Tutup Menu
LIVESTREAM

Miris! Seorang Ibu Selundupkan 18 Paket Sabu ke Lapas untuk Anaknya | tvOne

Jumat, 1 Januari 2021
Oleh :

Cianjur, Jawa Barat – Berpura-pura sebagai pengunjung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B, Cianjur, Jawa Barat (Jabar), seorang ibu berinisial TC mencoba menyelundupkan 18 paket sabu untuk anaknya.

Barang haram tersebut dia sembunyikan di dalam sedotan plastik yang dimasukkan ke dalam batang sayur kangkung.

Total berat sabu tersebut sebanyak lima gram.

Menurut petugas, bila lolos dimasukkan ke dalam pejara, narkoba tersebut akan dikonsumsi pada malam pergantian tahun baru oleh empat narapidana yang salah satunya merupakan putra dari TC.

“Kebetulan kita tidak ada besuk kontak badan langsung, jadi dia mau menitipkan makanan ke dalam sesuai dengan SOP setiap barang yang dititipkan untuk dimasukkan ke dalam Lapas, kita periksa. Apalagi kita sudah mendapat informasi dari Kasat Narkoba berkaitan ada orang yang berusaha memasukkan barang tersebut. Maka kita intensifkan, akhirnya ditemukanlah sesuai dengan informasi dari Kasat Narkoba,” ujar Kalapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris Susila, Kamis, 31 Desember 2020,

Heri mengatakan terungkapnya jaringan dalam lembaga yang dipimpinnya merupakan kerjasama dengan Polres Cianjur, sebagai upaya memutus rantai pengedaran narkoba di Cianjur, khususnya jaringan Lapas. Sehingga pihaknya akan lebih meningkatkan pemeriksaan terhadap pembesuk.

"Ini prestasi perdana yang akan dilanjutkan bersama Polres Cianjur, khususnya Satnarkoba sebagai upaya memutus rantai peredaran narkoba jaringan lapas. Pola yang mereka pakai termasuk baru, memasukkan narkoba ke dalam batang kangkung," katanya.

Heri menegaskan pihaknya akan lebih teliti saat melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pembesuk dari luar ke dalam lapas. Sehingga berbagai upaya untuk menyelundupkan narkoba ke dalam lapas dapat dihentikan, sehingga Lapas Cianjur bebas dari narkoba.

"Kita akan terus menjalin kerjasama dengan Polres Cianjur, agar peredaran narkoba jaringan lapas dapat diputus dan Lapas Cianjur terbebas dari narkoba. Apapun cara yang mereka pakai untuk menyelundupkan barang haram tersebut akan kita bongkar," katanya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Ali Jupri mengatakan sabu yang dikemas ke dalam 18 paket sedotan sepanjang 5 centimeter. Kemudian dimasukkan ke dalam potongan sayur kangkung yang sudah dipesan PN (22) pada TC yang merupakan ibu kandungnya. Sabu dalam kangkung tersebut disatukan dalam paket nasi liwet, dengan dalih untuk merayakan pergantian tahun. TC merupakan warga Kelurahan Solokpandan, Cianjur.

"Terpidana PN mendapat pesanan narkoba dari rekannya sesama napi di Lapas Cianjur berinisial RI, BI dan GN, sabu rencananya akan dipakai untuk pesta pada malam pergantian tahun. Sehingga anggota langsung mengembangkan informasi yang didapatkan untuk menguntit TC," kata Ali.

Pihaknya berkoordinasi dengan Lapas Cianjur, untuk menjebak pelaku yang mengirimkan paket nasi liwet berisi sabu. Menjelang siang, TC mendatangi lapas dan langsung ditangkap petugas.

Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukanlah  barang haram itu.
"Pelaku akan dijerat dengan pasal 112 junto 114 dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun. Sedangkan untuk mereka yang sudah mendekam dengan kasus yang sama akan ditambah masa hukuman hingga sepertiga dari putusan pengadilan," katanya. (act)

Lihat juga: SIMPAN SABU DALAM KOTAK MINUMAN KEMASAN, BANDAR NARKOBA INI DICIDUK POLISI

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
img_title
41:29

[FULL] Duka di Kaki Semeru | Fakta tvOne

Gunung Semeru Erupsi. Kali ini berlangsung tiba-tiba. Tanpa peringatan. Warga panik, tak sempat lagi
img_title
21:47

Tawuran Pelajar Kapan Berakhir? | Telusur tvOne

Perilaku anarkis pelajar dalam bentuk perkelahian antar sekolah atau biasa disebut tawuran belakanga
img_title
08:10

Gedung Cyber 1 di Kuningan Terbakar, Diduga Satu Orang Meninggal Dunia

Kebakaran terjadi di Gedung Cyber 1 di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
img_title
22:13

Pupus Cinta Istri, Pembunuh Bayaran Beraksi | Waspada tvOne

Sepasang suami-istri Hasan dan Dina telah puluhan tahun menjalani hidup bersama penuh dengan cinta h
img_title
02:01

Pengedar Sabu 264 Kg Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa kasus kepemilikan narkotika jenis sabu 264 kilogram yang digelar di Pengadilan Negeri Jakar
img_title
02:12

Putus Cinta, Siswi SMA Nekat Mencoba Lompat Dari Jembatan

Diduga putus cinta, seorang siswi SMA hendak bunuh diri dengan cara terjun dari jembatan Sungai Bata
img_title
01:34

Dramatis Proses Penyelamatan Bayi Terjepit di Roda Motor

Seorang balita terjepit di roda motor karena kain sarung yang digunakan untuk menggendong bayi terli
img_title
38:38

[FULL] Sebulan Banjir Sintang, Mengapa Tak Kunjung Surut? | Fakta tvOne

Satu bulan lebih air masih menggenangi beberapa wilayah di Kalimantan Barat. Kerusakan alam dan hila
img_title
03:09

Dipicu Utang Oli, Nyawa Melayang

Dipicu utang nyawa melayang. Hanya karena uang sebesar Rp 40.000, seorang pedagang kelapa gelap mata
img_title
03:11

Buron 5 Bulan, Tiga Pria yang Bunuh Temannya Sendiri Diringkus

Selama 5 bulan menjadi buronan, tiga pria yang membunuh temannya sendiri di Teluk Betung Timur, Band
img_title
01:23

Tawuran Pelajar Pecah di Pamulang, Satu Orang Ditangkap Polisi

Dua kelompok pelajar terlibat saling serang dengan menggunakan senjata tajam di Jalan Siliwangi, Pam
img_title
11:26

Fakta-Fakta Kasus Mutilasi Kurir Ojol di Bekasi

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi di Bekasi,
img_title
02:33

Polda Jabar Ambil Alih Penyidikan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Penyidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat kini diambil alih Polda Jaw
img_title
07:12

Suka Unggah Konten TikTok, Seorang Istri Tewas di Tangan Suaminya

Tim identifikasi Polrestabes Surabaya yang datang ke lokasi kejadian menemukan korban sudah tergelet
img_title
01:46

Dua Sejoli Nekat Rampok Mini Market Demi Biaya Nikah

Sepasang kekasih merampok minimarket di Jalan Lingkar Weleri, Kendal, Jawa Tengah. Keduanya merampok
img_title
01:45

Polisi Gerebek Pelaku Penebangan Liar di Kawasan Cagar Alam Biosfer

Aktivitas penebangan pohon liar di kawasan Cagar Alam Biosfer Giam Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, R
img_title
03:31

Jasad Bocah Dalam Karung Terungkap, Pelaku Kecanduan Film Dewasa

Kasus mayat anak dalam karung diungkap Polresta Bandung, Jawa Barat. Korban adalah ALY, usia 11 tahu
img_title
05:42

Bentrok Dua Ormas di Karawang Renggut Nyawa

Salah satu korban bentrok antar ormas yang terjadi di Karawang,Jawa Barat tewas dalam perawatan di r
img_title
01:59

Baku Hantam Oknum TNI vs Polisi Berujung Damai

Perkelahian antara anggota polisi dengan anggota TNI di Ambon, Maluku berakhir dengan damai. Meskipu
img_title
21:12

