Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Potret Evan Dimas Berambut Gondrong Main Bersama Eks Pemain Timnas Indonesia Curi Perhatian, Fans: 'Captain'

Potret terbaru Evan Dimas saat bermain bersama eks pemain Timnas Indonesia mencuri perhatian. Fans kompak memanggil "Captain" dan mengenang kejayaan sang legenda Garuda U-19.
Senin, 6 Juli 2026 - 17:10 WIB
Potret Evan Dimas Berambut Gondrong Main Bersama Eks Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @evandimas

tvOnenews.com - Nama Evan Dimas kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.

Bukan karena aksinya di kompetisi profesional, melainkan penampilan terbarunya yang jauh berbeda dari sosok yang selama ini dikenal sebagai kapten Timnas Indonesia U-19 era 2013.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan gelandang andalan Garuda itu tampil dengan rambut gondrong yang diikat menggunakan bando saat menghadiri laga Indonesia Fun Football Legends (IFFL).

Penampilan barunya sukses membuat banyak penggemar pangling sekaligus membangkitkan nostalgia terhadap masa-masa kejayaan Evan Dimas bersama Timnas Indonesia.

Momen tersebut dibagikan langsung oleh Evan Dimas melalui akun Instagram pribadinya usai mengikuti laga amal Indonesia Fun Football Legends (IFFL) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (5/7).

Ajang tersebut menjadi reuni para mantan pemain tim nasional Indonesia sekaligus bentuk kepedulian terhadap para eks pesepak bola nasional.

Selain menghadirkan sejumlah legenda sepak bola, pertandingan juga diikuti sejumlah figur publik.

Suasana nostalgia semakin terasa karena dua tim dipimpin oleh pelatih yang juga memiliki nama besar di sepak bola Indonesia.

Tim Merah ditangani Jacksen F. Tiago, sedangkan Tim Putih diasuh Aji Santoso.

Laga berlangsung dalam format fun match dua babak masing-masing 30 menit sehingga para legenda tetap bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan ribuan penonton.

Dalam unggahannya, Evan juga membagikan potret dirinya bersama sejumlah mantan pemain tim nasional.

Unggahan itu langsung dipenuhi komentar para penggemar yang mengaku rindu melihat sosok sang gelandang.

Banyak warganet kembali mengenang masa ketika Evan memimpin Timnas Indonesia U-19.

Beberapa komentar yang memenuhi unggahan tersebut di antaranya:

"Kangen jamanmu maen kang dim," komentar salah satu netizen.

"Aku Masih ingat hatrick mu mas saat lawan korea.." kata netizen.

"Capt!" ujar netizen.

"Legend,"tulis netizen.

"Idola," timpal netizen lain.

Panggilan "Captain" pun kembali menggema di kolom komentar, mengingat Evan Dimas pernah menjadi pemimpin generasi emas Timnas Indonesia U-19.

Selain momen bermain bersama para legenda, perubahan penampilan Evan Dimas juga menjadi sorotan.

Dalam unggahan sebelumnya di Instagram, mantan pemain Persija Jakarta itu tampil dengan rambut gondrong bergelombang yang diikat menggunakan bando.

Ia juga mengunggah foto bersama sang istri, Zahra Hakim.

Tak hanya itu, Evan juga sempat terlihat bersantai di sebuah warung kopi sambil memainkan gitar dan bernyanyi bersama rekan-rekannya.

Salah satu unggahan yang memperlihatkan kebersamaan tersebut menuliskan:

"Semalem ngobrolin gitar bersama Mas @/evhandimas di @/kawolwarunglahap. Terima kasih atas kedatangannya Mas."

Nama Evan Dimas tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013.

Saat itu, skuad besutan Indra Sjafri sukses mencatat sejarah dengan meraih gelar AFF U-19 pertama Indonesia.

Evan menjadi motor permainan sekaligus kapten tim yang mengatur ritme permainan dari lini tengah.

Kemampuan mengontrol tempo, akurasi umpan, hingga visi bermain membuatnya digadang-gadang sebagai salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Indonesia pada masanya.

Salah satu penampilan paling dikenang terjadi saat Indonesia menghadapi Korea Selatan pada Kualifikasi Piala Asia U-19 2014.

Evan Dimas mencetak hattrick yang membawa Garuda Muda meraih kemenangan bersejarah dan memastikan lolos ke putaran final.

Momen tersebut masih terus dikenang para suporter hingga sekarang.

Setelah sukses bersama tim nasional kelompok umur, karier Evan Dimas berkembang cukup pesat.

Ia pernah memperkuat beberapa klub besar Indonesia seperti Bhayangkara FC, Persija Jakarta, Barito Putera, Arema FC, Persik Kediri, hingga PSIS Semarang.

