Kabar Buruk Usai Dibantai Vietnam, John Herdman Pastikan Marselino Ferdinan Batal Tampil di Piala AFF 2026
- Instagram Marselino Ferdinan
Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026 tidak hanya meninggalkan luka akibat skor 0-3 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026).
Skuad Garuda juga harus menerima kabar buruk setelah dipastikan kehilangan salah satu pemain andalannya, Marselino Ferdinan, yang resmi mengakhiri turnamen lebih cepat karena cedera.
Hasil tersebut membuat langkah Indonesia menuju babak semifinal semakin berat. Tim asuhan John Herdman kini wajib meraih kemenangan pada laga terakhir menghadapi Singapura jika ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Situasi semakin sulit karena Herdman memastikan Marselino tidak akan bisa memperkuat Timnas Indonesia lagi di Piala AFF 2026.
Gelandang serang yang selama ini menjadi salah satu motor kreativitas Garuda itu dipastikan mengalami cedera serius setelah menjalani pemeriksaan medis.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, pelatih asal Inggris itu mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan MRI telah memastikan kondisi Marselino Ferdinan.
Meski belum bersedia mengungkap jenis cedera yang dialami pemain berusia 22 tahun tersebut, Herdman menegaskan bahwa Marselino harus dicoret dari sisa turnamen.
"Sayangnya, Marselino mengalami cedera yang membuatnya tidak bisa melanjutkan turnamen ini," kata John Herdman.
"Kami sudah menerima hasil MRI yang mengonfirmasi kondisinya. Untuk saat ini saya belum bisa menjelaskan detail jenis cederanya, tetapi yang pasti dia harus keluar dari turnamen," lanjut mantan pelatih Kanada ini.
Absennya Marselino Ferdinan menjadi pukulan telak bagi Indonesia. Sejak menembus tim senior, mantan pemain Persebaya Surabaya itu dikenal sebagai salah satu pemain paling kreatif yang mampu membuka ruang melalui kemampuan menggiring bola, visi bermain, hingga penyelesaian akhir dari lini kedua.
Pada era kepelatihan John Herdman, Marselino juga diproyeksikan menjadi salah satu pemain yang menopang filosofi permainan menyerang.
Kehilangannya membuat opsi Indonesia di sektor gelandang serang semakin terbatas menjelang laga hidup-mati melawan Singapura di laga terakhir babak penyisihan Grup A.
Meski demikian, John Herdman tetap berusaha melihat sisi positif dari situasi tersebut. Ia menilai absennya Marselino dapat menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas dan mengambil tanggung jawab lebih besar di dalam tim.
"Ini tentu sangat disayangkan karena kami tahu kualitas dan ancaman yang bisa ia berikan di lini serang. Namun sekarang akan menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk mengambil peran dan membantu tim pada pertandingan berikutnya," katanya.
Kekalahan dari Vietnam sendiri memperlihatkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Timnas Indonesia.
Garuda kesulitan mengimbangi intensitas permainan lawan sejak menit-menit awal hingga akhirnya kebobolan dua gol cepat melalui Nguyen Van Vi dan Nguyen Hai Long. Pada babak kedua, Nguyen Xuan Son melengkapi kemenangan Vietnam menjadi 3-0.
Selain kehilangan Marselino Ferdinan, Indonesia juga harus segera memperbaiki organisasi permainan dan efektivitas serangan sebelum menghadapi Singapura. Pertandingan tersebut dipastikan menjadi penentu nasib Garuda di Grup A, sehingga Herdman dituntut menemukan solusi cepat demi menjaga asa Indonesia tetap hidup di Piala AFF 2026.
Laga hidup dan mati ini akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026) mendatang. Timnas Indonesia pun wajib menang untuk bisa menembus babak semifinal. (hfp)
Load more