News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hujan di Pakansari Bak Tangis Timnas untuk Indonesia atas Kerusuhan Kanjuruhan

Hujan gol terjadi saat Timnas Indonesia U-17 menekuk Guam pada kualifikasi Piala Asia. Hujan pun membasahi lapangan Stadion Pakansari yang sepi tanpa penonton.
Selasa, 4 Oktober 2022 - 08:32 WIB
Timnas U-17 sujud syukur di bawah rintik gerimis di Stadion Pakansari.
Sumber :
  • tvonenews/julio

Cibinong, Jawa Barat – Hujan gol terjadi saat Timnas Indonesia U-17 menekuk Guam pada kualifikasi Piala Asia. Hujan pun membasahi lapangan Stadion Pakansari yang sepi tanpa penonton.

Tim nasional (Timnas) sepakbola Indonesia usia di bawah 17 tahun (U-17) membuktikan bisa tampil baik tanpa penonton. Justru pelatih Timnas U-17, Bima Sakti, sepakat pertandingan kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Grup B seharusnya tanpa sorak-sorai karena Indonesia tengah berdukacita teramat perih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pelatih Timnas U-17, semua korban akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, layak mendapat tempat terhormat dalam memori masyarakat Indonesia, khususnya pencinta sepakbola. 125 orang meninggal dunia dan ratusan lain luka-luka tak boleh jadi rasa sakit yang sia-sia.

Bima Sakti menyatakan, ia dan timnya tidak bisa membayangkan bila laga-laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 menggaungkan gegap-gempita kegembiraan penonton di Stadion Pakansari, saat Indonesia tengah berdukacita akibat Kerusuhan Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (01/10/2022).

"Kalau ada penonton di stadion, akan timbul euforia, teriakan-teriakan. Itu ‘kan tidak respek," ucap Bima Sakti, Senin (03/10/2022) malam, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Pengheningan cipta dan doa selama satu menit yang mengawali pertandingan pun tidak terasa cukup untuk menghormati seluruh korban nyawa, korban raga, dan korban harta-benda dalam kemalangan yang meluluh-lantakkan Kanjuruhan, Malang. Bahkan alam pun memahami kesedihan anak bangsa.

Tuhan memerintahkan malaikat untuk menebar rintik hujan di Stadion Pakansari. Titik-titik air yang berjatuhan dari awan mendung yang menggantung lesu di langit Cibinong seakan mengingatkan bahwa kesedihan pun masih mengawang di Tanah-Air yang basah.

 

Pelipur Lara dari Timnas U-17

Indonesia masih menangis dan terluka. Air mata dan darah masih menggenang akibat tragedi yang sulit dapat tempat di dalam batin dan nalar manusia. Bagaimana pertandingan sepakbola yang seharusnya memberi gol, kegembiraan, ketegangan dan keseruan berubah jadi petaka justru sesudah peluit akhir?

Tiga hari kemudian, peluit pertama berbunyi bagi Timnas U-17 yang menjalankan pertandingan pertama di kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Saat beberapa remaja usia 17 tahun dan bahkan banyak yang lebih muda meregang nyawa di Malang, pasukan Bima Sakti harus tetap tampil sakti di panggung Asia.

Dengan menguatkan diri, Tim Merah-Putih memulai pertandingan. Butuh waktu hampir 10 menit bagi Arkhan Kaka Putra Purwanto untuk memelopori perjuangan timnya saat berhadapan dengan Guam.

Setelah menyakinkan diri, anak-anak Ibu Pertiwi menguasai Pakansari. Arkhan Kaka mencetak hat-trick. Walau berduka, Pasukan Garuda Belia kian tegar setelah Tegar Islami ikut memberi gol. Berseling rezeki gol Riski Afrisal, Arkhan membukukan quat-trick. Zaky Pramana menetapkan skor 7-0 pada babak awal.

Hujan gol terulang dengan jumlah sama pada babak kedua. Sesudah kesalahan pemain Guam, anak-anak Indonesia bergantian memasukkan bola ke gawang, mulai dari Jehan Pahlevi, Muhamad Gaoshirowi, Habil Abdillah, Figo Dennis, Nabil Asyura, sampai Ji Da Bin pada ujung waktu. Skor akhir 14-0.

 “Air hujan pun ikut menagis melihat timnas muda main ibarat korban yang meninggal menangis di alam sana melihat timnas muda main ??…,” komentar muhasparasdar pada akun instagram PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rombongan dari Pasifik menangis karena tenggelam dalam lautan gol. Squad Bima Sakti menampakkan simpati dan empati dengan berusaha menghibur rekan-rekan dari Guam. Moga aksi Muhammad Iqbal Gwijangge dan tim juga melipur masyarakat Indonesia yang sedang larut dalam lara.

Kemenangan Timnas U-17 ibarat air yang menyiraman api amarah Kerusuhan Kanjuruhan. 14 gol Tim Merah-Putih laksana hujan membasuh perih karena terkena gas air mata. Moga perjuangan pasukan Garuda seumpama banjir yang menghanyutkan kecerobohan bangsa dalam hajat sepakbola. (raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Menang atas Malaysia Belum Bawa Timnas Indonesia ke Final, Ini Syarat Garuda Lolos FIFA ASEAN Cup 2026

Ternyata Menang atas Malaysia Belum Bawa Timnas Indonesia ke Final, Ini Syarat Garuda Lolos FIFA ASEAN Cup 2026

Duel yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menguasai persaingan Grup A.
Tepis Isu Aliran Dana Korupsi di Muktamar NU, Gus Ipul Pastikan Hoaks dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Tepis Isu Aliran Dana Korupsi di Muktamar NU, Gus Ipul Pastikan Hoaks dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf membantah keras kabar yang menyebut adanya suntikan dana korupsi dalam agenda Muktamar NU. 
Pedro Neto Puji Lini Pertahanan Portugal usai Gilas Norwegia di UEFA Nations League

Pedro Neto Puji Lini Pertahanan Portugal usai Gilas Norwegia di UEFA Nations League

Pedro Neto menyampaikan pujian kepada lini pertahanan Portugal usai kemenangan atas Norwegia. Dia mengakui bahwa ini adalah laga yang sulit untuk dimenangkan.
Stok Oseltamivir Dikeluhkan Kosong, Kemenkes Minta Warga Tak Panic Buying

Stok Oseltamivir Dikeluhkan Kosong, Kemenkes Minta Warga Tak Panic Buying

Kemenkes merespons keluhan stok oseltamivir yang kosong di sejumlah rumah sakit. Masyarakat diminta tidak panic buying dan menggunakan obat sesuai resep.
Bernardo Silva Kabur saat Ditanya soal Tekel kepada Martin Odegaard: Itu Sepak Bola

Bernardo Silva Kabur saat Ditanya soal Tekel kepada Martin Odegaard: Itu Sepak Bola

Bernardo Silva kabur saat hendak ditanya soal tekelnya kepada Martin Odegaard. Gelandang Real Madrid itu melakukannya dalam pertandingan Portugal melawan Norwegia.
Istri Mahathir Mohamad, Siti Hasmah Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun

Istri Mahathir Mohamad, Siti Hasmah Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun

Istri mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, Siti Hasmah Binti Mohamad Ali meninggal dunia usia 100 tahun, Senin (28/9/2026) pagi waktu setempat

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral pengantin bagikan anak ayam sebagai suvenir pernikahan. Warganet soroti kondisi hewan, hingga ada yang ditemukan ditinggalkan di MRT Lebak Bulus.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT