Timnas Indonesia Tak Perlu Takut, Mesin Gol Oman Rp13,9 Miliar Ini Pernah Dibuat Mati Kutu oleh Persib Bandung
- Instagram/m7snooh11
tvOnenews.com - Timnas Indonesia bersiap melakoni laga krusial dalam ajang FIFA Matchday 2026 menghadapi Timnas Oman pada Jumat (5/6/2026) mendatang.
Pertandingan persahabatan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta ini, menjadi ujian berat sekaligus peluang besar bagi skuad Garuda untuk mengukur kekuatan mereka.
Salah satu sorotan utama menjelang laga tertuju pada lini depan Oman yang diperkuat oleh bomber tajam andalan mereka, Muhsen Al-Ghassani.
Pemain berbahaya yang berstatus sebagai mesin gol klub Bangkok United tersebut ikut diboyong ke Jakarta demi membongkar pertahanan tuan rumah.
- Instagram/m7snooh11
Kehadiran pemain dengan nilai pasar Rp13,9 miliar ini di atas lapangan jelas patut diwaspadai secara khusus oleh barisan belakang Indonesia.
Pasalnya, penyerang tangguh ini memiliki rekam jejak yang mentereng di level internasional dengan catatan 17 gol dari total 73 penampilan bersama Timnas Oman.
Bahkan, ia memiliki memori manis tersendiri saat berhasil membobol gawang Timnas Indonesia pada laga uji coba tahun 2021 silam, membawa negaranya menang 3-1 di Muscat saat Skuad Garuda masih ditangani Shin Tae-yong.
Ketajamannya musim ini bersama Bangkok United juga sangat luar biasa, di mana ia sukses membukukan 13 gol dan 4 assist dari 39 laga di semua kompetisi.
Di ajang antarklub Asia, AFC Champions League 2 (ACL 2) 2025/2026, ia menjadi momok dengan koleksi 6 gol dari 11 penampilan.
Kendati memiliki statistik performa yang mengerikan, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya bisa bernapas sedikit lega dan menatap laga dengan optimisme tinggi.
Fakta menariknya, dari kompetisi tingkat Asia menunjukkan bahwa Al-Ghassani pernah dibuat benar-benar tidak berdaya saat berhadapan dengan klub perwakilan Indonesia, Persib Bandung, di babak grup ACL 2 musim ini.
Dari total enam gol yang ia cetak sepanjang turnamen regional tersebut, tidak ada satu pun gol yang berhasil bersarang ke gawang klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
- Instagram/m7snooh11
Pada matchday kedua Grup G, Al-Ghassani tampil selama 57 menit. Namun, ia dibuat mati kutu oleh disiplinnya lini belakang Maung Bandung hingga Bangkok United dipaksa menyerah dengan skor telak 0-2.
Sementara pada pertemuan kedua di matchday keenam, ia justru absen bermain ketika Persib kembali memetik kemenangan tipis 1-0.
Pengalaman klub Indonesia dalam menjinakkan sang penyerang menjadi kabar gembira bagi John Herdman yang tengah menyusun strategi terbaik.
Guna mengulangi kesuksesan mematikan pergerakan Al-Ghassani, pelatih berkebangsaan Inggris tersebut bisa menggali informasi berharga dari para penggawa Persib Bandung yang kini dipanggil ke dalam skuad Garuda.
Keberadaan Beckham Putra dan Saddil Ramdani di Timnas Indonesia saat ini menjadi keuntungan strategis yang sangat besar, karena mereka memahami betul karakteristik permainan lawan dari pertemuan di tingkat klub.
- Instagram/m7snooh11
Laga di SUGBK ini sekaligus menjadi momentum emas bagi Timnas Indonesia untuk memutus rekor buruk sejarah pertemuan.
Sejak tahun 2007, Timnas Indonesia selalu menelan kekalahan dalam tiga pertemuan kontra Oman, yakni dengan skor 0-1 (2007), 1-2 (2011), dan 1-3 (2021).
Mampukah Rizky Ridho dkk membuat sejarah baru dalam pertemuan melawan Oman yang tinggal menghitung hari ini? (ism)
Load more