Pondok Pesantren Ngruki Belum Terima Tamu untuk Abu Bakar Ba'asyi
Sukoharjo, Jawa Tengah - Pihak pondok pesantren Al-Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, mengaku belum menerima tamu yang ingin bertemu dengan Abu Bakar Ba'asyir.
Pada hari Jumat petang (8/1/2021) kemarin, Abu Bakar Ba’asyir telah berada di pondok pesantren al mukmin ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. “Sekitar pukul 13.35 WIB tiba bersama rombongan menempuh perjalanan kurang lebih 8 jam setelah bebas”, ujar Danitha Riyadi yang melaporkan langsung dari sukoharjo, Jawa Tengah.
Humas Panitia Penyambutan Kedatangan Ba’asyir yakni Endro Sudarsono mengungkapkan kronologis penyambutan kedatangan Abu Bakar Ba’asyir di Sukoharjo, Jawa Tengah.
“Untuk kedatangan tadi sekitar setengah 2 langsung menuju rumah beliau kemudian disambut dari pimpinan pondok pesantren Ustadz Farid Ma’ruf dari yayasan kemudian Ustadz Ibu Hanifah dan Ustadz Sholeh Ibrahim,” ungkapnya.
Endro kembali menjelaskan bahwa keluarga dan kerabat telah siap menyambut Abu Bakar Ba’asyir. Setelah itu, Ba’asyir sempat istirahat sejenak dan menyapa wartawan. “Kemudian istirahat sejenak kemudian menyapa wartawan dari jarak jauh kurang lebih 100-150 km kemudian melaksanakan sholat dhuhur bersama rombongan yang ada di Bogor.” jelasnya. Setelah melakukan sholat berjamaah, Ba’asyir juga melakukan makan bersama rombongan dan guru-guru besar Pondok Pesantren Ngruki.
Meskipun demikian, diketahui bahwa pihak Abu Bakar Ba’asyir sempat menyampaikan bahwa dirinya belum akan menerima tamu dari luar karena alasan kesehatan dan perjalanan yang ditempuh cukup jauh.
“Hari ini (8/1/2021) keluarga pondok pesantren tidak mengizinkan tamu darimana pun kecuali hari ini hanya keluarga dan para petinggi pondok pesantren disitu hanya melakukan ramah tamah sekaligus kangen-kangenan sejauh mana perkembangan pondok pesantren hingga saat ini,” kata Endro.
Setelah menjalani masa tahanan yang lama, Ba’asyir sempat mengungkapkan bahwa dirinya rindu dengan keluarga. “Tadi disampaikan keluarga yang paling dikangenin adalah ketemu dengan istri, ketemu dengan anak, dan cucu termasuk para pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin,” tutur Endro.
Ba’asyir menyampaikan jika dirinya bangga karena pembangunan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki begitu pesat hingga adanya jalan tembus yang sebelumnya Ia tidak mengetahuinya.
“Kita berharap dari pondok pesantren maupun dari keluarga bebasnya Abu Bakar Ba’asyir dapat menambah dan memperkuat daripada posisi Al Mukmin Ngruki selaku lembaga pendidikan dan lembaga dakwah serta bersama-sama dengan pemerintah mengembangkan dakwah islamiyah di Sukoharjo, Solo Raya maupun di Indonesia,” pungkasnya.
Setelah dinyatakan bebas murni, kini Abu Bakar Ba’asyir sedang fokus bersama keluarga dan belum berencana menerima tamu dari luar karena masih menjaga kesehatannya. Tak lupa Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sudah bebas secara murni. (adh)
Lihat juga: Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Tinggalkan Lapas Kelas II Gunung Sindur Kabupaten Bogor