Berebut Uang di Lahan Parkir Liar, Nyawa Sepupu Melayang | Waspada

Sebelumnya, sudah 10 tahun Asep menguasai lahan parkir liar di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, J
Jangan Lewatkan
Meski PPKM Level 3 Batal, Kota Semarang Tetap Lakukan Pengetatan saat Nataru

Meski PPKM Level 3 Batal, Kota Semarang Tetap Lakukan Pengetatan saat Nataru

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan pihaknya tetap memberlakukan pembatasan dan pengetatan berbagai kegiatan kemasyarakatan saat Natal dan tahun baru
Museum Rumah Adat Nan Baanjuang Memiliki 600 Koleksi Sejarah Bukittinggi

Museum Rumah Adat Nan Baanjuang Memiliki 600 Koleksi Sejarah Bukittinggi

Museum Rumah Adat Nan Baanjuang yang terletak di lokasi Taman Marga Satwa Kinantan Bukittinggi (TMSBK) Kota Bukittinggi, memiliki 600 macam benda koleksi sejarah.
Berikut Isi Lengkap Wawancara Eksklusif tvOne dengan Siskaeee

Berikut Isi Lengkap Wawancara Eksklusif tvOne dengan Siskaeee

"Saya sebenarnya tidak tahu, bahwa video yang saya unggah di situs tertentu itu heboh dan viral," ujar Siskaeee kepada tim tvOne, Rabu (8/12/2021).
Sabu Seberat 1,3 Kg Dimusnahkan BNN Sulbar Dengan Cara di Rebus

Sabu Seberat 1,3 Kg Dimusnahkan BNN Sulbar Dengan Cara di Rebus

Narkoba jenis Sabu seberat 1,3 Kg hasil sitaan dari pihak BNN Sukbar dengan Polda Sulbar, Rabu (8/12/2021) dimusnahkan dengan cara di rebus di dalam panci
Vaksinasinya Ketinggalan, Ganjar: Brebes Tegal Pemalang Harus Genjot Habis-habisan

Vaksinasinya Ketinggalan, Ganjar: Brebes Tegal Pemalang Harus Genjot Habis-habisan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta tiga daerah di Jawa Tengah yang tingkat ketercapaian vaksin belum 70% untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi.
PSSI: Uji Coba Penonton Terbatas Diterapkan di Delapan Besar Liga 2

PSSI: Uji Coba Penonton Terbatas Diterapkan di Delapan Besar Liga 2

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan bahwa pertandingan dengan kehadiran penonton secara terbatas akan diuji coba pada babak delapan besar Liga 2 2021.
Tujuh Jenazah Korban Erupsi Semeru Kembali Teridentifikasi, Ini Datanya

Tujuh Jenazah Korban Erupsi Semeru Kembali Teridentifikasi, Ini Datanya

Tim DVI Mabes Polri kembali menyampaikan hasil identifikasi tujuh jenazah korban bencana alam awan panas guguran (APG) dari Gunung Semeru.
Rekor! Covid - 19 Korsel Capai 7.000 Lebih

Rekor! Covid - 19 Korsel Capai 7.000 Lebih

Kasus harian Covid -19 Korea Selatan mencapai 7.000 lebih untuk pertama kalinya, sehingga membuat rumah sakit kewalahan akibat lonjakan kematian dan kasus parah, kata Perdana Menteri Kim Boo-kyum pada Rabu.
Piala AFF 2020: Myanmar Kalahkan Timor Leste 2-0

Piala AFF 2020: Myanmar Kalahkan Timor Leste 2-0

Pertandingan di Grup A Piala AFF 2020 yang berlangsung di Stadion National Singapura, antara Myanmar melawan Timor Leste dimenangkan oleh Myanmar dengan skor 2-0.
Ini Isi Lengkap Curhatan Mendiang Novia Ke LBH Mojokerto

Ini Isi Lengkap Curhatan Mendiang Novia Ke LBH Mojokerto

Mendiang Novia Widyasari Rahayu sempat menceritakan permasalahannya kepada Lambaga Bantuan Hukum (LBH) Permata Law di Mojokerto. Berikut isi lengkap curhatan mendiang Novia.
Trending
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Indonesia Business Forum
21:00 - 22:00
Kabar Utama
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
Selengkapnya