Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kronologi Timnas Indonesia batal melakoni laga uji coba dalam FIFA Matchday November 2026. Ia menyebut skuad Garuda sejatinya telah memiliki rencana untuk menghadapi dua tim dalam agenda tersebut.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia batal melakoni laga uji coba pada FIFA Matchday November 2026, termasuk salah satunya menghadapi Yordania.
Laga melawan Yordania awalnya direncanakan berlangsung dengan status tandang. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027.
Namun, AFC secara resmi mengumumkan bahwa jadwal Piala Asia 2027 mengalami perubahan, dari yang semula digelar pada 7 Januari menjadi 23 Desember 2027.
Sebagai gantinya, pelatih John Herdman memutuskan untuk menggelar pemusatan latihan (TC) selama sepekan di Bali.
Saat ditanya mengenai hal tersebut, Rizky Ridho secara terbuka memberikan bocoran terkait kronologi Timnas Indonesia memutuskan absen dalam FIFA Matchday dan hanya menggelar TC.
Ridho menjelaskan bahwa dirinya telah mendapatkan panggilan untuk mengikuti TC Timnas Indonesia di Bali. Ia menyebut masih ada sejumlah pemain Persija lainnya yang kemungkinan turut mengikuti agenda tersebut.
"TC Bali alhamdulillah saya dapat panggilan, jadi insyaallah hari Senin saya berangkat ke sana mungkin sama beberapa pemain dari Persija juga, mungkin besok atau lusa ada list-nya juga," ujar Ridho usai laga kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (7/11/2026).
Lebih lanjut, bek Timnas Indonesia tersebut membocorkan bahwa skuad Garuda awalnya berencana menggelar laga uji coba melawan Yordania dan Kuwait.
Namun, rencana tersebut harus dibatalkan karena banyak pemain yang merasa khawatir dengan situasi di Timur Tengah yang dinilai tidak kondusif.
Ridho mengatakan Timnas Indonesia sempat memiliki rencana cadangan untuk menghadapi Kuwait di luar kawasan Timur Tengah, yakni di Siprus.
"Karena sebelumnya kita ada komunikasi yang pernah saya bilang juga, kita ada leadership group, jadi ada tujuh orang di situ. Kita dapat informasi juga dari pelatih, awalnya kita mau main lawan Jordan sama Kuwait, tapi pemain-pemain banyak yang kurang bersedia untuk bermain di sana karena bermain di Amman itu pun karena mereka melihat sendiri kayak di sampingnya itu Israel, dan mereka juga mengikuti berita di Saudi juga banyak bom," kata Ridho.
"Akhirnya mereka komunikasi lagi dengan pelatih, terus kita akhirnya dapat waktu itu katanya kita camp-nya di Siprus, terus kita niatnya mungkin 24 jam doang di Jordan habis itu balik Siprus lagi dan main di Siprus lawan Kuwait," tambahnya.
Selain berencana menggelar laga melawan Kuwait di Siprus, Timnas Indonesia ternyata juga sempat memiliki opsi cadangan untuk menggelar pertandingan melawan tim lain di Turki.
Meski demikian, Ridho menjelaskan bahwa rencana menghadapi Kuwait di Siprus akhirnya batal karena pihak lawan tidak menyetujui opsi tersebut.
Menurutnya, situasi itu membuat Timnas Indonesia kesulitan mencari lawan pengganti hingga akhirnya harus absen dalam FIFA Matchday November 2026.
"Tapi ternyata mungkin salah satu dari tim mereka enggak mau, kayaknya Kuwait deh enggak mau main di Siprus. Jadi terakhir lagi dapat info katanya main di Turki, lawannya saya juga enggak tahu dan mungkin karena enggak ada yang deal juga," jelas Ridho.
"Jadi mohon ini juga karena mereka juga sangat berusaha untuk mendapatkan kita lawan tanding, jadi mungkin ini solusinya biar ya kita makin dekat satu sama yang lain saja, TC-nya di Bali. Seperti itu sih," tutupnya.
(sub)
Load more