Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Berikut 4 Fakta Mengejutkan Mozambik yang Jarang Diketahui
- cafonline.com
tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan kembali menjalani ujian penting saat menghadapi Mozambik dalam laga kedua FIFA Matchday Juni 2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB itu menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk melanjutkan tren positif setelah menang meyakinkan 3-0 atas Oman.
Meski secara ranking dan popularitas masih berada di bawah sejumlah negara besar Afrika, Mozambik bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Tim berjuluk The Mambas itu datang dengan kombinasi pemain muda penuh ambisi dan sejumlah pemain senior berpengalaman yang telah lama menjadi tulang punggung tim nasional.
Berikut sejumlah fakta menarik yang wajib diketahui tentang calon lawan Timnas Indonesia tersebut.
1. Membawa Tujuh Pemain Debutan
- afrikacup2025.nl
Salah satu hal yang paling menarik dari skuad Mozambik kali ini adalah banyaknya wajah baru yang dibawa pelatih Chiquinho Conde.
Dari total 25 pemain yang dipanggil, terdapat tujuh pemain yang belum pernah mencatatkan penampilan bersama tim nasional senior.
Mereka adalah Nelio Matsinhe, Alcidio Raice, Manuel Sergio Cumbane, Oscar Cherene, Xamin Mailosse Chalinda, Ezequiel Idalina, dan Celton Janito Jamisse.
Kehadiran para debutan ini bisa menjadi keuntungan sekaligus ancaman.
Di satu sisi mereka minim pengalaman internasional, namun di sisi lain para pemain muda biasanya memiliki motivasi berlipat untuk membuktikan kualitasnya di hadapan pelatih.
Salah satu nama yang cukup menarik perhatian adalah Nelio Matsinhe.
Gelandang milik Clube Ferroviario de Maputo tersebut terbilang misterius karena data pribadinya sangat minim.
Bahkan sejumlah basis data pemain internasional belum memiliki informasi lengkap mengenai profilnya.
2. Tetap Mengandalkan Pemain Senior Berpengalaman
Walaupun membawa banyak pemain muda, Mozambik tetap mempertahankan sejumlah sosok senior yang sudah kenyang pengalaman internasional.
Penyerang veteran Dayo Antonio menjadi pemain tertua dalam skuad dengan usia 37 tahun.
Kehadirannya memberikan pengalaman dan kepemimpinan di ruang ganti.
Sementara itu, Luis Miquissone menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di skuad saat ini.
Winger berusia 30 tahun tersebut telah mencatatkan puluhan laga internasional sejak menjalani debut pada 2015.
Selain mereka, terdapat nama-nama berpengalaman seperti Chicho, Manuel Kambala, Bheu Januario, Edmilson Dove, Infren Matola, hingga Dario Chongai yang sudah cukup lama menjadi bagian dari perjalanan sepak bola Mozambik.
Kombinasi pemain muda dan senior ini membuat Mozambik memiliki keseimbangan yang cukup baik antara energi, kecepatan, serta pengalaman bertanding.
3. Tidak Membawa Dua Bintang Terbesar Mereka
Kabar baik bagi Timnas Indonesia adalah Mozambik tidak datang dengan kekuatan terbaiknya.
Dua pemain paling terkenal yang dimiliki negara Afrika tersebut tidak masuk dalam skuad FIFA Matchday kali ini.
Salah satunya adalah Geny Catamo yang saat ini memperkuat Sporting CP, salah satu klub elite Portugal.
Pemain berusia 25 tahun itu tampil impresif sepanjang musim 2025/2026 dengan kontribusi gol dan assist yang cukup signifikan di berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions Eropa.
Selain Catamo, Mozambik juga tidak membawa Reinildo Mandava. Bek tangguh berusia 32 tahun tersebut memiliki pengalaman bermain di sejumlah klub besar Eropa seperti Atletico Madrid, Lille, hingga Benfica sebelum melanjutkan karier di Inggris.
Absennya dua pemain tersebut tentu mengurangi kekuatan The Mambas. Namun, hal itu tidak serta-merta membuat mereka menjadi lawan yang mudah ditaklukkan.
4. Punya Rekam Jejak yang Terus Meningkat
- cafonline.com
Secara prestasi, Mozambik memang belum termasuk kekuatan utama di Afrika. Mereka belum pernah memenangkan trofi besar di level internasional.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan mereka cukup menjanjikan.
Di level regional, Mozambik beberapa kali tampil kompetitif di ajang Piala COSAFA, turnamen antarnegara Afrika bagian selatan yang memiliki posisi serupa dengan Piala AFF di Asia Tenggara.
Mereka pernah menjadi runner-up pada edisi 2008 dan 2015, serta finis di posisi ketiga pada beberapa kesempatan.
Yang paling menarik, Mozambik baru saja mencatatkan pencapaian terbaik dalam sejarah mereka di Piala Afrika dengan berhasil menembus babak 16 besar edisi 2025.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kualitas sepak bola mereka terus berkembang dan layak mendapat perhatian.
Timnas Indonesia Tetap Lebih Diunggulkan
Meski Mozambik memiliki sejumlah potensi ancaman, Timnas Indonesia tetap berada dalam posisi yang lebih diunggulkan.
Faktor bermain di hadapan puluhan ribu pendukung di SUGBK menjadi keuntungan besar bagi skuad asuhan John Herdman.
Kemenangan telak atas Oman juga meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Nama-nama seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Rizky Ridho, hingga Nathan Tjoe-A-On diprediksi kembali menjadi andalan untuk membongkar pertahanan lawan.
(tsy)
Load more