News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Fakta Ruben Onsu Terungkap Jelang Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak

6 fakta Ruben Onsu jelang sidang perdana gugatan hak asuh anak melawan Sarwendah, mulai dari kondisi mental hingga persiapan saksi dalam persidangan mendatang.
Jumat, 10 Juli 2026 - 12:00 WIB
Presenter kondang, Ruben Onsu menangis
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube: Acara Silet Awards 2024

tvOnenews.com - Ruben Onsu tengah menjadi perhatian publik jelang sidang perdana gugatan hak asuh anak melawan Sarwendah yang dijadwalkan digelar pada 15 Juli 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Berikut enam fakta seputar kondisi Ruben Onsu, mulai dari tekanan mental hingga strategi hukum yang disiapkan pihaknya menjelang persidangan.

1. Ruben Onsu Alami Tekanan Mental dan Fisik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ruben Onsu dikabarkan sedang mengalami banyak pikiran, stres, dan kelelahan, baik secara mental maupun fisik akibat situasi yang ia hadapi. Nanda Persada, dalam tayangan Sambel Lalap (9/7/2026), mengungkapkan kondisi tersebut.

"Dari segi mental dan fisik dia kayak capek banget, gitu, Ruben. Dan dia bilang, dia hidup, dia sekarang dia bilang dia terharu dengan banyak support dari teman-teman, dari masyarakat, dari netizen, ya. Sekaligus sedih juga dia dengan situasi ini, gitu," ujar Nanda Persada.

Ia menambahkan bahwa Ruben sebenarnya tidak pernah menginginkan masalah ini melebar dan memanas ke berbagai isu lain di luar soal hak asuh anak.

"Dia enggak pernah pengin hal ini jadi melebar dan panas. Makanya dia menitikfokuskan, menitikgerakkan fokus itu ke soal anak. Nah, kalau itu jadi melebar ke mana-mana, dia sendiri enggak nyangka. Dia juga kaget dengan banyaknya netizen kita yang, apa, ya, membuka atau mengungkap hal-hal lain di luar soal anak, gitu, kan. Macam-macam, tuh, isunya, ya," tutur Nanda Persada.

2. Ruben Onsu Sedih Masalah Melebar ke Publik

Ruben merasa sedih karena masalah ini melebar ke publik dan melibatkan pihak lain, termasuk adik-adik mereka. Ia sebenarnya enggan membawa masalah ini ke jalur hukum, namun merasa terpaksa karena tidak ada jalan keluar lain.

"Dia bilang, ya, mungkin sudah harus jalannya kali, ya, seperti ini, gitu. Dia juga enggak nyangka dia melebar ke mana-mana," ungkap Nanda Persada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nanda Persada juga menyinggung soal kekecewaan Ruben terhadap sikap adiknya yang dinilai tidak berupaya berkomunikasi maupun meminta maaf di tengah situasi ini.

"Dan ada hal yang membuat dia sangat kecewa, terutama soal adiknya. Itu cerita dia, sedih adiknya seperti ini dan terlihat tidak ada komunikasi atau permintaan maaf, gitu. Adiknya Ruben, terutama, ya, adiknya Wenda juga begitu juga. Memang itu yang dibilang dengan lingkungan yang tidak sehat itu, seperti itu," papar Nanda Persada.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka hingga Dicopot dari Jabatan Wakasek Kesiswaan

Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka hingga Dicopot dari Jabatan Wakasek Kesiswaan

Selain ditetapkan tersangka, pelaku pencabulan tersebut juga telah dinonaktifkan sebagai guru matematika dan dari jabatan Wakasek kesiswaan di SMAN 1 Pamanukan.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah menekankan bahwa keberhasilan mitigasi kekeringan di sektor pertanian tidak boleh hanya diukur dari banyaknya alat atau pompa air yang disalurkan ke daerah.
Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Di kaki perbukitan Bungbulang, Garut, Jawa Barat, Susanti membangun usaha gula aren yang dinamai Gasebu, singkatan dari Gula Semut Bungbulang.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Febrie menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam lamanya. Tim 9 Kejagung mencecarnya dengan kurang lebih 22 pertanyaan terkait perkara PT Asabri dan Jiwasraya.

Trending

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Febrie menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam lamanya. Tim 9 Kejagung mencecarnya dengan kurang lebih 22 pertanyaan terkait perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT