Tangan Kanan Nova Arianto Pantau Pemain Timnas Indonesia U-20 di GBT Jelang Piala Asia 2027, Kondisi Fisik Jadi Perhatian
- Persebaya
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Fisik Timnas Indonesia U-20, Sofie Imam, terpantau hadir langsung di laga antara Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara. Ia menyebut kehadirannya di Surabaya menjadi langkah untuk memantau kondisi fisik salah satu pemain skuad Garuda Nusantara.
Pertandingan antara Persebaya menghadapi Persijap telah usai diselenggarakan pada Jumat (30/10/2026) malam WIB di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Skuad Bajul Ijo meraih hasil imbang 1-1 dalam pekan kedelapan Super League 2026/2027.
Berdasarkan keterangan yang diterima tvOnenews.com, Sofie Imam mengatakan bahwa ini kedua kalinya dirinya hadir di Stadion GBT. Ia mengatakan tujuan datang ke Surabaya demi memantau kondisi dari salah satu pemain Timnas Indonesia U-20, yakni Aleandro Alan Maulana dan Dimas Adi.
Sofie Imam menjelaskan jika kondisi fisik dari kedua pemain itu menjadi fokus utama dalam pemantauannya tersebut. Pasalnya, langkah ini ia nilai penting menjelang persiapan menuju Piala Asia U-20 2026.
Sebelum tampil di Piala Asia U-20 2027, Timnas Indonesia U-20 dijadwalkan akan melakoni dua laga uji coba. Yordania dan Amerika Serikat dipilih menjadi lawan tanding skuad asuhan Nova Arianto tersebut.
"Alhamdulillah saya hari ini kedua kali saya datang ke Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Saya mewakili dari Coach Nova Arianto sebagai head coach Timnas U-20 untuk memantau kondisi terakhir dua pemain kami yang di Timnas U-20, Aleandro Alan, dan Dimas Adi yang ada di Persebaya," ujar Sofie, Jumat (30/10/2026).
"Karena kami ingin memastikan bagaimana kondisi terakhirnya untuk mempersiapkan dua uji coba di Antalya, Turki dengan Jordania dan Amerika," tambahnya.
Lebih lanjut, eks pelatih fisik Timnas Indonesia era Patrick Kluivert tersebut menilai bahwa kondisi fisik dari kedua pemain itu telah berkembang dengan baik.
Ia pun mengatakan bahwa dirinya memiliki standar tersendiri dalam membentuk fisik hingga kondisi tubuh dari seorang pemain untuk Piala Asia U-20 2027.
"Dari awal bertemu saya dengan Alan, secara perkembangan cukup bagus. Otomatis dari segi physically, karena saya seorang pelatih fisik yang yang dipercaya oleh Coach Nova, saya selalu monitoring perkembangan komposisi badannya," kata Sofie.
"Karena di Timnas U-20 untuk bersaing di level internasional khususnya di AFC U-20 di China besok, pasti kita mempunyai target-target komposisi badan yang ingin saya siapkan supaya bisa memberikan standar level untuk kompetisi internasional," sambungnya.
Menurutnya, perkembangan fisik khususnya massa otot dari pemain menjadi bagian yang penting jelang Piala Asia U-20 2027. Pasalnya, ia menilai jika persaingan di kompetisi domestik dengan internasional sangat berbeda dalam urusan fisik.
Sofie Imam pun mencotohkan apabila nantinya Timnas Indonesia U-20 berpeluang bertemu dengan sejumlah tim kuat seperti Jepang hingga Korea Selatan yang memiliki kondisi fisik berbeda bila dibandingkan dengan kondisi di kompetisi Super League.
"Karena kompetisi internasional dengan kompetisi di dalam negeri tuntutan secara fisik dan komposisi badannya otomatis berbeda. Kita akan bertemu negara-negara seperti Jepang, Korea, terus seperti Timur Tengah yang secara physically dia kuat," ucap Sofie.
"Nah, kita mungkin mengarah untuk membentuk ke sana. Tujuan saya ke sini juga memastikan dan memonitoring seberapa perubahan Alan ini berada di tim Persebaya," lanjutnya.
Timnas Indonesia U-20 sendiri berhasil melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2026 usai menjadi juara grup H di babak kualifikasi. Hal ini membuat skuad Garuda Nusantara diprediksi memasuki pot 3 dalam drawing.
Piala Asia U-20 2027 dijadwalkan baru akan diselenggarakan mulai 24 Maret hingga 10 April mendatang dengan China sebagai tuan rumah.
(igp/hfp)
Load more