GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Gagalkan Penyelundupan 76 Sepeda Motor ke Timor Leste | Sidik Jari tvOne

Jumat, 12 Februari 2021 - 13:08 WIB
  • Reporter :

Surabaya, Jawa timur - Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur menggagalkan Penyelundupan ratusan kendaraan roda dua, roda empat dan kontainer hasil curian ke luar negeri. 76 sepeda motor di antaranya hendak dimasukkan secara ilegal ke Timor leste.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan dari pengungkapan tersebut lima tersangka berinisial DI (40), AP (35), SH (36), PA (43), dan M (44) ditahan beserta barang bukti kendaraan puluhan roda dua, roda empat dan kontainer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain mencuri, lima tersangka juga melakukan pengiriman kendaraan hasil kejahatannya ke luar negeri. Barang curian itu dijual ke negara tetangga, Timor Leste. Di sana sudah ada penadah-nya," ujarnya di Mapolda Jatim di Surabaya, Rabu.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah 76 unit roda dua berbagai merek, tujuh unit roda empat jenis pikap berbagai merek, tiga unit dump truk, lima unit ponsel, dua unit laptop atau komputer jinjing, serta 25 kontainer.

Di tempat sama, Wakil Direktur Reskrimum Polda Jatim AKBP Nasrun Pasaribu menuturkan kelima pelaku terbukti dengan sengaja membeli barang hasil kejahatan berupa sepeda motor dan mobil tanpa dokumen yang lengkap untuk kemudian dijual ke Timor Leste.

"Komplotan tersebut beraksi sejak empat tahun lalu. Ratusan kendaraan yang dijual ke Timor Leste merupakan hasil tindak pidana, seperti hasil curian atau hasil kredit yang sengaja tidak dibayar, lalu digelapkan dengan dijual ke pihak lain," ungkap-nya.

Sebelum diekspor, kendaraan roda dua dan roda empat yang diperoleh tersangka disimpan di gudang yang ada di Jalan Greges Nomor 61, Kota Surabaya.

Selanjutnya, komplotan pengepul kendaraan bermotor bodong ini mengirim ke Timor Leste melalui jalur laut yang setiap bulan-nya selalu ada sepeda motor dikirim.

"Tersangka mengirim kendaraan-kendaraan bodong itu dua kali dalam sebulan. Jumlahnya sesuai permintaan, bisa 10 unit sampai 15 unit," ujarnya.

Untuk sepeda motor rata-rata tersangka menjualnya dengan harga Rp7 juta per unit.

"Salah satu tersangka pernah kerja di Timor Leste sehingga punya jaringan di sana," tutur Nasrun.

Sesampainya di Timor Leste, lanjut dia, kendaraan bodong tersebut diganti dengan dokumen yang diduga palsu, menyesuaikan aturan di negara Timor Leste.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di sana sudah ada penampung-nya atau penyandang dananya. Kendaraan dari Indonesia yang hanya ada STNK, di sana diubah semua dan yang tidak ada dibuatkan (dokumen kendaraan)," kata dia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 481 KUHP subsider Pasal 480 KUHP juncto 55 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (act/ant)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Resmi Gabung Tim Juara di Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Resmi Gabung Tim Juara di Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong resmi pulang kampung usai memutuskan untuk bergabung dengan tim juara Supreme Tipaya Chonburi-E.Tech di Liga Voli Thailand 2026.
Dari Superbike ke MotoGP, Bos Pramac Yamaha Angkat Topi untuk Adaptasi Cepat Toprak Razgatlioglu dengan YZR-M1

Dari Superbike ke MotoGP, Bos Pramac Yamaha Angkat Topi untuk Adaptasi Cepat Toprak Razgatlioglu dengan YZR-M1

Adaptasi cepat Toprak Razgatlioglu menuju MotoGP mulai memunculkan optimisme di internal Pramac Racing. 
Pemain Keturunan Nepal-Kediri Ini Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiprahnya di Hong Kong Curi Perhatian

Pemain Keturunan Nepal-Kediri Ini Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiprahnya di Hong Kong Curi Perhatian

Pemain keturunan Nepal–Kediri, Jhonattan Limbu, mencuri perhatian lewat kiprahnya di Hong Kong dan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia. Simak profil serta potensinya bagi skuad Garuda.
Pertengkaran Berujung Maut, Suami di Bojongsoang Bandung Habisi Nyawa Istri

Pertengkaran Berujung Maut, Suami di Bojongsoang Bandung Habisi Nyawa Istri

Polsek Bojongsoang mengamankan seorang pria berinisial YD (47) yang diduga membunuh istrinya sendiri, EN (39) di Desa Bojongsari, Kabupaten Bandung.
Terkesan dengan Transformasi Marc Marquez, Legenda MotoGP Ini Sebut The Baby Alien Makin Berbahaya di Lintasan

Terkesan dengan Transformasi Marc Marquez, Legenda MotoGP Ini Sebut The Baby Alien Makin Berbahaya di Lintasan

Marc Marquez dinilai punya gaya balap yang lebih berbahaya usai berhasil bangkit dari cedera serius di beberapa musim terakhir.
Siasat Teddy Pardiyana Terbongkar, Mantan Asisten Ungkap Taktik Teddy Kendalikan Lina Jubaedah: Disingkirkan Sama Dia

Siasat Teddy Pardiyana Terbongkar, Mantan Asisten Ungkap Taktik Teddy Kendalikan Lina Jubaedah: Disingkirkan Sama Dia

Polemik Sule dan Teddy Pardiyana semakin memanas setelah Teddy menggugat atas penetapan hak waris anaknya, Bintang atas harta warisan mendiang Lina Jubaedah.
Pelaku Pelemparan Petasan ke Emil Audero Dihukum 4 Tahun Larangan Beraktivitas di Sepak Bola

Pelaku Pelemparan Petasan ke Emil Audero Dihukum 4 Tahun Larangan Beraktivitas di Sepak Bola

Insiden pelemparan petasan yang melukai Emil Audero sempat menghentikan pertandingan antara US Cremonese dan Inter Milan akhirnya menemukan titik terang. 
DPR Kecam Keras Guru di Jember yang Diduga Telanjangi Puluhan Murid: Opsi Pemberhentian Harus Dipertimbangkan

DPR Kecam Keras Guru di Jember yang Diduga Telanjangi Puluhan Murid: Opsi Pemberhentian Harus Dipertimbangkan

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengecam keras guru SD di Jember, Jawa Timur, diduga menelanjangi puluhan murid dengan dalih mencari uang hilang.
Besok Tahun Baru Imlek, Apakah Boleh Seorang Muslim Menerima Angpao?

Besok Tahun Baru Imlek, Apakah Boleh Seorang Muslim Menerima Angpao?

Teman-teman Khonghucu besok merayakan tahun baru Imlek, apakah boleh seorang muslim menerima angpao?
Penyebab Pemecatan Dokter Piprim Basarah oleh Menkes Diungkap RSUP Fatmawati, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Penyebab Pemecatan Dokter Piprim Basarah oleh Menkes Diungkap RSUP Fatmawati, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Pihak RSUP Fatmawati memberikan klarifikasi terkait pemecatan dokter konsultas jantung anak, Piprim Basarah Yanuarso oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
ADVERTISEMENT