Update Rekapitulasi Suara Pemilu 2024
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum ( Kpu) masih terus melakukan Rekapitulasi suara hasil Pemilihan Umum 2024.
Sesuai jadwal yang ditetapkan rekapitulasi suara dilakukan mulai dari 15 Februari hingga 20 Maret 2024.
Hasil sementara Real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 per Senin (19/2/2024) pukul 07.00 WIB, dengan jumlah suara masuk sebanyak 70,47 persen.
Berdasarkan penghitungan di 580.097 dari 823.236 tempat pemungutan suara (TPS) tersebut, pasangan calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh 24,35 persen atau 22.763.405 suara.
Kemudian, pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih 58,31 persen atau 54.505.337 suara.
Sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih 17,34 persen atau 16.213.499 suara.
Sementar itu, pada Minggu (18/2/2024), proses rekapitulasi suara manual di tingkat kecamatan dihentikan.
Sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota menginstruksikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar rapat pleno terbuka untuk rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan dijadwal ulang pada 20 Februari.
Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyarankan KPU untuk menghentikan penayangan informasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).
Proses penghentian rekapitulasi tersebut terungkap dari sebuah selebaran yang beredar berisi imbauan untuk menghentikan sementara pleno rekapitulasi suara untuk membersihkan data ekstrim dari Sirekap KPU.
Perintah itu memunculkan dugaan adanya upaya tersistematis mengakali suara hasil pemilu, demi utak atik kursi berujung pada jatah Ketua DPR periode 2024-2029, dan atau demi meloloskan salah satu parpol tertentu pesanan penguasa ke Parlemen. (awy)