News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Akhirnya Angkat Bicara usai Satoru Mochizuki Mendadak Berpisah dengan Timnas Putri Indonesia

PSSI berterima kasih atas dedikasi Satoru Mochizuki setelah berpisah dari Timnas Putri Indonesia dengan dua gelar Piala AFF Wanita beruntun untuk Indonesia.
Jumat, 6 November 2026 - 17:47 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Satoru Mochizuki
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Satoru Mochizuki atas kontribusinya selama membangun sepak bola putri Indonesia. Pelatih asal Jepang tersebut meninggalkan sejumlah pencapaian penting, termasuk dua gelar juara Piala AFF Wanita secara beruntun bersama Garuda Pertiwi.

Apresiasi tersebut disampaikan di tengah berakhirnya kebersamaan Mochizuki dengan Timnas Putri Indonesia. Perpisahan itu diumumkan melalui akun Instagram resmi Timnas Indonesia pada Kamis (5/11/2026), setelah sang pelatih menjalani perjalanan bersama sepak bola putri Tanah Air sejak 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Wanita, Vivin Cahyani Sungkono, secara khusus mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Mochizuki. Menurutnya, kehadiran pelatih berusia 61 tahun tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan Timnas Putri Indonesia.

"Tentunya kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Coach Satoru Mochizuki atas dedikasi, kerja keras, dan komitmennya dalam membangun sepak bola putri Indonesia. Dua gelar AFF Women's Cup secara beruntun dan lolos ke Piala Asia Putri U-17 2027 merupakan pencapaian bersejarah yang patut kita banggakan bersama," ujar Vivin.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Vivin menegaskan, kontribusi Mochizuki tidak hanya terlihat dari trofi yang berhasil dipersembahkan kepada Indonesia. Ia juga dinilai berperan dalam meningkatkan kepercayaan diri pemain serta memberikan pengalaman berharga untuk menghadapi persaingan sepak bola internasional.

"Lebih dari sekadar gelar juara, kami mengapresiasi kontribusinya dalam memberikan pengalaman, membangun kepercayaan diri, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi para pemain putri Indonesia untuk berkembang dan bersaing di level internasional. Kami berharap Coach Mochizuki selalu sukses dalam perjalanan berikutnya," tambah Vivin.

Mochizuki pertama kali dipercaya menangani Timnas Putri Indonesia pada 20 Februari 2024. Salah satu keberhasilan terbesarnya datang pada tahun yang sama ketika ia membawa Garuda Pertiwi meraih gelar juara Piala AFF Wanita 2024.

Dalam pertandingan final, Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1. Keberhasilan tersebut menjadi catatan istimewa karena merupakan trofi internasional pertama sepanjang sejarah Timnas Putri Indonesia.

Perjalanan Mochizuki bersama sepak bola putri Indonesia sempat mengalami perubahan pada 2025 ketika PSSI mengalihkan tanggung jawabnya ke bidang pengembangan. Namun, ia kembali mendapatkan kepercayaan memimpin tim senior pada April 2026 dan langsung membuktikan kemampuannya dengan membawa Indonesia kembali menjadi juara.

Pada final Piala AFF Wanita 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, Garuda Pertiwi tampil meyakinkan dengan menghancurkan Laos lima gol tanpa balas. Hasil tersebut memastikan Indonesia sukses mempertahankan gelar yang sebelumnya diraih dua tahun lalu.

Keberhasilan itu sekaligus menjadikan Mochizuki sebagai salah satu sosok penting dalam sejarah perkembangan sepak bola putri Indonesia. Dua trofi Piala AFF Wanita yang diraih pada 2024 dan 2026 menjadi pencapaian besar selama perjalanan kepelatihannya bersama Garuda Pertiwi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain prestasi di level senior, Mochizuki juga tercatat memiliki kontribusi dalam pencapaian Timnas Putri Indonesia U-17 yang mendapatkan tiket ke Piala Asia Putri U-17 2027. Deretan hasil tersebut menjadi bagian dari warisan yang ditinggalkan pelatih asal Jepang itu setelah kebersamaannya dengan PSSI berakhir.

Hingga Jumat (6/11/2026), PSSI belum mengumumkan sosok yang akan mengisi posisi pelatih kepala Timnas Putri Indonesia selanjutnya. Berakhirnya perjalanan Mochizuki pun menjadi momentum bagi federasi untuk melanjutkan pembinaan sepak bola putri setelah mencatatkan dua gelar regional secara beruntun.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banyak Rekor Nasional Pecah di IOAC 2026, Harlin E Rahardjo Dorong Para Perenang Indonesia Jajal Kompetisi Internasional

Banyak Rekor Nasional Pecah di IOAC 2026, Harlin E Rahardjo Dorong Para Perenang Indonesia Jajal Kompetisi Internasional

Gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) menghadirkan banyak sekali catatan positif pada empat hari penyelenggaraannya sejauh ini.
Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Dalam narasinya, @multhia67 mengungkapkan kekecewaannya karena menilai SD Labschool Cibubur mengambil keputusan yang dianggap kurang tepat dalam kasus ini.
Produksi Fiat 500 di Italia Kembali Dihentikan, Krisis Cip dan Permintaan Rendah Jadi Penyebab

Produksi Fiat 500 di Italia Kembali Dihentikan, Krisis Cip dan Permintaan Rendah Jadi Penyebab

Produksi Fiat 500 di Italia kembali menghadapi gangguan. Stellantis memperpanjang penghentian sementara aktivitas pabrik Mirafiori di Turin.
Timnas Indonesia Berpeluang Uji Coba Lawan Australia usai Situasi Timur Tengah Tak Menentu, Ini Skenarionya

Timnas Indonesia Berpeluang Uji Coba Lawan Australia usai Situasi Timur Tengah Tak Menentu, Ini Skenarionya

Pemain Australia khawatir ke Timur Tengah. Jika batal ke Yordania, muncul skenario dua laga kandang-tandang kontra Timnas Indonesia, tetapi belum disepakati.
Direksi Pengembang Kawasan Kota Baru Parahyangan Bandung Dipanggil KPK

Direksi Pengembang Kawasan Kota Baru Parahyangan Bandung Dipanggil KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pihak Kota Baru Parahyangan masih berstatus saksi dalam pemeriksaan.
Hasil Liga Voli Korea 2026/2027, Jumat 6 November: IBK Altos Buat Juara Bertahan Gigit Jari

Hasil Liga Voli Korea 2026/2027, Jumat 6 November: IBK Altos Buat Juara Bertahan Gigit Jari

Hasil Liga Voli Korea 2026/2027, Jumat 6 November pertandingan dua tim papan atas, IBK Altos vs GS Caltex yang berlangsung di Hwaseong General Indoor Gymnasium.

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT