News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Selasa, 3 November 2026 - 20:00 WIB
Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz
Sumber :
  • Instagram/Rayovallecanoc

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Indonesia setelah Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz memutuskan mengakhiri perjalanan karier profesionalnya. Mantan pemain Timnas Indonesia U-19 yang pernah merasakan pengalaman bermain di Spanyol bersama Rayo Vallecano itu memilih pensiun dini pada usia 22 tahun.

Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh manajemen Arema FC melalui pernyataan di laman dan media sosial klub pada Selasa (3/11/2026). Razzaa tidak hanya meninggalkan skuad Singo Edan, tetapi juga memutuskan untuk berhenti dari dunia sepak bola profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajemen Arema FC menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah Razzaa bertemu langsung dengan pihak klub. Dalam pertemuan tersebut, pemain kelahiran 4 Juni 2004 itu menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri karier sebagai pesepak bola dan memulai perjalanan baru di cabang olahraga lain.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membenarkan keputusan tersebut sekaligus mengungkapkan bahwa sang pemain telah menyampaikan keinginannya secara langsung kepada manajemen.

"Razzaa sudah menghadap manajemen dan menyatakan secara resmi untuk mundur dari sepak bola. Dia merasa ada olahraga lain yang siap ditekuni," ujar Yusrinal Fitriandi dikutip dari website Arema FC.

Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Razzaa masih tergolong pemain muda dan memiliki pengalaman merasakan atmosfer sepak bola di luar negeri. Namanya sempat mencuri perhatian ketika mendapatkan kesempatan melanjutkan karier di Spanyol bersama salah satu klub yang berkompetisi di Negeri Matador.

Pernah Berkarier di Rayo Vallecano dan Murcia

Sebelum memperkuat Arema FC, Razzaa lebih dahulu meniti karier melalui kompetisi kelompok umur di Indonesia. Ia pernah memperkuat Persikabo 1973 dan Persija Jakarta Youth sebelum mendapatkan kesempatan berkarier di Spanyol.

Pada 2023, Razzaa bergabung dengan Rayo Vallecano U-23 dan mendapatkan pengalaman bermain di lingkungan sepak bola Eropa. Perjalanannya di Spanyol kemudian berlanjut bersama Murcia pada musim 2024-2025 sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Indonesia.

Di level internasional, Razzaa juga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia kelompok umur. Ia mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada Piala AFF U-19 2022 dan berhasil menyumbangkan satu gol dalam turnamen tersebut.

Setelah kembali ke Tanah Air, Razzaa menjalani kesempatan trial bersama Arema FC pada Juni 2025. Pengalamannya bermain di Spanyol menjadi salah satu modal yang dibawanya ketika berusaha mendapatkan tempat di skuad Singo Edan.

Razzaa kemudian menjadi bagian dari Arema FC untuk mengarungi kompetisi domestik. Berdasarkan catatan I.League, ia mencatatkan 15 penampilan bersama Arema FC pada kompetisi musim 2025-2026, meski belum berhasil mencetak gol.

Arema FC Hormati Keputusan Razzaa

Manajemen Arema FC mengaku menghormati sepenuhnya keputusan yang diambil pemain mudanya tersebut. Klub menilai keputusan untuk mengubah arah karier merupakan hak pribadi Razzaa yang harus dihargai.

Yusrinal juga mengakui bahwa melepas pemain muda seperti Razzaa bukan perkara mudah bagi klub. Namun, Arema FC memilih mendukung keputusan tersebut dan berharap sang pemain bisa menemukan kesuksesan dalam perjalanan barunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu tidak mudah melepas talenta muda seperti Razzaa, namun kami sangat menghargai kejujuran dan keberaniannya dalam menentukan arah hidup yang siap ditekuninya lebih serius. Manajemen mendoakan yang terbaik agar ia bisa sukses dan bersinar di cabang olahraga barunya," tambahnya.

Sementara itu, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai cabang olahraga yang akan menjadi pilihan Razzaa setelah meninggalkan sepak bola profesional. Arema FC juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kebersamaan sang pemain selama berseragam Singo Edan. (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

Untuk membantu proses editing penulisan, lebih bagus yang mana antara kedua platform AI ChatGPT atau Claude? Berikut penjabaran selengkapnya pada artikel ini.
Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Berdasarkan perincian data pada poster pencarian, perkiraan waktu hilangnya Cheon Yuri terjadi terjadi pada rentang waktu antara pukul 12.30 hingga 14.00 WITA.
Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Ford kembali melakukan penarikan kendaraan atau recall dalam jumlah besar. Kali ini, sebanyak 30.123 unit truk F-Series terdampak masalah pada kabel pintu.
BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT