GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Produksi Siswa, SMK Budi Luhur Siapkan 8 Film Bioskop untuk Isi Waktu Libur Sekolah Akhir Tahun 2025

8 film yang diproduksi siswa-siswi SMK Budi Luhur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten dapat disaksikan di Bioskop XXI Cinema dibilangan Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel).
Senin, 8 Desember 2025 - 18:03 WIB
Produksi film yang dilakukan siswa-siswi SMK Budi Luhur.
Sumber :
  • SMK Budi Luhur

Tangerang, tvOnenews.com - Masa liburan sekolah akan segera tiba, tepatnya pada bulan Desember 2025 mendatang. Hampir diseluruh sekolah disejumlah kota dan daerah di Indonesia akan meliburkan kegiatan belajar mengajarnya hingga awal tahun 2026.

Nah, untuk mengisi waktu liburan anak dirumah, salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tangerang memberikan hiburan dengan memutarkan film hasil produksi siswa-siswinya di Bioskop XXI Cinema.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak delapan film yang diproduksi oleh siswa-siswi SMK Budi Luhur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten ini dapat disaksikan di Bioskop XXI Cinema dibilangan Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kedelapan film yang bisa disaksikan untuk mengisi waktu liburan sekolah di Bioskop XXI Cinema tersebut adalah:

1. Satu Klik Ribuan Masalah
Film ini menceritakan seorang pria muda yang hidup pas-pasan bernama Aldo. Dirinya mengalami kesulitan ekonomi yang membuatnya terdesak mencari jalan pintas melalui pinjaman online (Pinjol). Namun, tanpa Aldo sadari bahwa dalam setiap Klik yang dirinya lakukan telah membuka ribuan masalah dalam hidupnya.

Production House : GROWING PICTURES
Produser : Muhammad Rasyid Al Muttaqin
Sutradara : Raziel Teuku Akbar
Scripwriter : Imelda Valent
Campers : Muhammad Aziz Ontowiryo
Editor : Rakha Athaya Priyandhika
Penata Artistik : Wulan Jelita Widyadhari

2. Meraih Harapan
Dikisahkan dalam satu keluarga yang serba kekurangan dari sisi ekonomi menggantungkan semua harapannya kepada anak tunggalnya. Keluarga tersebut memasukan anaknya kedalam salah satu sekolah favorit. Namun, anak tersebut banyak melakukan kesalahan, seperti hubungan pertemanannya dengan kawan-kawan di sekolahnya yang kurang baik. Hal itu membuat orang tuanya kecewa.

Alhasil, karena anak tersebut mau belajar dan mengakui kesalahnya, ia pada akhirnya memberikan kebahagiaan kepada orang tua nya dengan menjadi salah satu murid terbaik di sekolahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Storyboard Artist : Chelsea Aileen Meidiva Siregar
Storyboard Artist : Danendra Javas Niscala
Key Pose Animator : Daniya Savrinadeya
Music Compositor : Farrel Ramadhan Rastiyo
Background Artist : Keizha Noor Adzra
Scriptwriter : Louise Wardana
Director : Satria Febrilianto Anggoro
Colouring Artist : Mirzaky Yusuf Triyandi

3. Sekawan
Menceritakan tentang tiga anak kos bernama Putra, Satria, dan Bima. Ketiganya hidup dengan penuh drama dan tawa dalam sebuah kos-kosan. Mulai dari mimpi-mimpi aneh, kencan gagal, hingga candaan-candaan yang dilakukan setiap harinya. Dari hal itu, mereka belajar dari pengalaman bahwa di balik kekacauan dan dinamika kehidupan yang dialami dan dijalani oleh anak kos, ada hal yang sangat penting dan berharga, yaitu persahabatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto, mengatakan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel pada bagian ketiak dan diduga milik seorang anak kecil.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT