Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun
- Instagram/Rayovallecanoc
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Indonesia setelah Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz memutuskan mengakhiri perjalanan karier profesionalnya. Mantan pemain Timnas Indonesia U-19 yang pernah merasakan pengalaman bermain di Spanyol bersama Rayo Vallecano itu memilih pensiun dini pada usia 22 tahun.
Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh manajemen Arema FC melalui pernyataan di laman dan media sosial klub pada Selasa (3/11/2026). Razzaa tidak hanya meninggalkan skuad Singo Edan, tetapi juga memutuskan untuk berhenti dari dunia sepak bola profesional.
Manajemen Arema FC menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah Razzaa bertemu langsung dengan pihak klub. Dalam pertemuan tersebut, pemain kelahiran 4 Juni 2004 itu menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri karier sebagai pesepak bola dan memulai perjalanan baru di cabang olahraga lain.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membenarkan keputusan tersebut sekaligus mengungkapkan bahwa sang pemain telah menyampaikan keinginannya secara langsung kepada manajemen.
"Razzaa sudah menghadap manajemen dan menyatakan secara resmi untuk mundur dari sepak bola. Dia merasa ada olahraga lain yang siap ditekuni," ujar Yusrinal Fitriandi dikutip dari website Arema FC.
Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Razzaa masih tergolong pemain muda dan memiliki pengalaman merasakan atmosfer sepak bola di luar negeri. Namanya sempat mencuri perhatian ketika mendapatkan kesempatan melanjutkan karier di Spanyol bersama salah satu klub yang berkompetisi di Negeri Matador.
Pernah Berkarier di Rayo Vallecano dan Murcia
Sebelum memperkuat Arema FC, Razzaa lebih dahulu meniti karier melalui kompetisi kelompok umur di Indonesia. Ia pernah memperkuat Persikabo 1973 dan Persija Jakarta Youth sebelum mendapatkan kesempatan berkarier di Spanyol.
Pada 2023, Razzaa bergabung dengan Rayo Vallecano U-23 dan mendapatkan pengalaman bermain di lingkungan sepak bola Eropa. Perjalanannya di Spanyol kemudian berlanjut bersama Murcia pada musim 2024-2025 sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Indonesia.
Di level internasional, Razzaa juga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia kelompok umur. Ia mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada Piala AFF U-19 2022 dan berhasil menyumbangkan satu gol dalam turnamen tersebut.
Setelah kembali ke Tanah Air, Razzaa menjalani kesempatan trial bersama Arema FC pada Juni 2025. Pengalamannya bermain di Spanyol menjadi salah satu modal yang dibawanya ketika berusaha mendapatkan tempat di skuad Singo Edan.
Razzaa kemudian menjadi bagian dari Arema FC untuk mengarungi kompetisi domestik. Berdasarkan catatan I.League, ia mencatatkan 15 penampilan bersama Arema FC pada kompetisi musim 2025-2026, meski belum berhasil mencetak gol.
Arema FC Hormati Keputusan Razzaa
Manajemen Arema FC mengaku menghormati sepenuhnya keputusan yang diambil pemain mudanya tersebut. Klub menilai keputusan untuk mengubah arah karier merupakan hak pribadi Razzaa yang harus dihargai.
Yusrinal juga mengakui bahwa melepas pemain muda seperti Razzaa bukan perkara mudah bagi klub. Namun, Arema FC memilih mendukung keputusan tersebut dan berharap sang pemain bisa menemukan kesuksesan dalam perjalanan barunya.
"Tentu tidak mudah melepas talenta muda seperti Razzaa, namun kami sangat menghargai kejujuran dan keberaniannya dalam menentukan arah hidup yang siap ditekuninya lebih serius. Manajemen mendoakan yang terbaik agar ia bisa sukses dan bersinar di cabang olahraga barunya," tambahnya.
Sementara itu, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai cabang olahraga yang akan menjadi pilihan Razzaa setelah meninggalkan sepak bola profesional. Arema FC juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kebersamaan sang pemain selama berseragam Singo Edan. (fan)
Load more