku telah menggelar pemusatan latihan sejak 10 Mei lalu sebagai langkah persiapan.
Menurutnya, pemusatan latihan ini menjadi langkah awal untuk melihat kondisi para pemain, termasuk nama-nama diaspora yang bergabung.
Total ada tujuh pemain diaspora yang dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia U-20, yakni Mathew Baker dari Melbourne City, Timothy Baker dari Western United, Zinadein Ardiansyah dari Sydney FC, Eizar Tanjung dari Sydney FC, Welber Jardim dari São Paulo, Igor Sanders dari FC Eindhoven, dan Amar Brkić dari Darmstadt.
Load more