News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Kiper Timnas Indonesia Kena Musibah Beruntun, Degradasi Sebelum FIFA Matchday ‎

Meski datang dengan situasi kurang ideal, Riyandi dan Emil tetap diproyeksikan masuk dalam rencana Timnas Indonesia untuk agenda internasional mendatang.
Rabu, 27 Mei 2026 - 15:58 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero di Cremonese
Sumber :
  • REUTERS/Ciro De Luca

‎Jakarta, tvOnenews.com - Dua kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi dan Emil Audero Mulyadi, tengah menghadapi situasi kontras jelang bergabung dalam pemusatan latihan skuad Garuda. Keduanya sama-sama harus menerima kenyataan pahit setelah klub yang mereka bela terdegradasi pada akhir musim ini.

‎Kondisi tersebut terjadi tepat sebelum keduanya memenuhi panggilan dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Meski datang dengan situasi kurang ideal, Riyandi dan Emil tetap diproyeksikan masuk dalam rencana Timnas Indonesia untuk agenda internasional mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Saat ini, Timnas Indonesia memang sedang menyiapkan dua program pemusatan latihan berbeda untuk menghadapi agenda padat sepanjang pertengahan tahun 2026. John Herdman lebih dulu fokus membentuk skuad bayangan untuk turnamen Piala AFF 2026.

‎Program TC pertama nantinya hanya diisi oleh pemain-pemain lokal yang tampil di kompetisi Super League. Sebanyak 23 nama diproyeksikan menjadi tulang punggung tim untuk tampil di ajang level Asia Tenggara tersebut.

‎Setelah agenda Piala AFF selesai dipersiapkan, Herdman baru akan mengumpulkan kekuatan utama Timnas Indonesia. Skuad senior Garuda dijadwalkan menjalani dua pertandingan uji coba internasional pada FIFA Matchday Juni mendatang.

‎PSSI sendiri sebelumnya telah merilis daftar sementara berisi 44 pemain untuk mengikuti agenda tim nasional. Jumlah tersebut nantinya masih akan dipangkas sebelum laga resmi dimulai.

‎Menariknya, dari total 44 pemain itu terdapat tiga nama yang harus mengalami degradasi bersama klub masing-masing pada musim ini. Dua di antaranya berposisi sebagai penjaga gawang dan dipastikan tetap masuk radar tim pelatih Timnas Indonesia.

‎Kiper pertama yang mengalami nasib kurang beruntung adalah Muhammad Riyandi. Penjaga gawang milik Persis Solo itu harus menerima kenyataan klubnya turun kasta dari kompetisi tertinggi Super League musim depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Sepanjang musim ini, performa Riyandi memang belum sepenuhnya stabil bersama Persis Solo. Kiper berusia 26 tahun tersebut tercatat hanya tampil dalam 23 pertandingan setelah sempat kehilangan tempat utama karena kehadiran Vukasin Vranes.

‎Meski demikian, John Herdman kabarnya masih menaruh kepercayaan kepada Riyandi untuk masuk skuad Timnas Indonesia. Ia diproyeksikan menjadi pelapis utama Nadeo Argawinata dalam ajang Piala AFF 2026 mendatang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Dipecat PBVSI, Sergio Veloso Kini Jadi Pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027

Resmi! Dipecat PBVSI, Sergio Veloso Kini Jadi Pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027

Setelah didepak oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dan tak jadi melatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso kini menjadi pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027.
Peralta Buka Suara soal Grup Neraka Persib di ASEAN Club Championship, Ada 6 Tim Kuat yang Siap Jadi Penghalang

Peralta Buka Suara soal Grup Neraka Persib di ASEAN Club Championship, Ada 6 Tim Kuat yang Siap Jadi Penghalang

Mariano Peralta menilai Grup B ASEAN Club Championship 2026/27 sangat sulit. Persib harus menghadapi klub-klub kuat Asia Tenggara di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Finis di Peringkat ke-9, Krisna Septiana Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia dari Cabor Kano Slalom Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-9, Krisna Septiana Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia dari Cabor Kano Slalom Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Kano Slalom nomor Kayak tunggal putra yakni Krisna Septiana, gagal mempersembahkan medali Asian Games 2026.
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
RUU LLAJ Dibongkar Ulang, Aturan Ojol hingga Platform Digital Masuk Pembahasan DPR

RUU LLAJ Dibongkar Ulang, Aturan Ojol hingga Platform Digital Masuk Pembahasan DPR

Komisi V DPR mulai membahas revisi UU LLAJ bersama pemerintah. RUU mengatur transportasi daring, platform digital, hingga keselamatan lalu lintas.
Hasrul Benny Harahap Soroti Pemanggilan Advokat dalam Proses Penyidikan Perkara Pidana

Hasrul Benny Harahap Soroti Pemanggilan Advokat dalam Proses Penyidikan Perkara Pidana

Hal itu disampaikan Hasrul Benny dalam Diskusi Advokat Sumatera Utara yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Medan dengan tema “Pemanggilan Advokat Terkait Penyelidikan dan Penyidikan Perkara Pidana” di Medan, Selasa(29/9/2026).

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT