Yogyakarta, tvOnenews.com - Polresta Yogyakarta menggerebek markas penipuan daring (love scamming) bermodus Konten pornografi yang terhubung jaringan internasional di Jalan Kaliurang–Gitogati, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Senin sore.
Penggerebekan dilakukan di sebuah ruko dua lantai yang dijadikan pusat operasional penipuan berkedok aplikasi kencan daring.
Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 64 orang yang berperan sebagai admin dan merupakan karyawan shift siang, dari total sekitar 200 karyawan yang diduga terlibat.
Petugas menyita ratusan barang bukti berupa ponsel, laptop, perangkat internet, serta kamera CCTV. Modus operandi para pelaku adalah menjual konten pornografi yang “dibungkus” sebagai layanan aplikasi kencan online untuk menjerat korban.
Ketua RW setempat menyebut ruko tersebut telah disewa sekitar setahun lalu dengan izin usaha mikro. Namun, aktivitas di dalam ruko cenderung tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Dari 64 orang yang diamankan, enam orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terdiri dari pemilik perusahaan PT Altire Trans Service serta karyawan inti yang bertugas di bidang sumber daya manusia (HRD).
Kasus ini kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta untuk pendalaman lebih lanjut, termasuk penelusuran jaringan internasional dan aliran dana hasil kejahatan. Polisi masih mengembangkan perkara guna mengungkap peran pihak lain yang terlibat.