Evan juga sempat mencicipi kompetisi luar negeri bersama Selangor FC di Liga Super Malaysia.

Sebagai gelandang, Evan dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik, mobilitas tinggi, dan kecerdasan membaca permainan. Ia juga beberapa kali dipercaya menjadi kapten baik di level klub maupun tim nasional.

Sayangnya, perjalanan karier Evan Dimas tidak selalu berjalan mulus.

Cedera yang dialaminya saat membela Timnas Indonesia di ajang SEA Games menjadi salah satu titik balik yang memengaruhi performanya.

Setelah itu, kontribusinya di level klub perlahan mengalami penurunan.

Meski masih sempat bermain untuk beberapa klub Super League, Evan kesulitan menemukan kembali performa terbaik yang pernah membuatnya menjadi salah satu gelandang paling disegani di Indonesia.

Meski tidak lagi menjadi bagian dari kompetisi kasta tertinggi, Evan Dimas tetap mengabdikan dirinya untuk sepak bola Indonesia.

Saat ini ia aktif melatih pemain-pemain muda di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saraswati di Tulungagung, Jawa Timur.

Selain itu, Evan juga beberapa kali terlibat dalam kegiatan coaching clinic yang ditujukan untuk pemain usia dini.

Dalam salah satu kesempatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Evan memberikan pesan penting kepada para peserta.

"Tadi saya ngasih pesan-pesan kepada adik-adik juga. Bukan hanya skill dan teknik, tapi di dalam sekolah, itu ada attitude juga," jelas Evan Dimas.

Meski perjalanan kariernya mengalami pasang surut, nama Evan Dimas tetap memiliki tempat khusus di hati pencinta sepak bola Indonesia.

Setiap kali ia membagikan aktivitas terbaru di media sosial, komentar bernada nostalgia selalu bermunculan.

Banyak suporter berharap sang mantan kapten Garuda bisa terus berkontribusi bagi perkembangan sepak bola nasional, baik sebagai pelatih, mentor, maupun inspirasi bagi generasi muda.

Kemunculannya bersama para legenda di ajang Indonesia Fun Football Legends menjadi bukti bahwa sosok Evan Dimas masih begitu dicintai.

Bagi banyak pendukung Timnas Indonesia, ia akan selalu dikenang sebagai "Captain" yang pernah membawa harapan besar bagi sepak bola Merah Putih.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Siapa Jael Pawirodihardjo? Mengenal profil striker muda MVV Maastricht berdarah Indonesia yang mencuri perhatian dan berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.
Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Semarak puncak perayaan HUT ke-61 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan gerakan digital bagi UMKM hingga kompetisi AI untuk kreator lokal.
Mencuat Isu Gaji Kepala Daerah Bakal Naik, Ketua Banggar Ingatkan Stabilitas Fiskal: Direm Dulu

Mencuat Isu Gaji Kepala Daerah Bakal Naik, Ketua Banggar Ingatkan Stabilitas Fiskal: Direm Dulu

Mencuat terkait derasnya isu gaji kepala daerah dan wakil daerah akan naik di tengah negeri ini sedang alami ekonomi sulit. Sontak hal itu tuai komentar Banggar
Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Ajak Anak Kenal Pelabuhan, Hidup Sehat, dan Siaga Bencana lewat Portground Vol. 1

Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Ajak Anak Kenal Pelabuhan, Hidup Sehat, dan Siaga Bencana lewat Portground Vol. 1

Melalui Portground Vol. 1, PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) hadirkan ruang belajar menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal peran penting pelabuhan, keselamatan, serta bahaya narkotika.
Diharap Urai Kemacetan di Kawasan Puncak, Kereta Gantung Akan Hubungkan Summarecon-Gunung Mas

Diharap Urai Kemacetan di Kawasan Puncak, Kereta Gantung Akan Hubungkan Summarecon-Gunung Mas

Proyek kereta gantung yang menghubungkan kawasan Summarecon dengan Rest Area Gunung Mas di Jalur Wisata Puncak, melalui skema investasi swasta tanpa menggunakan APBD.
Respons Kemenkes Soal Dugaan Perundungan Dokter PPDS di RSUP Kandou Manado: Setop Pembelajaran Hingga Investigasi Tuntas

Respons Kemenkes Soal Dugaan Perundungan Dokter PPDS di RSUP Kandou Manado: Setop Pembelajaran Hingga Investigasi Tuntas

Kementerian Kesehatan mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado untuk menghentikan sementara aktivitas pembelajaran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi. 

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. 
PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan ketat terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT