News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Oman Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Diperkuat Rekan Setim Pratama Arhan

Profil Oman calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 yang ternyata diperkuat rekan setim Pratama Arhan dan punya ranking jauh lebih tinggi.
Senin, 1 Juni 2026 - 14:04 WIB
Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan menarik pada FIFA Matchday Juni 2026.

Skuad Garuda dijadwalkan menjamu Timnas Oman dalam pertandingan persahabatan internasional yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat, 5 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga ini menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk mengukur kekuatan menghadapi salah satu tim kuat dari kawasan Timur Tengah yang selama ini dikenal memiliki kualitas kompetitif di level Asia.

Oman bahkan sudah menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi pertandingan tersebut.

Tim berjuluk The Reds itu dilaporkan telah bertolak dari negaranya sejak 29 Mei 2026 dan tiba lebih awal di Indonesia guna menjalani persiapan secara maksimal.

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, membawa total 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan yang menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Teluk Arab 2026 dan putaran final Piala Asia 2027.

Pelatih asal Maroko tersebut tidak setengah-setengah dalam memilih skuad. Ia memanggil para pemain terbaik yang berkarier di kompetisi domestik maupun luar negeri.

Berdasarkan laporan media Oman Observer, fokus utama pemusatan latihan kali ini adalah meningkatkan kesiapan fisik, memperkuat aspek teknis permainan, membangun kekompakan tim, serta mengevaluasi sejumlah opsi pemain sebelum menghadapi agenda resmi berikutnya.

Oman Masih Unggul dari Indonesia

Jika melihat ranking FIFA terbaru, Oman masih berada cukup jauh di atas Indonesia.

Saat ini Oman menempati peringkat ke-79 dunia, sedangkan Timnas Indonesia berada di posisi ke-122.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Oman masih menjadi salah satu negara yang cukup disegani di kawasan Asia Barat.

Selain unggul dalam ranking, Oman juga memiliki catatan pertemuan yang lebih baik saat menghadapi Indonesia.

Pertemuan terakhir kedua negara terjadi dalam laga uji coba yang berlangsung di The Sevens Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab, pada 29 Mei 2021.

Saat itu Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Oman dengan skor 1-3.

Meski demikian, kondisi kedua tim saat ini tentu sudah jauh berbeda. Indonesia kini memiliki generasi pemain yang lebih matang dan berpengalaman dibanding beberapa tahun lalu.

Tim Kompetitif di Kawasan Teluk

Walaupun belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, Oman memiliki sejarah cukup baik di level regional.

Negara tersebut telah dua kali menjuarai Piala Teluk, masing-masing pada edisi 2009 dan 2018.

Prestasi itu membuktikan bahwa Oman bukan tim yang bisa dianggap remeh di kawasan Arab.

Selain itu, pencapaian terbaik mereka di ajang Piala Asia Barat (WAFF) adalah menempati posisi ketiga pada tahun 2012.

Sama seperti Indonesia, Oman juga gagal merebut tiket menuju Piala Dunia 2026 setelah finis di posisi terbawah Grup A pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.

Karena itu, laga FIFA Matchday nanti akan dimanfaatkan kedua tim sebagai bagian dari proses pembenahan menuju target yang lebih besar di masa depan.

Rekan Setim Pratama Arhan Jadi Ancaman Utama

Dari daftar pemain yang dipanggil Tarik Sektioui, ada beberapa nama yang patut mendapat perhatian khusus dari skuad Garuda.

Salah satu yang paling berbahaya adalah Muhsen Al Ghassani.

Penyerang berusia produktif itu saat ini bermain untuk klub Thailand, Bangkok United, dan menjadi rekan setim bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan.

Kehadiran Muhsen tentu menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Indonesia. Ketajamannya sudah terbukti di level klub.

Sejak bergabung dengan Bangkok United, Muhsen Al Ghassani telah mencatatkan 35 gol dan enam assist dari 80 pertandingan di berbagai kompetisi.

Selain Muhsen, Oman juga membawa Issam Al Sabhi yang saat ini memperkuat klub Irak, Al-Quwa Al-Jawiya.

Nama lain yang menarik perhatian adalah Khaid Al Braiki, satu-satunya pemain Oman yang berkarier di Eropa.

Saat ini ia bermain bersama Artis Brno yang berkompetisi di kasta kedua Liga Republik Ceko.

Sementara mayoritas pemain lainnya berasal dari kompetisi domestik Oman yang selama ini menjadi tulang punggung tim nasional mereka.

Kesempatan Berharga bagi Timnas Indonesia

Pertandingan melawan Oman bukan sekadar laga persahabatan biasa bagi Timnas Indonesia.

Selain menjadi sarana evaluasi taktik bagi pelatih, duel ini juga berpotensi memberikan tambahan poin FIFA yang cukup berharga apabila skuad Garuda mampu meraih hasil positif.

Menghadapi tim yang berada di jajaran 80 besar dunia tentu menjadi ujian penting untuk mengukur perkembangan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan materi pemain yang dimiliki kedua tim serta motivasi yang sama-sama tinggi, duel Timnas Indonesia kontra Oman diprediksi berlangsung menarik dan layak dinantikan oleh para pencinta sepak bola Tanah Air.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026
Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Kemenangan 2-1 Persib Bandung atas Melbourne Victory di Stadion Rectangular Melbourne, Rabu (4/11/2026) membuat Persib menjadi klub Indonesia pertama yang menang di kandang klub Australia. 

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT