Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold
- Persijia
tvOnenews.com - Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani, mengungkap besarnya pengaruh Shin Tae-yong dalam membentuk fondasi Timnas Indonesia yang ada saat ini, termasuk dalam proses pemilihan pemain naturalisasi.
Meski Shin Tae-yong sudah tidak lagi menangani Timnas Indonesia, kontribusinya selama menukangi skuad Garuda masih menjadi pembahasan. Selain meningkatkan prestasi dan peringkat FIFA, pelatih asal Korea Selatan itu juga melakukan regenerasi besar-besaran di tubuh tim nasional.
Proses tersebut melahirkan sejumlah pemain muda yang kemudian menjadi bagian penting Timnas Indonesia, seperti Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, hingga Rizky Ridho.
- PSSI
Pada periode yang sama, Timnas Indonesia juga mulai diperkuat sejumlah pemain keturunan yang memiliki pengalaman bermain di Eropa. Beberapa di antaranya adalah Justin Hubner, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks.
Bahkan, pengaruh Shin Tae-yong disebut tidak hanya terasa di level senior. Pelatih Timnas Indonesia U-17 saat itu, Nova Arianto, mengaku menggunakan pembelajaran dari Shin Tae-yong ketika menghadapi Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025.
Indonesia U-17 secara mengejutkan mampu mengalahkan Korea Selatan U-17 dengan skor 1-0 pada laga perdana Grup C, Jumat (4/4/2025).
"Pastinya saya belajar banyak dari beliau (Shin Tae-yong). Setelah mempelajari permainan Korea Selatan, saya mencoba menerapkan taktik yang sama yang pernah beliau lakukan," ujar Nova Arianto, Minggu (6/4/2025).
Nova memang memiliki hubungan dekat dengan Shin Tae-yong. Ia sempat menjadi asisten pelatih asal Korea Selatan tersebut selama menangani Timnas Indonesia selama kurang lebih empat tahun. Nova juga menjadi bagian dari tim ketika Indonesia U-23 mengalahkan Korea Selatan pada Piala Asia U-23 2024.
Hasani Abdulgani Ungkap Peran Shin Tae-yong
Besarnya pengaruh Shin Tae-yong juga diungkap Hasani Abdulgani. Menurut mantan Exco PSSI tersebut, sebagian besar pemain yang menjadi fondasi Timnas Indonesia saat ini merupakan hasil dari proses yang dibangun pada era Shin Tae-yong.
"Hampir 70-80 persen pemain timnas yang ada sekarang kan hasil karya dia, lokal. Termasuk awal-awal grade yang naturalisasi, Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Justin Hubner," ungkap Hasani saat hadir di podcast Bola Bung Binder.
Pernyataan tersebut kemudian mengarah pada pembahasan mengenai proses naturalisasi pemain keturunan. Bung Binder yang menjadi pembawa acara pun menanyakan apakah sejumlah nama tersebut memang merupakan permintaan langsung Shin Tae-yong.
"Itu Shin Tae-yong yang benar-benar minta?" tanya Bung Binder.
Hasani membenarkan bahwa Shin Tae-yong memiliki peran dalam menentukan pemain yang dianggap sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia.
"Iya, Mees Hilgers dan Kevin Diks kan dia yang minta," ujarnya.
Selain Hilgers dan Diks, beberapa pemain lain seperti Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan Jordi Amat juga masuk dalam proses naturalisasi pada periode tersebut.
Namun, Hasani mengungkap bahwa tidak semua nama langsung mendapatkan persetujuan. Beberapa pemain justru sempat ditahan atau dipertimbangkan lebih lanjut oleh Shin Tae-yong sebelum akhirnya dipilih.
- Persija
"Nggak langsung di-approved, baru setelah itu dia terpilih," tuturnya.
Hasani kemudian mengingat bagaimana ketatnya proses seleksi pemain yang dilakukan Shin Tae-yong ketika dirinya masih berada di PSSI.
"Di era saya ngurus di-hold dulu, nama itu sudah masuk, saya ingat kok. Berarti begitu ketatnya cara dia menyeleksi," pungkasnya.
Load more