News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Pacarnya Digoda, Pelajar Ini Tembak Warga | tvOne

Kamis, 31 Desember 2020 - 17:00 WIB
  • Reporter :

Sleman, DI Yogyakarta – Seorang pelajar kelas sebelas atau dua SMA di Sleman, Yogyakarta beraksi bak Koboi di jalanan di kawasan Godean, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan menembak pengendara lain. Perkaranya sepele, ia tidak terima pacarnya digoda oleh pengemudi tersebut.

Keributan itu terjadi pada Jumat, 25 Desember 2020, sekitar pukul 21.00 WIB. Kala itu pelaku yang berinisial FMA, sedang berkendara beberapa teman perempuannya. Saat perjalanan pulang, dua Remaja lain yang berboncengan mengganggu teman perempuan FMA dengan cara berzigzag dan hampir menyerempet teman perempuan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FMA yang merasa kesal, mengejar kedua remaja tadi. Dia mengeluarkan Air gun yang dia simpan di pinggang dan menembak sebanyak tiga kali ke arah kedua remaja tadi.

Beruntung peluru mengenai helm korban sehingga remaja yang ditembak tadi tidak mengalami luka.

Korban yang merasa diserang meneriaki pelaku sehingga memancing perhatian masyarakat sekitar. Pelaku kemudian diringkus warga di Jalan Godean, Dusun Geneng RT 05 RW 04, Kelurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, DIY. Dia lantas diserahkan ke Polsek Godean.

Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Godean, IPTU Bowo Susilo mengungkapkan bahwa FMA sudah memiliki air gunnya sejak duduk di kelas 9 atau tiga SMP.

“Senjata itu dibeli tahun 2017 atau waktu kelas tiga SMP. Pelaku COD (Cash on Delivery) di Jalan Solo, dan membelinya seharga Rp1,2 juta dengan mendapatkan satu boks gotri dan tiga tabung,” kata Bowo.

Kepada polisi, FMA mengaku baru pertama kali menembakkan senjatanya ke orang lain meski air gun itu dibawanya ke mana-mana.

“Jadi setelah membeli air gun ini keterangan dari pelaku anak, itu dibawa setiap kali dia keluar untuk jaga-jaga. Setiap kali dia keluar diselipkan ke pinggangnya. Dia biasa gunakan untuk mainan, tembak botol dan lain-lain di rumahnya,” tambah Bowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini FMN terancam dipenjara hingga 12 tahun karena dijerat dengan Undang-Undang Darurat No 12 tahun 1951.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sepucuk air gun merek Piero Baretta warna hitam, 14 buah gotri, satu unit sepeda motor dan helm. (act)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Lecehkan Tiga Bocah, Pria 40 Tahun Dihakimi Massa
01:54

Lecehkan Tiga Bocah, Pria 40 Tahun Dihakimi Massa

Seorang pria berinisial Alfian (40) diamankan warga setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak di kawasan Kalideres. 
Diduga Korsleting, Kebakaran di Kalideres dan Tanjung Duren Telan Lima Korban Jiwa
01:11

Diduga Korsleting, Kebakaran di Kalideres dan Tanjung Duren Telan Lima Korban Jiwa

Kebakaran melanda kawasan permukiman di wilayah Kalideres dan mengakibatkan kerusakan serius pada bangunan rumah susun Polri pada Jumat siang. 

Jangan Lewatkan

Ambisi Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kharisma dan Keanggunan Kota Bandung, Sebut Penataan Tidak Bisa Dilakukan secara Parsial

Ambisi Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kharisma dan Keanggunan Kota Bandung, Sebut Penataan Tidak Bisa Dilakukan secara Parsial

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ingin mengembalikan kharisma, wibawa dan keanggunan Kota Bandung seperti sediakala. 
Media China Akui Timnas Indonesia Beda ‘Level’ Jelang Piala Asia U-17 2026

Media China Akui Timnas Indonesia Beda ‘Level’ Jelang Piala Asia U-17 2026

Media China sesumbar Timnas Indonesia U-17 beda level jelang Piala Asia U-17 2026. Yakin lolos ke Piala Dunia.
Anggaran Rapat Daring MBG Capai Rp5,7 Miliar, Kepala BGN: Koordinasi yang Cepat Sangat Penting

Anggaran Rapat Daring MBG Capai Rp5,7 Miliar, Kepala BGN: Koordinasi yang Cepat Sangat Penting

Menurut dia, keberhasilan program MBG tidak hanya bertumpu pada distribusi bantuan di lapangan, tetapi juga pada keseragaman pemahaman seluruh pihak yang terlibat terhadap arahan dan standar program.
Tak Hanya Edarkan Narkoba dalam Lapas, Robig Eks Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Juga Positif Sabu

Tak Hanya Edarkan Narkoba dalam Lapas, Robig Eks Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Juga Positif Sabu

Robig Zaenudin, terpidana kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang dipindahkan ke lapas Nusakambangan, Cilacap, setelah terlibat peredaran narkoba di dalam penjara.
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Timnas Indonesia Terapkan Mental Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Minta Garuda Muda Berjuang Mati-matian Demi Piala Dunia U-17 2026

Timnas Indonesia Terapkan Mental Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Minta Garuda Muda Berjuang Mati-matian Demi Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menanamkan standar tinggi berupa mentalitas Eropa kepada para pemainnya jelang kualifikasi Piala Dunia
Bicara soal Kunci Kemajuan Industri Jawa Barat, Dedi Mulyadi Soroti Pentingnya Rombak Mentalitas "Ayam Sayur" Jadi Petarung Tangguh

Bicara soal Kunci Kemajuan Industri Jawa Barat, Dedi Mulyadi Soroti Pentingnya Rombak Mentalitas "Ayam Sayur" Jadi Petarung Tangguh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal kunci utama kemajuan industri di provinsi yang dipimpinnya, yakni SDM yang punya mentalitas petarung tangguh.
Menkeu Pastikan PPN Jalan Tol dan Pajak Orang Kaya Belum Berlaku pada 2026

Menkeu Pastikan PPN Jalan Tol dan Pajak Orang Kaya Belum Berlaku pada 2026

Ia menjelaskan, dua wacana pajak tambahan itu sebenarnya sudah muncul sebelum dirinya menjabat sebagai menteri keuangan.
Indonesia Murka! Serangan Tewaskan Peacekeeper TNI Disebut Kejahatan Perang, PBB Didesak Usut Tuntas

Indonesia Murka! Serangan Tewaskan Peacekeeper TNI Disebut Kejahatan Perang, PBB Didesak Usut Tuntas

Insiden tersebut dinilai bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan berpotensi masuk kategori kejahatan perang yang melanggar hukum internasional.
Kemlu Ungkap Prajurit TNI Rico Pramudia Gugur Akibat Ledakan Artileri Tank Israel di Lebanon

Kemlu Ungkap Prajurit TNI Rico Pramudia Gugur Akibat Ledakan Artileri Tank Israel di Lebanon

Insiden tragis itu terjadi ketika proyektil keras menghantam pos UNIFIL di wilayah konflik. Praka Rico sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Beirut
ADVERTISEMENT