2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi
- Instagram @uscremonese
tvOnenews.com - Banyak cerita berbeda dari para pemain Timnas Indonesia khususnya yang berkarier di luar negeri bersama klubnya jelang akhir kompetisi.
Ada yang sukses bawa klubnya juara, namun ada juga pemain Timnas Indonesia yang gagal hindarkan timnya dari bayang-bayang degradasi musim depan.
Seperti diketahui bahwa pelatih John Herdman telah memilih 44 nama jelang agenda FIFA Matchday Timnas Indonesia pada awal Juni mendatang.
Para pemain tersebut dianggap layak masuk skuad Timnas Indonesia berkat penampilan memukau bersama klubnya masing-masing sepanjang musim.
Sebagai contoh, ada Elkan Baggott (Ipswich Town), Joey Pelupessy (Lommel SK) hingga Nathan Tjoe-A-On (Willem II) yang sukses antar timnya promosi.
Namun ada juga pemain Timnas Indonesia yang tidak berhasil mengangkat timnya dari ancaman degradasi. Padahal, mereka tampil impresif sepanjang musim ini.
Walau begitu, John Herdman tetap memanggilnya ke skuad Garuda karena tenaga para pemain ini cukup dibutuhkan bagi Timnas Indonesia.
Berikut ini pemain Timnas Indonesia yang gagal hindari timnya dari jerat degradasi.
1. Emil Audero (Cremonese)
- REUTERS/Ciro De Luca
Datang dari Como 1907 dengan status pinjaman, Emil Audero diharapkan bisa kembali mendapat menit bermain reguler ketika disekolahkan ke Cremonese.
Benar saja, Emil Audero mendapat garansi tampil sepanjang musim ini. Total 34 laga dimainkan kiper Timnas Indonesia itu dengan 11 clean sheet untuk Cremonese.
Namun apes bagi Emil Audero, ia gagal mengangkat Cremonese dari jerat degradasi. Ini karena di laga penutup Serie A, mereka kalah dari Como, tim asal sang kiper.
Gawang Emil Audero dibombardir empat gol oleh pasukan Cesc Fabregas yang pada akhirnya memberi sang lawan satu tempat di Liga Champions musim depan.
Sebaliknya, Cremonese harus kembali ke Serie B setelah hanya finis di urutan ke-18 dengan perolehan 34 poin, hasil 8 menang, 10 seri dan 20 lainnya kalah.
2. Ragnar Oratmangoen (FCV Dender)
- FCV Dender
Ragnar Oratmangoen yang memperkuat FCV Dender harus berhadapan dengan Lommel SK, tim asal Joey Pelupessy untuk satu tempat di kasta tertinggi Liga Belgia.
FCV Dender merupakan tim Liga Pro Belgia yang harus ikut play-off degradasi. Lawannya adalah Lommel SK, tim kasta kedua yang ingin naik kelas.
Ragnar Oratmangoen pada akhirnya harus rela melihat timnya turun kasta ke kasta bawah setelah kalah 2-3 di leg pertama dan imbang 0-0 dengan Lommel SK, klubnya Joey Pelupessy.
Di laga leg kedua itu, Ragnar Oratmangoen ditarik keluar pada menit ke-82 setelah hanya mampu melepaskan satu tendangan saja ke gawang Lommel SK.
Pada musim ini, Ragnar Oratmangoen agak kesulitan dapat menit bermain dari FCV Dender. Ia hanya tampil 19 kali dengan satu gol gegara cedera yang dideritanya.
(han)
Load more