Jokowi Imbau untuk Tunda Arus Balik
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo memberi imbauan kepada pemudik agar menghindari kembali ke kota asal di tanggal (25/4/2023) dan (26/4/2023) agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.
Imbauan tersebut ditujukan pada ASN, TNI, Polri dan karyawan swasta guna memecah penumpukan yang terjadi pada puncak arus balik pada tanggal tersebut.
Dalam kesempatannya presiden joko widodo mengatakan, “secara bersamaan pemerintah mengajak masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak untuk menghindari puncak arus balik tersebut dengan cara menunda atau mengundurkan jadwal kembali mudik setelah tanggal (26/4/2023)” ujarnya.
“Ketentuan ini berlaku untuk ASN, TNI, Polri dan BUMN maupun pegawai swasta yang teknisnya dapat diatur oleh instansi atau perusahaan masing-masing seperti bentuk cuti tambahan atau bentuk cuti lainnya,” tambah Presiden Joko Widodo.
Dengan pemecahan konsentrasi waktu, penumpukan kendaraan diprediksi puncak arus balik gelombang kedua akan dimulai pada hari Jumat (28/4/2023).
Adapun diketahui sebelumnya, jumlah kendaraan di gelombang pertama puncak arus balik lebaran tahun ini tercatat menurun 13 persen dari prediksi awal yaitu sebanyak 203 kendaraan.
Hal tersebut diduga terjadi setelah pemerintah mengeluarkan imbauan menghindari balik mudik. Berikut selengkapnya. (ayu)