News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Oman Kena Semprot Media Sendiri usai Dipermalukan Timnas Indonesia, Akui Garuda Kini Berbahaya

Media Oman menyoroti debut mengecewakan Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di GBK. Mereka bahkan mengakui Garuda kini tidak bisa dianggap remeh.
Minggu, 7 Juni 2026 - 13:07 WIB
Timnas Indonesia vs Oman
Sumber :
  • Instagram @timnasindonesia

Selain kehilangan poin FIFA, mereka juga gagal mempertahankan dominasi yang selama ini cukup sering diperlihatkan saat menghadapi Timnas Indonesia.

Sebaliknya, kemenangan tersebut memberi tambahan poin penting bagi skuad Garuda yang membuat posisi Indonesia melonjak ke peringkat 118 dunia untuk sementara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkembangan ini menjadi bukti bahwa jarak kualitas antara Indonesia dan negara-negara papan menengah Asia semakin menipis.

Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia memang mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi kualitas pemain maupun organisasi permainan di lapangan.

Menariknya, sebelum pertandingan berlangsung, sejumlah media Oman sebenarnya sudah memberikan peringatan kepada publik bahwa Indonesia bukan lawan yang bisa dianggap enteng.

Media Al Watan bahkan secara khusus membahas perkembangan pesat yang diperlihatkan skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir.

"Tim Indonesia menunjukkan level teknik yang sangat baik di kualifikasi Piala Dunia terakhir, mencapai babak play-off sebelum tersingkir oleh Arab Saudi dan Irak," tulis Al Watan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa performa Indonesia mulai mendapat perhatian serius dari negara-negara Asia Barat.

Keberhasilan Garuda bersaing di level yang lebih tinggi membuat citra Indonesia di mata dunia sepak bola Asia mengalami perubahan signifikan.

Jika dahulu Indonesia sering dipandang sebagai tim pelengkap, kini situasinya berbeda. Banyak negara mulai melihat Garuda sebagai lawan yang mampu memberikan kejutan.

Media Oman juga menyoroti peran besar para pemain diaspora dan naturalisasi yang menjadi tulang punggung Timnas Indonesia saat ini.

Menurut mereka, kehadiran para pemain yang berkompetisi di Eropa telah mengangkat level permainan Garuda secara keseluruhan.

"Tim Indonesia memiliki pemain berpengalaman, terutama sejumlah pemain naturalisasi yang telah banyak berkontribusi bagi tim dan telah menempatkan tim Indonesia pada posisi yang kompetitif setelah sebelumnya menjadi tim yang tidak dianggap serius di Asia," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penilaian tersebut menggambarkan bagaimana persepsi terhadap Timnas Indonesia mulai berubah.

Saat ini skuad Garuda diperkuat banyak pemain yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa, mulai dari Emil Audero, Justin Hubner, Elkan Baggott, Joey Pelupessy, Ole Romeny, hingga Ragnar Oratmangoen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Ingin mendapat penghasilan tambahan dari menulis? Berikut 10 platform novel digital yang membuka peluang royalti, kontrak penulis, hingga penjualan cerita
Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT